• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi Misi Pusat Jurnal Ilmiah Internasional
    • Tugas Pokok dan Fungsi
    • Struktur Organisasi
  • BERITA KEGIATAN
  • LAYANAN DAN INFORMASI
    • Layanan Aplikasi
      • Webmail Sign In
      • Penjaminan Mutu UMA
      • Himpunan Aplikasi Online
      • Jurnal Ilmiah Dosen UMA
      • Jurnal Ilmiah Mahasiswa UMA
      • Repository UMA
      • Open Access Public Catalog
    • ARSIP digital
      • Daftar Nama Sitasi Dosen
  • Help Desk
  • Artikel
Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Medan Area - Pusat Jurnal Ilmiah Terbaik di Sumatera Utara
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi Misi Pusat Jurnal Ilmiah Internasional
      • Tugas Pokok dan Fungsi
      • Struktur Organisasi
    • BERITA KEGIATAN
    • LAYANAN DAN INFORMASI
      • Layanan Aplikasi
        • Webmail Sign In
        • Penjaminan Mutu UMA
        • Himpunan Aplikasi Online
        • Jurnal Ilmiah Dosen UMA
        • Jurnal Ilmiah Mahasiswa UMA
        • Repository UMA
        • Open Access Public Catalog
      • ARSIP digital
        • Daftar Nama Sitasi Dosen
    • Help Desk
    • Artikel

    News

    • Home
    • Blog
    • News
    • Penyebab Sering Mimpi Buruk Saat Tidur

    Penyebab Sering Mimpi Buruk Saat Tidur

    • Date February 1, 2023

    Penyebab sering mimpi buruk memang tidak dapat dijelaskan secara pasti, namun beberapa kondisi seperti mengalami gangguan kecemasan, masalah tidur, sering konsumsi alkohol dan obat-obatan tertentu dapat menjadi pemicunya. Cara mengatasi gangguan ini tentu harus disesuaikan dengan penyebabnya dan menerapkan gaya hidup sehat.

    Mimpi buruk adalah hal yang normal terjadi, baik pada anak-anak ataupun orang dewasa. Penyebab mimpi buruk tidak dapat diketahui secara pasti, tapi kondisi ini bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti stres, trauma, kurang tidur, hingga kelelahan.

    Mimpi terjadi ketika pusat logika pada salah satu bagian otak, yaitu frontal lobe tidak lagi aktif. Pada saat bersamaan, ada asupan dopamin yang membuat seseorang merasa emosional. Memasuki fase tidur Rapid Eye Movement (REM), bagian otak yakni visual cortex ikut bekerja, sehingga kamu bisa merasakan mimpi dengan visualisasi yang jelas, seperti melihat atau merasakan emosi (dari dopamin) dan peristiwa tertentu saat tidur.

    Penyebab sering mimpi buruk

    Dalam teori psikologi evolusioner, mimpi buruk diartikan sebagai proses tubuh untuk memberi kesempatan pada kita berhadapan dengan hal yang dikhawatirkan dalam dunia nyata. Hal-hal yang membuatmu khawatir, takut, hingga melibatkan emosi mendalam bagi seseorang bisa jadi salah satu penyebab seseorang mengalami mimpi buruk.

    Menurut teori, mimpi buruk terjadi sebagai proses antisipasi agar ketika seseorang terbangun, dia akan lebih siap untuk menghadapi apa yang menghantuinya dalam mimpi tersebut.

    Sebenarnya, mimpi buruk adalah hal yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika mimpi buruk terus-menerus terjadi bahkan sampai mengganggu kualitas tidur, kamu mungkin perlu pemeriksaan ke dokter.

    Ada beberapa hal atau bahkan kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan sering mimpi buruk, seperti:

    1. Mengalami gangguan tidur

    Manusia memerlukan waktu sekitar 7-9 jam dalam sehari untuk tidur. Kurang tidur menjadi salah satu penyebab utama seseorang sering mengalami mimpi buruk.

    Ini diduga akibat adanya siklus tidur yang terlewat sehingga memicu perasaan stres dan emosi negatif lainnya yang dapat sebabkan mimpi buruk.

    Mimpi buruk juga bisa disebabkan oleh gangguan tidur seperti insomnia, sleep apnea, dan sindrom kaki gelisah.

    2. Stres

    Sering mimpi buruk dapat menjadi salah satu tanda stres. Akibatnya, kamu dapat mengalami kesulitan membedakan antara kenyataan dan kekhawatiran diri sendiri.

    Stres dapat dipicu oleh berbagai hal yang terjadi baik di rumah, kantor, atau di lingkungan sekitar. Perasaan sedih, cemas, dan tertekan yang terjadi akibat terlalu stres bisa memicu mimpi buruk saat tidur.

    3. Gangguan mental

    Penyebab sering mimpi buruk juga dapat dipicu oleh masalah kesehatan mental. Gangguan mental ini bisa berupa depresi, gangguan kecemasan, bipolar, dan kondisi mental lainnya.

    Depresi adalah gangguan kesehatan mental yang serius yang ditandai dengan gangguan suasana hati, sehingga memengaruhi perasaan, pikiran, dan tindakan yang dilakukan. Seseorang dengan depresi akan mengalami perasaan sedih, kehilangan minat dan energi.

    Kondisi ini berbeda dengan stres. Stres berkepanjangan bisa jadi salah satu penyebab depresi.

    Gangguan mental seperti ini dapat memicu seseorang sering mengalami mimpi buruk. Ketika seseorang mengalami masalah atau perasaan yang membebani pikiran, selama berada pada tahap REM tubuh akan tetap mencoba mengatasi masalah tersebut.

    Akibatnya, kamu mungkin akan mengalami mimpi buruk. Bahkan yang terjadi pada kehidupan nyata dapat memengaruhi emosi penderitanya saat tertidur.

    4. Post Traumatic Stress Disorder (PTSD)

    Kondisi stres pascatrauma (PTSD) merupakan gangguan mental yang dapat disebabkan oleh trauma yang pernah dialami penderitanya. Sebagai contoh, seorang yang pernah mengalami kecelakaan lalu lintas sampai terluka parah mungkin akan mengalami ketakutan atau rasa khawatir ketika harus mengendarai mobil lagi.

    PTSD dapat menyebabkan mimpi buruk yang berulang. Kondisi ini dapat berlangsung dalam jangka panjang dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

    5. Efek samping obat-obatan

    Beberapa jenis obat dapat menjadi faktor penyebab seseorang sering mengalami mimpi buruk. Obat tersebut termasuk pada jenis obat yang memengaruhi komposisi zat kimia di otak, seperti antidepresan dan narkotik.

    Selain itu, obat penurun tekanan darah tinggi, seperti golongan beta blocker dan obat penyakit Parkinson juga dapat menyebabkan mimpi buruk pada orang dewasa.

    6. Kebiasaan ngemil tengah malam

    Uniknya, mimpi buruk juga dapat dipicu karena kebiasaan ngemil di malam hari. Mengonsumsi makanan di tengah malam meningkatkan metabolisme tubuh dan memberikan sinyal pada otak agar bekerja lebih aktif.

    Akibatnya, bagian otak tertentu mungkin akan tetap bekerja bahkan saat kamu tertidur dan menyebabkan mimpi.

    7. Mengonsumsi alkohol atau obat-obatan

    Memang tidak ada penelitian yang secara langsung membuktikan bahwa konsumsi alkohol dan obat-obatan dapat sebabkan mimpi buruk. Namun, mengonsumsi alkohol dan obat-obatan erat kaitannya dengan gangguan tidur, seperti insomnia hingga sleep apnea yang menjadi faktor pemicu seseorang sering mengalami mimpi buruk.

    Seseorang akan mengalami beberapa tahapan tidur. Saat mengonsumsi alkohol atau obat-obatan berlebihan, fungsi otak akan terpengaruh, termasuk ketika tidur. Hal ini dapat menyebabkan kamu langsung “melompati” ke tahap REM saat tidur.

    Namun, ketika efek obat atau alkohol habis, otak akan bekerja lebih keras untuk mengurutkan siklus tidur yang benar. Hasilnya, tidur menjadi tidak nyenyak dan berisiko sebabkan mimpi buruk.

    Selain itu, penggunaan obat-obatan dan alkohol dalam jangka panjang juga dapat sebabkan ketergantungan yang bisa membuat seseorang mengalami kesulitan tidur saat tidak mengonsumsinya. Berhenti mengonsumsi obat-obatan dan alkohol maupun obat penenang dapat memicu seseorang mengalami mimpi buruk berulang.

    Itu sebabnya, apabila kamu mengalami ketergantungan atau konsumsi obat yang sampai menyebabkan mimpi buruk, kamu perlu ke dokter untuk mengetahui alternatif pengobatan atau menghentikan ketergantungan alkohol yang tepat.

    • Share:

    Artikel Sebelumnya

    UMA Raih Peringkat 72 Perguruan Tinggi Terbaik Se-Indonesia Versi Webometrics Ranking of World Universities
    February 1, 2023

    Artikel Selanjutnya

    Cara Mengatasi Mimpi Buruk Saat Tidur
    February 2, 2023

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    INSTAGRAM PJII UMA

    MEDIA KAMPUS

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Green Metric

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Green Metric

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. PTS-Sehat

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. PTS-Sehat

    logo-lke-uma

    0811-6121-412

    [email protected]

    Kampus I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    Kampus II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 Pusat Jurnal Ilmiah Internasional | Universitas Medan Area.

    Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2025/2026