• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi Misi Pusat Jurnal Ilmiah Internasional
    • Tugas Pokok dan Fungsi
    • Struktur Organisasi
  • BERITA KEGIATAN
  • LAYANAN DAN INFORMASI
    • Layanan Aplikasi
      • Webmail Sign In
      • Penjaminan Mutu UMA
      • Himpunan Aplikasi Online
      • Jurnal Ilmiah Dosen UMA
      • Jurnal Ilmiah Mahasiswa UMA
      • Repository UMA
      • Open Access Public Catalog
    • ARSIP digital
      • Daftar Nama Sitasi Dosen
  • Help Desk
  • Artikel
Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Medan Area - Pusat Jurnal Ilmiah Terbaik di Sumatera Utara
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi Misi Pusat Jurnal Ilmiah Internasional
      • Tugas Pokok dan Fungsi
      • Struktur Organisasi
    • BERITA KEGIATAN
    • LAYANAN DAN INFORMASI
      • Layanan Aplikasi
        • Webmail Sign In
        • Penjaminan Mutu UMA
        • Himpunan Aplikasi Online
        • Jurnal Ilmiah Dosen UMA
        • Jurnal Ilmiah Mahasiswa UMA
        • Repository UMA
        • Open Access Public Catalog
      • ARSIP digital
        • Daftar Nama Sitasi Dosen
    • Help Desk
    • Artikel

    News

    • Home
    • Blog
    • News
    • Mengenal Kriteria Hipertensi dan Penyebabnya

    Mengenal Kriteria Hipertensi dan Penyebabnya

    • Date October 12, 2022

    Kriteria hipertensi yang menentukan apakah seseorang mengidap tekanan darah tinggi atau tidak bisa diketahui melalui pemeriksaan tekanan darah.Diam-diam tetapi mematikan adalah penggambaran yang tepat untuk penyakit hipertensi. Hipertensi merupakan salah satu kondisi medis yang terkadang tidak menimbulkan gejala dan akhirnya baru diketahui jika sudah terjadi penyakit jantung atau stroke.

    Jika demikian adanya, maka apa yang kriteria hipertensi? Bagaimana cara mendeteksi hipertensi sebelum menjadi lebih parah? Tahan pertanyaan-pertanyaan Anda karena semuanya akan terjawab dengan membaca artikel ini.

    Apa kriteria hipertensi?

    Bagaimana seseorang bisa dianggap memiliki penyakit hipertensi? Jawabannya adalah dengan melihat hasil pengukuran tekanan darahnya. Umumnya, pemeriksaan tekanan darah dilakukan di dokter, tetapi Anda juga bisa membeli sendiri alat pengukur tekanan darah di apotek.

    Secara garis besar, hasil tekanan darah akan memperlihatkan dua angka. Angka yang pertama menujukkan tekanan darah saat jantung berdetak atau sistolik dan angka yang kedua memperlihatkan tekanan darah yang muncul di antara detak jantung atau diastolik.

    Kedua angka inilah yang akan menentukan apakah seseorang mengidap darah tinggi atau tidak. Angka tekanan darah normal biasanya berkisar di bawah 120/80 mm Hg dan penderita hipertensi memiliki tekanan darah di atas standar tersebut.

    Terdapat berbagai jenis kriteria hipertensi, tergantung dari hasil tekanan darah yang dimiliki, yaitu:

    • Prehipertensi, tekanan darah naik bila tidak segera diatasi akan menjadi makin parah. Tekanan darah naik ditandai dengan tekanan darah sistolik yang berkisar dari 120 sampai 139 mm Hg dan tekanan darah diastolik 80-89 mm Hg.
    • Hipertensi tahapan 1, penderita hipertensi tahapan 1 akan memiliki tekanan darah sistolik yang berkisar dari 140 sampai 159 mm Hg atau tekanan diastolik 90-99 mm Hg.
    • Hipertensi tahapan 2, penderita hipertensi tahapan 2 akan memiliki tekanan darah sistolik yang berada di ≥160 mm Hg atau lebih, atau memiliki tekanan darah diastolik di 100 mm Hg atau lebih.

    Jenis-jenis hipertensi lainnya

    Tidak hanya kriteria hipertensi yang beragam, terdapat juga jenis-jenis hipertensi yang bisa dialami dengan penyebab ataupun bentuk yang berbeda. Di antaranya adalah:

    1. Hipertensi primer

    Hipertensi primer umumnya tidak diketahui penyebabnya dan berkembang menjadi makin parah dari tahun ke tahun. Meskipun tidak diketahui pemicunya, hipertensi primer memenuhi kriteria hipertensi berdasarkan hasil pemeriksaan tekanan darah.

    2. Hipertensi sekunder

    Berbeda dengan hipertensi primer, hipertensi sekunder disebabkan oleh kondisi medis lainnya. Biasanya hipertensi sekunder muncul secara tiba-tiba dan lebih parah dari hipertensi primer.

    Seseorang bisa mengalami hipertensi sekunder karena kondisi medis, seperti masalah tiroid, gangguan ginjal, penggunaan narkotika, tumor di kelenjar adrenal, obstructive sleep apnea, masalah di pembuluh darah, dan konsumsi obat-obatan tertentu yang memicu hipertensi.

    3. Malignant hypertension

    Malignant hypertension merupakan kondisi saat tekanan darah naik secara cepat dan mengakibatkan kerusakan pada organ tubuh. Penderita malignant hypertension biasanya memiliki tekanan darah di atas 180/120 mm Hg.

    Kondisi ini harus segera ditangani dan masuk ke dalam kategori keadaan gawat darurat. Biasanya, darah tinggi jenis ini dikarenakan lupa mengonsumsi obat tekanan darah tinggi.

    Apa gejala dari hipertensi?

    Hipertensi memang umumnya tidak menimbulkan gejala dan baru diketahui setelah pemeriksaan tekanan darah atau ketika tekanan darah tinggi sudah menimbulkan masalah lainnya.

    Biasanya, penderita darah tinggi bisa mengalami sesak napas, mimisan, atau sakit kepala. Oleh karenanya, tanda-tanda dari tekanan darah tinggi jarang terdeteksi. Anda perlu menjalani pemeriksaan tekanan darah setidaknya dua tahun sekali saat sudah berusia 18 tahun.

    Ketika Anda berusia lebih dari 40 tahun atau memiliki risiko tinggi terkena tekanan darah tinggi, maka Anda perlu memeriksa tekanan darah setiap hari.

    • Share:

    Artikel Sebelumnya

    Tips Memutihkan Gigi Kuning dengan Bahan Alami
    October 12, 2022

    Artikel Selanjutnya

    Biblioterapi, Terapi Psikologi Lewat Membaca Literatur
    October 13, 2022

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    INSTAGRAM PJII UMA

    MEDIA KAMPUS

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Green Metric

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Green Metric

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. PTS-Sehat

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. PTS-Sehat

    logo-lke-uma

    0811-6121-412

    [email protected]

    Kampus I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    Kampus II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 Pusat Jurnal Ilmiah Internasional | Universitas Medan Area.

    Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2025/2026