Tips Menghindari Kolesterol
1. Kurangi Makan Gorengan
Kurang lengkap memang rasanya jika saat lebaran tidak menyuguhkan makanan yang digoreng, rasanya yang “kriuk-kriuk” memberikan sensasi tersendiri bagi penikmatnya. Makanan yang dimasak dengan cara deep frying atau merendam makanan dalam minyak yang dipanaskan dengan sunggu tinggi, akan menambahkan kalori dari bahan makanan yang digoreng. Masakan akan jauh berbeda kalorinya jika makanan tersebut dimasak dengan cara direbus ataupun dikukus. Selain itu, minyak merupakan sumber lemak. Lemak sendiri ada yang bersifat “baik”, adapula yang bersifat “jahat”. Hal inilah yang menyebabkan mengapa gorengan itu berbahaya.
2. Kurangi Makanan Berlemak
Hidangan khas lebaran kerap identik dengan makanan yang berlemak. Bagi sebagian orang, makanan tanpa lemak seperti tak memiliki cita rasa dan kurang enak dinikmati. Aneka hidangan yang biasanya menjadi pilihan saat lebaran adalah makanan yang bersantan dengan isian daging, jeroan, telur dan sebagainya. Santan kelapa itu sendiri telah mengandung lemak jenuh yang tinggi, begitu pula dengan jeroan dan telur ayam.
Untuk itu, saat lebaran perlu sekali untuk membatasi konsumsi makanan yang berlemak. Khususnya bagi orang yang telah memiliki riwayat kolesterol tinggi.
3. Perbanyak Konsumsi Sayur
Mengkonsumsi sayur dapat menurunkan kolesterol tingi, sebab sayur merupakan makanan dengan lemak jenuh yang rendah. Semakin banyak mengkonsumsi sayur, maka kita akan merasa lebih kenyang. Sehingga, kemungkinan kita untuk mengkonsumsi makanan dengan lemak jenuh akan berkurang. Selain sayur, buah dan kacang-kacangan juga dapat membantu menurunkan kolesterol tinggi. Contoh makanan yang kaya akan serat yaitu brokoli, ubi, terong, apel, pir dan strawberry.
4. Rutin Olahraga
Menurunkannya. Selain memperhatikan asupan makanan, olahraga juga dipercaya mampu menurunkan kadar kolesterol yang tinggi. Bahkan, olahraga dipercaya dapat menunrunkan kolesterol LDL hingga 15 persen. Contoh olahraga yang dapat dilakukan yaitu aerobik. Olahraga aerobik adalah jenis olahraga yang menstimulasi jantung dan paru-paru untuk bekerja lebih dari biasanya. Macam-macam olahraga aerobik misalnya jogging, berenang, lari, senam atau bersepedah.
Untuk dapat merasakan manfaat bagaimana olahraga dapat menurunkan kadar kolesterol LDL dalam tubuh yakni dengan rutin berolahraga 4 sampai 5 kali dalam seminggu dengan total durasi waktu 30 menit setiap harinya. Yang perlu menjadi perhatian disini adalah, untuk dapat menurunkan kadar kolesterol LDL durasi waktu lebih penting dibandingkan dengan intensitas saat kita berolahrag. Karena, semakin banyak kalori yang terbuang maka akan semakin besar pula penurunan kadar LDL.
5. Sembarangan Menerapkan Metode Diet
Kegemukan adalah hal yang dirasa kurang menarik bagi seseorang, bahkan kegemukan juga merupakan salah satu faktor resiko seseorang memiliki kolesterol tinggi. Akhirnya, tak sedikit orang berupaya untuk menurunkan berat badan dengan cara diet. Bagi seseorang yang telah memiliki kadar kolesterol yang tinggi, diharapkan tidak sembarangan dalam menerapkan metode diet.
Menurut pandangan dari ahli Gizi, diet yang bagus untuk penderita kolesterol tinggi adalah dengan mengurangi konsumi asupan makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans. American Heart Association merekomendasikan untuk membatasi asupan makanan yang mengandung lemak jenuh sebesar 5–6 persen dari kalori sehari–hari.
Hal-hal yang menjadi perhatian diatas, tidak hanya dikhususkan bagi seseorang penderita kolesterol tinggi saja, melainkan juga bagi kita semua. Jangan sampai, momen lebaran Bersama orang-orang tersayang akan berujung membawa sumber penyakit bagi tubuh kita. Dan tetap rutin melakukan cek kesehatan kepada ahli medisnya, agar kolesterol dalam tubuh kita dapat terpantau selalu. (Humas)

