• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi Misi Pusat Jurnal Ilmiah Internasional
    • Tugas Pokok dan Fungsi
    • Struktur Organisasi
  • BERITA KEGIATAN
  • LAYANAN DAN INFORMASI
    • Layanan Aplikasi
      • Webmail Sign In
      • Penjaminan Mutu UMA
      • Himpunan Aplikasi Online
      • Jurnal Ilmiah Dosen UMA
      • Jurnal Ilmiah Mahasiswa UMA
      • Repository UMA
      • Open Access Public Catalog
    • ARSIP digital
      • Daftar Nama Sitasi Dosen
  • Help Desk
  • Artikel
Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Medan Area - Pusat Jurnal Ilmiah Terbaik di Sumatera Utara
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi Misi Pusat Jurnal Ilmiah Internasional
      • Tugas Pokok dan Fungsi
      • Struktur Organisasi
    • BERITA KEGIATAN
    • LAYANAN DAN INFORMASI
      • Layanan Aplikasi
        • Webmail Sign In
        • Penjaminan Mutu UMA
        • Himpunan Aplikasi Online
        • Jurnal Ilmiah Dosen UMA
        • Jurnal Ilmiah Mahasiswa UMA
        • Repository UMA
        • Open Access Public Catalog
      • ARSIP digital
        • Daftar Nama Sitasi Dosen
    • Help Desk
    • Artikel

    News

    • Home
    • Blog
    • News
    • IQ vs EQ, Mana yang Lebih Utama???

    IQ vs EQ, Mana yang Lebih Utama???

    • Date October 15, 2022

    Sejak dulu pertanyaan mana yang lebih penting antara IQ vs EQ kerap menjadi perdebatan. Di satu sisi, kecerdasan intelektual dianggap sebagai aspek penting seseorang bisa berdaya guna dalam kehidupan. Di sisi lain, aspek emosional tak kalah penting utamanya mengingat manusia adalah makhluk sosial.

    Sejak dulu pertanyaan mana yang lebih penting antara IQ vs EQ kerap menjadi perdebatan. Di satu sisi, kecerdasan intelektual dianggap sebagai aspek penting seseorang bisa berdaya guna dalam kehidupan. Di sisi lain, aspek emosional tak kalah penting utamanya mengingat manusia adalah makhluk sosial.

    Konsep IQ sebagai kecerdasan intelektual dulu digaungkan lebih kencang. Segalanya diukur lewat tes IQ. Padahal, uji kecerdasan semacam itu tidak bisa mencakup seluruh aspek kecerdasan manusia, termasuk kecerdasan sosial.

    Perbedaan IQ vs EQ

    Intelligence quotient atau IQ dinilai lewat tes kecerdasan standar. Skor dikalkulasikan dengan membagi usia mental seorang individu terhadap usia kronologi, kemudian dikalikan 100.

    Artinya, seorang anak dengan usia mental 15 dan usia kronologi 15 akan memiliki skor IQ sebanyak 150. Sebagian besar hasil dari tes intelegensi ini akan dibandingkan dengan skor standar dari individu lain yang berasal dari kelompok usia serupa.

    Hal-hal yang termasuk dalam kemampuan IQ adalah:

    • Proses visual dan spasial
    • Pengetahuan seputar dunia
    • Daya ingat
    • Logika kuantitatif
    • Kemampuan berlogika saat menghadapi situasi tidak familiar

    Sementara emotional intelligence adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan, mengevaluasi, melihat, dan mengekspresikan emosi. Apresiasi terbesar pada peneliti seperti Peter Salovey dan penulis Daniel Goleman yang membuat sisi lain dari kecerdasan ini juga mendapat sorotan.

    Beberapa aspek yang termasuk dalam EQ adalah:

    • Mengidentifikasi emosi
    • Evaluasi perasaan orang lain
    • Mengendalikan emosi diri sendiri
    • Melihat bagaimana perasaan orang lain
    • Menggunakan landasan emosi dalam komunikasi sosial
    • Kemampuan empati dan terkoneksi dengan orang lain

    Pada tahun 1990an, konsep EQ yang semula hanya termaktub dalam jurnal-jurnal akademik semakin dikenal populer. Kini, semakin banyak sekolah atau bahkan mainan yang fungsinya difokuskan untuk menggali kecerdasan emosional.

    Bahkan di beberapa sekolah, pembelajaran sosial dan emosional menjadi persyaratan kurikulum yang harus diikuti anak.

    Perdebatan IQ vs EQ

    Psikolog asal Amerika Serikat Daniel Goleman pernah menggagas konsep bahwa kecerdasan emosional bisa saja lebih penting dibandingkan dengan kecerdasan intelektual.

    Tak hanya itu, psikolog lain Howard Gardner menyebut manusia tak bisa disimpulkan hanya dalam satu aspek kecerdasan saja. Ada banyak aspek intelegensi lain seperti kecerdasan interpersonal, kecerdasan visual spasial,dan lainnya.

    Dari sinilah ditarik kesimpulan bahwa kemampuan memahami dan mengekspresikan emosi juga sama pentingnya seperti kecerdasan. Lebih jauh lagi, hal ini juga berpengaruh signifikan pada bagaimana seseorang menjalani hidupnya.

    Perdebatan ini tentu tak akan berakhir karena sebenarnya kedua hal baik IQ vs EQ sama-sama krusial. Justru yang lebih penting adalah memastikan keduanya seimbang, hal yang tidak mudah diwujudkan.

    Mana yang lebih penting?

    Kini, IQ bukan lagi satu-satunya faktor yang menentukan kesuksesan seseorang. Dulu, orang dengan skor IQ tinggi diasumsikan sebagai sosok yang akan sukses dan berhasil mencapai banyak hal.

    Meski demikian, beberapa kritik juga menyoroti bahwa skor intelegensi tinggi bukan jaminan kesuksesan seseorang. Apa gunanya pintar jika tak bisa mengendalikan emosi atau empati kepada orang lain? Justru bisa jadi bahaya.

    Hingga kini IQ masih digunakan sebagai standar penting kesuksesan seseorang, utamanya jika berhubungan dengan pencapaian akademik. Namun, semakin banyak pula lembaga pendidikan hingga perusahaan yang mengharuskan seseorang memiliki kecerdasan emosional sebagai aspek tak kalah krusial.

    Bahkan, penelitian menemukan bahwa potensi menjadi pemimpin berkaitan erat dengan EQ. Sosok dengan kecerdasan emosional baik cocok menjadi pemimpin atau manager sebuah perusahaan.

    Jangan remehkan pula peran EQ dalam dunia pekerjaan seperti jual beli produk. Dalam penelitian psikolog Daniel Kahneman, ditemukan bahwa pembeli tak segan merogoh kocek lebih dalam untuk barang dengan kualitas lebih rendah selama transaksinya dilakukan dengan orang yang dipercaya.

    Nah, cara membangun kepercayaan ini yang tidak semua orang miliki. Individu dengan kecerdasan emosional baik tentu piawai melakukannya sehingga bisa membuat banyak orang menganggapnya bisa diandalkan.

    • Share:

    Artikel Sebelumnya

    Ciri-Ciri Orang Percaya Diri Dinilai Berdasarkan Pola Pikir dan Perilakunya
    October 15, 2022

    Artikel Selanjutnya

    Tips Cara Menjadi Orang Sabar dan Ikhlas
    October 17, 2022

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    INSTAGRAM PJII UMA

    MEDIA KAMPUS

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Green Metric

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Green Metric

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. PTS-Sehat

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. PTS-Sehat

    logo-lke-uma

    0811-6121-412

    [email protected]

    Kampus I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    Kampus II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 Pusat Jurnal Ilmiah Internasional | Universitas Medan Area.

    Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2025/2026