• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi Misi Pusat Jurnal Ilmiah Internasional
    • Tugas Pokok dan Fungsi
    • Struktur Organisasi
  • BERITA KEGIATAN
  • LAYANAN DAN INFORMASI
    • Layanan Aplikasi
      • Webmail Sign In
      • Penjaminan Mutu UMA
      • Himpunan Aplikasi Online
      • Jurnal Ilmiah Dosen UMA
      • Jurnal Ilmiah Mahasiswa UMA
      • Repository UMA
      • Open Access Public Catalog
    • ARSIP digital
      • Daftar Nama Sitasi Dosen
  • Help Desk
  • Artikel
Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Medan Area - Pusat Jurnal Ilmiah Terbaik di Sumatera Utara
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi Misi Pusat Jurnal Ilmiah Internasional
      • Tugas Pokok dan Fungsi
      • Struktur Organisasi
    • BERITA KEGIATAN
    • LAYANAN DAN INFORMASI
      • Layanan Aplikasi
        • Webmail Sign In
        • Penjaminan Mutu UMA
        • Himpunan Aplikasi Online
        • Jurnal Ilmiah Dosen UMA
        • Jurnal Ilmiah Mahasiswa UMA
        • Repository UMA
        • Open Access Public Catalog
      • ARSIP digital
        • Daftar Nama Sitasi Dosen
    • Help Desk
    • Artikel

    News

    • Home
    • Blog
    • News
    • Manfaat Bersepeda untuk Kesehatan dan Kebugaran Tubuh

    Manfaat Bersepeda untuk Kesehatan dan Kebugaran Tubuh

    • Date August 10, 2022

    Manfaat bersepeda untuk kesehatan antara lain bisa menurunkan berat badan, baik untuk paru-paru, menguatkan otot, membuat tidur lebih nyenyak, dan baik untuk kesehatan mental. Bersepeda juga termasuk olahraga kardio yang bagus untuk jantung.

    Bersepeda memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tidak hanya secara fisik, olahraga ini juga baik untuk kesehatan mental. Bersepeda cocok untuk semua usia dan tingkat kebugaran. Sebab Anda bisa melakukannya dalam intensitas rendah maupun tinggi.

    Saat bersepeda, Anda diharapkan tetap memperhatikan keamanannya dengan memilih tempat yang tidak ramai dan menggunakan alat pelindung seperti helm ataupun sepatu.

    Manfaat bersepeda untuk kesehatan

    Berikut ini beberapa manfaat bersepeda untuk kesehatan yang bisa Anda dapatkan:

    1. Baik untuk kesehatan jantung

    Bersepeda termasuk salah satu olahraga kardio yang dapat meningkatkan fungsi jantung dan menjaganya tetap sehat. Hal ini telah terbukti dari beberapa penelitian, salah satunya adalah penelitian yang dilaporkan British Medical Journal.

    Penelitian ini dilakukan oleh tim penyelidik di Universitas Glasgow. Mereka melacak 263.450 orang selama lima tahun yang melakukan perjalanan untuk bekerja dan tinggal di Inggris, Skotlandia atau Wales.

    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mereka yang pergi bekerja menggunakan sepeda dapat terhindar dari kanker dan penyakit kardiovaskular alias penyakit jantung.

    Kanker dan penyakit kardiovaskular adalah penyakit yang melemahkan yang memiliki efek jangka panjang. Studi ini menunjukkan bahwa pengusaha dapat terhindar dari kehilangan waktu karena sakit dengan memudahkan karyawan untuk bersepeda ke tempat kerja.

    2. Meningkatkan kesehatan mental

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang dengan gaya hidup aktif secara fisik, memiliki kadar kesejahteraan 32% lebih tinggi daripada orang yang tidak aktif. Dalam hal ini, gaya hidup aktif dapat berupa melakukan beragam olahraga, termasuk di dalamnya bersepeda.

    Dengan berolahraga, seseorang akan dapat meningkatkan suasana hati karena adanya pelepasan hormon adrenalin dan endorfin. Selain itu, dengan berolahraga, rasa kepercayaan diri juga akan ikut meningkat dengan adanya pencapaian target yang dibuat, misalnya saat berhasil bersepeda 10 kilometer.

    Selain itu, melakukan latihan fisik di luar ruangan akan membangun suasana hati yang berbeda dengan adanya pemandangan baru. Anda juga dapat bersepeda sendiri atau berkelompok. Keduanya memberikan manfaat yang berbeda satu sama lain.

    Dengan bersepeda sendiri Anda akan meluangkan waktu untuk diri sendiri dan menikmati suasana yang tenang sehingga hati lebih rileks. Jika Anda memilih untuk bersepeda bersama-sama, Anda juga dapat menambah lingkaran sosial menjadi lebih luas dan membangkitkan suasana menyenangkan.

    3. Membantu menurunkan berat badan

    Jika Anda ingin menurunkan berat badan, persamaan sederhana yang perlu Anda pahami adalah kalori yang keluar harus melebihi kalori yang masuk.

    Dengan kata lain, Anda perlu membakar lebih banyak kalori daripada yang Anda konsumsi untuk menurunkan berat badan. Dengan bersepeda, Anda dapat membakar kalori setidaknya 400 hingga 1000 per jam, tergantung pada intensitas dan berat dari pesepeda.

    4. Membentuk dan memperkuat otot

    Selain membakar kalori, bersepeda juga dapat membantu Anda untuk membentuk dan memperkuat otot, khususnya otot di sekitar bokong, paha belakang, paha depan, dan betis.

    Anda juga akan mendapatkan persentase otot yang lebih tinggi dibandingkan dengan dengan lemak. Perlu diingat, orang dengan persentase otot yang lebih tinggi akan membakar lebih banyak kalori meskipun ketika tidak bergerak.

    5. Paru-paru lebih sehat

    Saat bersepeda, Anda tentu kerap kali merasa terengah-engah dan kesulitan dalam bernapas. Meskipun terasa melelahkan dan tidak nyaman, hal ini menandakan kondisi yang baik di mana napas Anda menjadi terlatih dah kuat.

    Selain itu, bersepeda, khususnya di alam terbuka, akan membuat Anda terpapar dengan udara segar yang tidak terkontaminasi polusi dari kendaraan.

    Sebuah studi yang dilakukan oleh Healthy Air Campaign, Kings College London, dan Camden Council mengamati detektor polusi udara dipasang pada pengemudi mobil, pengguna bus, pejalan kaki dan pengendara sepeda menggunakan rute jalan raya melalui pusat kota London.

    Hasilnya menunjukkan bahwa pengemudi mobil mengalami tingkat polusi lima kali lebih tinggi daripada pengendara sepeda, serta tiga setengah lebih dari pejalan kaki dan dua setengah kali lebih banyak dari pengguna bus.

    6. Tidur lebih nyenyak

    Terakhir, bersepeda juga akan membantu Anda untuk mendapatkan tidur malam yang lebih nyenyak. Dengan bersepeda, seseorang tidak hanya mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar disertai metabolisme tubuh yang optimal, melainkan juga kondisi emosional yang baik karena efek yang menyegarkan diri saat bersepeda.

    Tidak heran, permasalahan tidur akibat kondisi emosi yang tidak stabil disertai tekanan dan rasa cemas dapat teratasi. Bahkan, olahraga juga mencegah terjadinya penambahan berat badan seiring bertambahnya usia, yang merupakan penyebab lain dari gangguan tidur.

    7. Menangkal diabetes

    Anda pun bisa mencegah penyakit diabetes melalui kegiatan bersepeda. Sebuah penelitian di University of Southern Denmark mengatakan, individu yang rutin bersepeda, memiliki risiko lebih rendah terhadap bersepeda. Jadi, semakin rajin Anda bersepeda, semakin rendah pula risiko Anda terhadap diabetes.

    8. Mengecilkan perut

    Memiliki tubuh yang terlalu gemuk memang kerap menimbulkan rasa tidak nyaman dan kurang percaya diri. Bukan hanya karena sulit menemukan pakaian yang pas, tetapi juga munculnya risiko penyakit.

    Bersepeda dapa membantu mengecilkan perut dengan cara membakar lemak di area tersebut. Tentu saja, langkah tersebut sebaiknya diikuti dengan menjaga pola makan yang sehat dan seimbang.

    Agar usaha ini semakin efektif, Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi sarapan menjelang bersepeda, agar tubuh dapat memanfaatkan sisa lemak sebagai sumber energi. Anda bisa makan pagi, setelah selesai bersepeda.

    Namun, Anda disarankan menunda sarapan hanya jika akan bersepeda dengan rute pendek. Lain halnya apabila Anda ingin menempuh jarak jauh. Untuk perjalanan bersepeda jarak jauh, utamakan kondisi fisik Anda.

    Untuk Anda yang menunda sarapan untuk bersepeda, segera makan sesaat setelah menyelesaikan aktivitas bersepeda. Hal ini penting untuk, sehingga tubuh tidak kehilangan energi secara drastis.

    9. Meningkatkan aliran darah

    Sebuah penelitian tentang aliran darah yang melibatkan sepuluh responden yang terbiasa bersepeda dengan intensitas sedang, mengukur aliran darah di otak para pesepeda tersebut dengan menggunakan teknik akurat bernama Positron Emission Tomography (PET).

    Saat penelitian dilakukan, responden diminta mengonsumsi air dengan kandungan oksigen, atau air yang memancarkan partikel positron, sebelum bersepeda. Selanjutnya, para peneliti mengamati aliran air dan darah di sekitar otak, yang dicitrakan sembari bersepeda.

    Ketika para responden mulai mengayuh sepeda, aliran darah ke otak secara keseluruhan, meningkat cukup signifikan, yaitu hampir 28 persen. Bahkan, pada beberapa area di otak, peningkatan aliran darah terjadi hingga lebih dari 70 persen.

    Menjelang akhir perjalanan, aliran darah ke otak kembali turun ke tingkat istirahat. Meski demikian, aliran darah di dua wilayah, yaitu korteks sensorimotor untuk kaki dan serebelum vermis, tetap mengalami peningkatan hingga 40 persen.

    10. Mengurangi risiko Alzheimer

    Peningkatan besar aliran darah otak selama mengayuh sepeda, khususnya selama transisi dari fase istirahat ke fase aktivitas, telah membuka penemuan baru. Di antaranya mengungkap, latihan aerobik dapat mengurangi risiko terhadap demensia seperti Alzheimer.

    Peningkatan aliran darah otak yang terjadi sesaat setelah latihan dimulai, menunjukkan bahwa olahraga yang melibatkan banyak transisi, seperti latihan interval, dapat sangat berguna untuk menjaga kesehatan otak.

    • Share:

    Artikel Sebelumnya

    Tahapan Siklus Daur Hidup Nyamuk
    August 10, 2022

    Artikel Selanjutnya

    Tips Mencegah Cedera saat Berolahraga
    August 11, 2022

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    INSTAGRAM PJII UMA

    MEDIA KAMPUS

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Green Metric

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Green Metric

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. PTS-Sehat

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. PTS-Sehat

    logo-lke-uma

    0811-6121-412

    [email protected]

    Kampus I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    Kampus II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 Pusat Jurnal Ilmiah Internasional | Universitas Medan Area.

    Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2025/2026