Cara Menghindari dan Mengatasi Computer Vision Syndrome
Jika aktivitas di depan komputer tak mungkin dihindari karena tuntutan pekerjaan, kabar baiknya ada cara untuk menghindari CVS. Mulai dari posisi duduk yang benar hingga mengatur pencahayaan komputer, ini beberapa cara menghindari computer vision syndrome:
1. Atur monitor komputer
Jika sehari-hari Anda menghabiskan waktu berjam-jam di depan computer screen, pastikan pengaturan monitor sudah tepat. Jarak ideal monitor dengan mata adalah 50–60 cm. Ketinggian monitor pun harus diatur agar bisa melihat dengan mudah ke bagian tengah layar.
2. Pencahayaan monitor
Sebaiknya gunakan filter untuk mereduksi cahaya yang memantul dan membuat sulit melihat ke layar. Atur pula refresh rate komputer antara 70–85 Hz agar tidak menyebabkan flicker di layar. Sementara, untuk pencahayaan monitor, pastikan agar tidak terlalu terang atau gelap.
3. Cahaya ruangan
Lokasi komputer di ruangan sebaiknya tidak membelakangi atau berada di depan jendela. Semakin menyilaukan cahaya yang masuk, rentan menyebabkan mata menjadi kering dan lelah.
Jika komputer berada di depan jendela, sebaiknya gunakan tirai untuk mengurangi cahaya yang masuk. Jika Anda menggunakan lampu meja, pastikan cahayanya tidak langsung mengarah ke wajah. Arah lampu yang ideal adalah ke bawah, yaitu ke arah meja komputer.
4. Senam mata
Aturan 20-20-20 harus dilakukan terutama jika harus beraktivitas seharian di depan layar untuk menghindari computer vision syndrome. Artinya, setiap 20 menit lihatlah menjauh dari layar hingga 20 kaki (6 meter) selama 20 detik. Lihat benda yang berada sekitar 6 meter dari tempat duduk.
Senam mata ini dapat mengurangi rasa lelah pada otot mata. Selain itu, lakukan juga latihan melihat objek yang jauh selama 10–15 detik, lalu bergantian ke objek yang dekat untuk membuat mata lebih rileks dan kembali fokus.
5. Kualitas udara ruangan
Udara di ruangan tempat Anda bekerja juga berpengaruh terhadap seberapa rentannya mata menjadi kering atau lelah. Jika udara cenderung kering, gunakan humidifier untuk melembapkan udara. Sebisa mungkin, jangan berada di lokasi dengan arah angin dari kipas atau jendela langsung ke arah mata.
Ruangan juga sebaiknya steril dari asap rokok maupun residu thirdhand smoke. Adanya asap rokok ini bisa menyebabkan iritasi mata dalam waktu cepat.
6. Ambil jeda
Jika harus seharian berada di depan layar komputer, ambil waktu untuk jeda sesering mungkin. Tak perlu lama, hanya perlu waktu beberapa menit asalkan konsisten. Jeda bisa dimanfaatkan untuk stretching, berjalan kaki singkat, atau melakukan gerakan lain agar tubuh tidak terasa lelah.
7. Jaga asupan cairan
Mengantisipasi computer vision syndrome juga bisa dilakukan dengan menjaga asupan cairan tetap terpenuhi. Dehidrasi dapat membuat gejala mata kering kronis menjadi semakin buruk. Menatap layar komputer berlama-lama tanpa mendapat asupan cairan yang cukup pun bisa menyebabkan CVS.
Cara mengatasi computer vision syndrome
Selain menerapkan cara menghindari CVS di atas, Anda juga bisa ke dokter mata untuk memeriksakan kondisi mata Anda dengan berbagai tes dan pemeriksaan. Terlebih jika gejala computer eye strain tak kunjung hilang atau semakin memburuk.
Dikutip dari American Optometric Association beberapa cara mengatasi CVS yang direkomendasikan dokter antara lain:
- Menggunakan kacamata atau lensa kontak khusus yang diresepkan oleh dokter. Alat ini bertujuan memaksimalkan kemampuan dan kenyamanan visual Anda selama menatap layar digital, bahkan bagi Anda yang tidak menggunakan kacamata bantu sehari-hari.
- Terapi penglihatan atau pelatihan visual yang disarankan dokter. Ini merupakan program aktivitas visual terstruktur yang bertujuan meningkatkan kemampuan visual. Terapi ini melatih agar mata dan otak bekerja sama lebih efektif.
Seberapa genting dan pentingnya pekerjaan, tetap kesehatan mata lebih krusial. Cegah computer vision syndrome dengan melakukan cara menghindari CVS saat menggunakan gadget yang sudah dibahas di atas. Langkah-langkah di atas sangat mudah dilakukan dan efektif untuk melindungi mata dari kelelahan, kondisi terlalu kering, hingga iritasi. Jika gejala CVS tak kunjung hilang, segera periksakan diri ke dokter mata untuk memastikan kondisi dan pengobatan yang tepat untuk Anda.

