Bagaimana Cara Melatih Otot Saat Puasa?
Siapa bilang otot tidak bisa dibentuk saat puasa? Jika dilakukan dengan cara yang tepat, kamu tetap bisa dapatkan bentuk badan impianmu kok, Jovians. Walaupun membentuk otot tubuh selama berpuasa merupakan suatu tantangan, bukan berarti hal ini mustahil dilakukan.
Saat Ramadan, jadwal makan dan tidur memang mengalami perubahan yang cukup besar. Namun, olahraga sebaiknya tetap rutin dilakukan agar tubuh tetap bugar dan sehat. Bagi kamu yang ingin punya bentuk badan ideal, yuk simak cara membentuk otot saat puasa berikut ini!
1. Tentukan waktu yang tepat untuk olahraga
Hindari berolahraga di siang hari saat puasa, karena tubuh akan mengambil banyak protein yang sangat dibutuhkan oleh otot. Tak hanya itu, olahraga di siang hari akan meningkatkan risiko dehidrasi yang membuat kamu jadi lebih haus.
Oleh sebab itu, menentukan waktu olahraga yang tepat diperlukan agar otot bisa terbentuk. Dilansir dari SFIDN, waktu olahraga yang baik adalah 1 jam sebelum waktu berbuka. Jika kamu ingin menurunkan berat badan, pilihlah olahraga kardio di waktu ini. Kenapa sebelum berbuka merupakan waktu yang tepat untuk berolahraga saat puasa?
Karena, setelah kamu melatih otot, kamu bisa langsung mendapatkan asupan protein dan karbohidrat kembali sebagai bentuk pemulihan. Selain itu, di waktu inilah kadar hormon testosteron meningkat yang baik untuk meningkatkan massa otot.
2. Pilihlah olahraga yang tepat
Ada sejumlah jenis olahraga yang bisa kamu lakukan sebagai cara membentuk otot saat puasa, seperti latihan kardio dan latihan angkat beban. Olahraga jenis kardio bisa membakar banyak kalori, yang menghilangkan massa lemak sehingga berat badan berkurang.
Sementara itu, latihan angkat beban dinilai lebih efektif untuk membentuk otot karena menggunakan semua asupan protein dan karbohidrat dalam tubuh. Bahkan, sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Translational Medicine menemukan bahwa latihan angkat beban yang dilakukan selama tiga hari per minggu selama puasa mampu menjaga massa otot.
Secara keseluruhan, sebenarnya olahraga jenis apa pun dapat dilakukan untuk menjaga massa otot kamu saat puasa. dilansir dari detik.com, mengatakan, “Adanya stimulus berulang pada otot diikuti dengan beban yang terus bertambah secara berkala, maka tubuh akan beradaptasi melalui peningkatan massa otot Dengan terus berlatih, maka otot semakin kuat dan semakin terbentuk pula otot yang akan didapatkan.”
3. Cukup istirahat dan perhatikan asupan nutrisi
Terkadang, terlalu bersemangat saat olahraga menjadikan kamu lupa untuk beristirahat. Terlebih lagi jika kamu tidak terbiasa berolahraga, tubuhmu mungkin akan terasa sakit dan linu selama beberapa hari.
Tidur yang cukup akan membantu tubuhmu untuk cepat pulih dan juga membuatnya tetap bugar. Usahakan untuk mendapatkan tidur selama 7 hingga 9 jam per harinya agar kamu tak jatuh sakit.
Selain itu, memperhatikan asupan nutrisi selama puasa juga berpengaruh dalam pembentukan otot yang kamu inginkan. Ekstra kalori tentunya dibutuhkan dalam latihan fisik, terlebih lagi selama berpuasa kamu tidak mendapat asupan makanan dan cairan selama lebih dari 10 jam.
Untuk mencegah dehidrasi dan anemia, kamu bisa konsumsi air kelapa, pisang, kentang, atau kurma saat sahur dan berbuka. jenis makanan ini tinggi karbohidrat sehingga dapat memenuhi asupan nutrisi tubuh. Selain karbohidrat, makanan tinggi protein juga disarankan untuk menjaga asupan saat puasa yang mendukung terbentuknya otot tubuh.
4. Jangan memaksakan diri
Untuk mendapatkan bentuk otot yang diinginkan, memang diperlukan disiplin dan latihan yang berat. Namun, ingatlah untuk tidak memaksakan diri untuk latihan fisik berat saat bulan puasa.
Hal ini dikarenakan saat puasa tubuhmu bekerja dengan energi yang sedikit sebab kadar gula darah yang rendah. Tentunya, setiap individu memiliki kadar gula yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, hindari olahraga intensitas tinggi tetapi dilakukan secara konsisten.
Persingkat durasi latihan menjadi 30 menit per harinya sudah cukup untuk menjaga massa ototmu. Lebih baik untuk fokus pada latihan beban selama 4 hingga 5 hari dalam seminggu, karena latihan angkat beban berfokus pada pembentukan otot.
5. Konsumsi suplemen tambahan
Cara membentuk otot saat puasa yang terakhir adalah mengonsumsi suplemen tambahan. Protein sangat penting dalam pembentukan otot. Protein memang bisa didapatkan dari makanan, tetapi selama puasa tubuhmu membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak daripada biasanya. Suplemen Universal Amino adalah suplemen protein untuk membantu pembentukan otot, yang mengandung asam amino lengkap dan mudah diserap oleh tubuh. Selain penyerapan asam amino yang lebih cepat 4 kali lipat, suplemen protein ini juga bermanfaat untuk memberikan stamina tambahan selama puasa sehingga kamu tidak mudah letih dan lemas.

