Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Insecure?
Belakang ini istilah insecure sering sekali digunakan dalam media sosial. Mungkin tidak sedikit orang yang bertanya-tanya, sebetulnya apa itu insecure? Pasalnya, insecure dapat membawa pengaruh negatif pada berbagai aspek kehidupan Anda, termasuk juga kesehatan mental yang perlu diwaspadai.
Apa itu insecure? Insecure adalah perasaan tidak aman yang membuat seseorang merasa cemas, takut, dan tidak percaya diri. Perasaan insecure bisa muncul terhadap pekerjaan, penampilan, kondisi sosial, hingga hubungan percintaan. Penyebab insecure banyak yang berawal dari rasa takut akan penolakan atau trauma.
Insecure adalah perasaan kurang percaya diri dan ketidaksanggupan untuk mengatasi tantangan serta ketidakpastian dalam berbagai aspek hidup.
Orang yang insecure biasanya akan dipenuhi pikiran negatif tentang kemampuan diri sendiri. Mereka merasa perjalanan untuk menyesuaikan diri dengan orang lain, mencapai tujuan, atau menemukan penerimaan dan dukungan adalah sesuatu yang sulit.
Bagi kebanyakan orang, perasaan insecure dapat diatasi sebelum menyebabkan dampak yang parah dan tahan lama.
Tetapi jika Anda kerap merasa insecure secara umum dalam waktu lama, maka keraguan dan perasaan negatif tersebut dapat memiliki dampak yang signifikan bagi kehidupan. Perasaan insecure bisa memicu kecemasan berlebihan, rasa takut, khawatir dan keraguan diri.
Penyebab insecure
Pada dasarnya, penyebab insecure yang dirasakan seseorang bisa berbeda-beda. Perlu diingat bahwa tidak ada penyebab pasti dari insecure, tetapi banyak faktor yang dapat mengarahkan pada kondisi ini, seperti:
1. Faktor genetika
Setiap orang memiliki sistem kerja tubuh untuk melindungi dari bahaya ketika terancam. Beberapa orang memiliki respon tehadap ancaman yang memicu fisik lebih kuat sejak lahir.
Individu tersebut bereaksi lebih intens terhadap ancaman dan cenderung lebih waspada dari waktu ke waktu sehingga lebih sering memicu perasaan insecure atau tidak aman.
2. Takut akan kegagalan dan penolakan
Salah satu penyebab utama rasa insecure adalah takut akan kegagalan dan penolakan. Padahal dalam hidup, terkadang Anda hanya harus mengambil risiko tersebut.
Sebab, ada lebih banyak hal yang bisa dipelajari dari kegagalan ketimbang keberhasilan. Jika Anda gigih, pada akhirnya kegagalan tersebut dapat Anda hindari.
3. Takut mengecewakan orang lain
Insecure juga dapat muncul karena Anda takut mengecewakan orang lain hingga membuat orang tersebut pergi atau hilang dari kehidupan. Pada akhirnya perasaan insecure seperti itu membuat Anda semakin memperkuaat perasaan bahwa pada dasarnya Anda tidak layak dicintai.
4. Sifat yang terlalu perfeksionis
Penyebab insecure selanjutnya adalah sifat yang terlalu perfeksionis. Terkadang tanpa disadari kita memiliki standar yang sangat tinggi sehingga menginginkan nilai tertinggi, pekerjaan terbaik, apartemen atau rumah dengan dekorasi paling indah, anak-anak sopan, atau pasangan yang ideal.
Sayangnya, hidup tidak selalu berjalan sesuai ekspektasi, bahkan jika kita sudah bekerja ekstra keras sekalipun.
Jika terus-menerus kecewa dan menyalahkan diri sendiri karena sesuatu yang kurang sempurna, Anda akan mulai dibayangi oleh perasaan insecure.
5. Kecemasan sosial
Orang yang memiliki riwayat kecemasan sosial akan lebih mudah merasa insecure. Kecemasan sosial bisa membuat Anda merasa rasa takut akan dievaluasi atau dinilai kurang oleh orang lain. Akibatnya, Anda akan menghindari situasi sosial dan tenggelam dalam perasaan insecure.
Hal ini akan menghambat seseorang dalam bersosialisasi dengan teman, keluarga, atau bahkan pasangan.
6. Pola asuh yang kurang tepat
Insecure adalah kondisi yang dapat disebabkan oleh orang tua yang terlalu kritis, lalai, atau kasar. Ketidakcocokan antara orang tua dan anak juga bisa membuat sifat insecure muncul tanpa disadari.
Tak hanya itu, pengabaian dari orang tua pun bisa membuat anak lebih berisiko tumbuh menjadi orang yang insecure. Hal ini terutama terjadi pada keluarga dengan banyak anak atau orangtua yang sibuk bekerja sepanjang hari.
7. Korban bullying
Pada anak-anak yang pernah menjadi korban bullying karena berbagai alasan seperti cara mereka melihat, tempat tinggal, cara berpakaian, hingga perbedaan ras, agama, atau etnis, sifat insecure akan sulit dihindari.
Korban bullying biasanya akan mudah merasa takut. Dalam jangka panjang, mereka akan mengalami kesulitan menjalin hubungan dengan siapa pun, sehingga perasaan insecure akan muncul.
Cara mengatasi perasaan insecure
Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi perasaan insecure, termasuk:
1. Cari kelebihan diri sendiri
Untuk menghilangkan perasaan insecure, Anda harus menemukan apa yang dapat Anda banggakan dengan mencatat semua hal yang bisa Anda lakukan dengan benar, bahkan hal yang terkecil sekalipun. Fokuskan pikiran pada kontribusi Anda dan bukan kekurangannya.
2. Rangkul rasa canggung
Saat merasa mulai merasa canggung, cobalah untuk tidak memikirkannya terlalu berlebihan dan menerima fakta bahwa semua orang pasti pernah merasakan hal yang sama. Jadikan fakta ini sebagai hal untuk membantu Anda merasa lebih nyaman dengan diri sendiri.
Saat merasa malu, cobalah untuk menertawakannya ketimbang mengkhawatirkannya terlalu berlebihan.
3. Mendahulukan kebutuhan diri sendiri
Terlalu banyak memperhatikan kebutuhan orang lain dan melupakan kebutuhan diri sendiri membuat Anda tidak cukup menghargai diri sendiri dan pada akhirnya merasa insecure.
Mulailah lebih menyanyangi diri sendiri dengan menyisihkan waktu untuk memanjakan diri. Anda bisa merawat tubuh dengan pijat atau facial, menikmati makanan enak yang bergizi, dan berlatih berbicara hal baik kepada diri sendiri.
4. Lawan pikiran negatif
Jangan menyalahkan diri sendiri setelah mengalami kegagalan. Ini dapat membuat Anda terjebak dalam lingkaran perasaan negatif seperti rasa malu dan membenci diri sendiri.
Cobalah melawan pikiran negatif tersebut saat muncul dengan memaafkan diri Anda. Tuliskan pikiran negatif yang muncul dan lakukan pengamatan untuk mencari hal-hal yang dapat dipelajari dari pengalaman tersebut dan kembali fokus pada hal positif.
5. Menjauh dari situasi yang menyulitkan
Kenali situasi dan orang-orang yang dapat menurunkan harga diri Anda. Jika Anda memiliki teman yang kerap mengejek, membuat Anda merasa tidak berharga dan merasa insecure, maka sebaiknya temukan teman lain yang lebih baik.
6. Habiskan waktu bersama orang-orang yang mencintai Anda
Tidak ada yang lebih baik daripada mengelilingi diri Anda dengan orang-orang yang penuh kasih dan suportif untuk membangun kepercayaan diri dan membuat Anda merasa diterima apa adanya.
Sisihkan waktu dan buatlah rencana untuk berkumpul dengan orang terdekat dan tersayang Anda. Melihat diri Anda melalui mata orang-orang yang peduli dengan Anda akan membantu Anda menghargai kualitas dan perspektif unik Anda sendiri.
7. Lakukan hal-hal yang membuat bahagia
Untuk menghilangkan perasaan insecure, sebaiknya prioritaskan untuk menghabiskan waktu luang dengan melakukan hal-hal yang membuat Anda bahagia, seperti melakukan hobi.
Anda juga bisa mencoba belajar hal-hal baru yang terlihat menarik. Selain membuat Anda bahagia, memiliki keterampilan baru juga dapat menyadarkan bahwa Anda memiliki bakat dan kemampuan yang patut dibanggakan. Ini juga dapat berkontribusi dalam menghilangkan perasaan insecure.
8. Hargai setiap usaha sekecil apa pun
Mengatasi perasaan insecure dan membangun harga diri tidak dapat dilakukan dengan instan. Selama proses ini, jangan terlalu keras pada diri sendiri dan jangan berkecil hati jika segala sesuatu tidak membaik secepat harapan Anda.
Hargai setiap usaha yang telah Anda lakukan, sekecil apa pun itu. Langkah kecil yang diambil saat ini, akan memberikan perkembangan besar jika konsisten melakukannya.
9. Rayakan pencapaian Anda
Rayakan kesuksesan Anda dan pujilah diri sendiri saat mendapatkan pencapaian yang baik. Merasa bangga dengan apa yang telah dilakukan dapat membangkitkan perasaan positif dan pada akhirnya menghilangkan perasan insecure.
10. Minta bantuan profesional
Perasaan insecure yang hanya muncul sesekali merupakan bagian alami dalam kehidupan. Namun insecure yang muncul terus menerus dan bertahan lama sehingga membuat Anda kesulitan untuk mengatasinya, maka minta lah bantuan psikolog atau psikiater.
Terapi dengan ahli kesehatan jiwa akan membantu Anda mengetahui akar penyebab perasaan insecure yang diraskaan, serta cara menghadapinya yang baik.

