Apa itu Atelophobia dan Gejalanya?
Atelophobia adalah rasa takut dan cemas berlebihan akan ketidaksempurnaan. Atelophobia juga sering dicap sebagai sifat perfeksionisme yang sudah parah.
Dilansir dari Healthline, Gail Saltz, seorang ahli psikiatri dari New York Presbyterian Hospital Weill-Cornell Medical College, menjelaskan bahwa penderita atelophobia juga dapat merasa sangat takut membuat kesalahan.
Hal ini akan membuat mereka menghindari berbagai aktivitas sehari-hari supaya mereka tidak melakukan kesalahan. Bagi penderita atelophobia, lebih baik tidak melakukan apa-apa dibandingkan melakukan sesuatu yang dapat membuat kesalahan.
Selain itu, penderita atelophobia juga dapat memusingkan kesalahan yang telah mereka buat dan kesalahan yang berpotensi mereka buat di waktu yang akan datang.
Meski terkesan sama, atelophobia ternyata berbeda dari atychiphobia atau perasaan takut berlebihan akan kegagalan.
Apa saja gejala atelophobia?
Pemicu gejala atelophobia pada setiap orang berbeda-beda karena ketidaksempurnaan dianggap sebagai suatu hal yang subjektif. Apa yang Anda anggap tidak sempurna, belum tentu dilihat orang lain sebagai ketidaksempurnaan.
Selain rasa takut dan cemas berlebihan, atelophobia juga dapat menimbulkan berbagai gejala berikut ini:
- Hiperventilasi (bernapas dengan cepat)
- Otot tegang
- Sakit kepala
- Sakit perut
- Merasa ragu
- Selalu menunda-nunda
- Sering menghindar dari suatu hal atau situasi
- Sering meminta orang lain untuk mengecek hasil kerjanya
- Sering memeriksa hasil pekerjaan secara berlebihan.
Selain itu, perasaan takut dan cemas berlebihan yang dirasakan penderita atelophobia bisa menyebabkan masalah tidur dan menurunnya nafsu makan.
Sebuah studi dari tahun 2015 juga mengungkapkan bahwa perfeksionisme memiliki hubungan yang erat dengan burnout (stres berat akibat pekerjaan).
Berbagai penyebab atelophobia
Atelophobia dapat disebabkan oleh faktor biologis. Itu artinya, sifat insecure, sensitif, dan perfeksionis seseorang yang memicu masalah ini.
Menurut Saltz, atelophobia lebih berpotensi disebabkan oleh pengalaman traumatis, seperti kegagalan atau tekanan untuk menjadi sempurna.
Sebagai tambahan, sifat perfeksionis adalah kepribadian yang bisa datang dan diperkuat oleh sebuah pengalaman. Inilah mengapa faktor lingkungan juga menjadi salah satu penyebab utama atelophobia.
Saat Anda dipaksa untuk tak membuat kesalahan, tidak ada ruang bagi Anda untuk menerima dan mentolerir ketidaksempurnaan. Hal ini menjadi ‘pintu gerbang’ masuknya atelophobia ke dalam diri Anda.

