Ciri-Ciri Orang Mengalami Depresi
Ciri-ciri depresi kadang disalahartikan sebagai perasaan sedih biasa. Padahal keduanya berbeda. Menarik diri dari pergaulan dan hilang minat akan kegiatan yang ia gemari. Kondisi ini juga bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.
Depresi kadang disalahartikan dengan perasaan sedih atau tidak bahagia. Namun, depresi bisa lebih dari itu. Ciri-ciri depresi bisa diketahui dengan berbagai hal, seperti kehilangan minat pada sesuatu hingga mengalami gangguan tidur.
Gejala depresi ini juga bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari konflik sampai pernah mengalami kejadian tidak menyenangkan, seperti kekerasan dan pelecehan seksual. Jika Anda merasa memiliki tanda-tanda orang depresi, jangan sungkan untuk mencari bantuan medis agar bisa segera mendapatkan pertolongan yang tepat.
Ciri-ciri depresi yang tidak boleh diabaikan
Ciri-ciri orang depresi bisa saja muncul tanpa disadari. Itu karena sebagian orang mungkin menganggap perasaan sedih atau suasana hati yang buruk adalah hal yang normal terjadi. Namun, gejala orang depresi berbeda dengan perasaan sedih. Gejala ini dapat muncul dalam waktu yang lama dan bisa memengaruhi aktivitas seseorang.
Tanpa disadari, berikut adalah tanda-tanda depresi yang bisa dialami seseorang:
1. Tidak bersemangat melakukan hobi
Salah satu gejala depresi yang paling umum adalah kehilangan minat terhadap hal yang ia senangi. Hal ini pula yang membedakan depresi dengan stres.
Depresi juga memengaruhi kehidupan seksual, yaitu turunnya gairah bercinta bahkan berujung impotensi pada pria. Selain itu, penderita depresi lebih ingin menyendiri dan tidak berminat untuk berinteraksi dengan orang lain.
2. Merasa tidak memiliki harapan
Tanda stres dan depresi yang lebih umum adalah merasa diri sendiri tidak berharga atau selalu merasa bersalah.
Hal ini akan membuat seseorang tidak lagi memiliki harapan untuk mengembangkan diri atau sekadar melakukan sesuatu yang baru.
3. Mengalami gangguan tidur
Orang yang mengalami depresi juga akan menunjukkan ciri-ciri gangguan tidur.
Depresi bisa membuat seseorang bisa tidur terus-menerus atau malah sebaliknya, kesulitan untuk tidur di malam hari. Dua hal ini akan membuat Anda kelelahan dan kekurangan energi keesokan harinya.
4. Kecemasan berlebih
Tanda depresi yang bisa dilihat dengan lebih jelas adalah perasaan gugup, gelisah, panik, dan napas yang cepat. Kerja jantung pun akan lebih cepat dan tubuh mengeluarkan keringat berlebih. Selain itu, orang yang depresi akan kesulitan untuk fokus atau berpikiran jernih.
5. Mudah marah
Depresi akan membuat seseorang jadi mudah tersinggung dan mengeluarkan amarah yang tidak semestinya. Mereka yang depresi juga akan mencari pelarian dengan menyalahgunakan obat terlarang hingga perilaku berbahaya lainnya.
6. Perubahan nafsu makan dan berat badan
Gejala depresi juga bisa dilihat dari perubahan nafsu makan seseorang. Bisa saja seseorang makan terlalu banyak hingga membuat tubuhnya lebih gemuk. Namun, ada juga orang yang kehilangan nafsu makannya hingga mengalami penurunan berat badan yang sangat drastis dalam waktu singkat.
7. Perubahan mood yang tiba-tiba
Depresi bisa menyebabkan perubahan suasana hati menjadi sangat tidak menentu. Orang yang mengalami depresi tidak dapat mengontrol perubahan mood yang mendadak ini.. Setelah meluapkan amarah, penderita depresi bisa menangis sejadi-jadinya.
8. Ingin bunuh diri
Tanda stres dan depresi yang paling berbahaya adalah percobaan bunuh diri. Pada tahun 2013, tercatat ada lebih dari 42.000 masyarakat Amerika meninggal akibat bunuh diri. Orang yang bunuh diri biasanya menunjukkan tanda-tanda lebih dulu. Untuk itu, ada baiknya semua orang mengenali tanda-tanda yang ditunjukkan orang yang depresi.

