Manfaat Makanan dari Singkong
Olahan dari singkong tidak hanya menyehatkan tetapi juga mengenyangkan karena mengandung rendah lemak dan tinggi karbohidrat. Ada berbagai makanan dari singkong yang nikmat untuk disantap. Simak resep makanan olahan dari singkong selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Singkong dikenal sebagai salah satu jenis makanan pokok di Indonesia. Selain mudah didapat, singkong merupakan bahan makanan yang menyehatkan karena mengandung rendah lemak dan tinggi karbohidrat. Anda ingin membuat makanan dari singkong? Yuk, coba aneka resep olahan dari singkong dalam artikel berikut ini.
Manfaat makan makanan dari singkong
Mencermati kandungan singkong di atas, tak ayal apabila ada berbagai manfaat mengonsumsi makanan dari singkong yang bisa dipetik. Lantas, apa saja manfaat makan makanan dari singkong?
1. Mengandung pati resisten
Makanan olahan dari singkong mengandung pati resisten (resistant starch) yang sifatnya serupa dengan serat larut dalam air. Lebih jauh lagi, pati resisten dapat memberi asupan bagi bakteri baik di pencernaan sekaligus mencegah peradangan.
Selain itu, pati resisten juga membuat metabolisme tubuh kian baik sekaligus mengurangi risiko obesitas dan diabetes tipe 2. Hal ini terjadi karena kadar gula darah jadi terkendali. Bonusnya, rasa kenyang pun bertahan lebih lama sehingga asupan kalori tidak berlebihan.
2. Mengandung tinggi kalori
Olahan dari singkong mengandung tinggi kalori, yakni sebesar 112 kalori di setiap 100 gram sajiannya. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan dengan umbi lainnya seperti kentang (76 kalori) dan buah bit (44 kalori). Itulah mengapa makanan dari singkong sangat populer.
Meski demikian, tingginya kalori tetap perlu diantisipasi karena dapat memicu kenaikan berat badan berlebih hingga obesitas. Jadi, mengonsumsi makanan dari singkong sebaiknya dalam porsi secukupnya (73-113 gram) setiap porsinya.
3. Berfungsi sebagai antiradang
Kandungan singkong memiliki sifat antiradang sekaligus antioksidan. Singkong juga kerap digunakan dalam pengobatan alternatif untuk mengatasi diabetes, diare, kerontokan rambut, kemandulan, infeksi kulit, hingga kanker.
Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian ilmiah lebih lanjut untuk membuktikan singkong sebagai cara efektif untuk mencegah atau mengatasi kanker.
4. Aman untuk penderita diabetes
Singkong mengandung serat yang sangat baik untuk pencernaan sekaligus mencegah konstipasi. Selain itu, olahan dari singkong juga bersifat probiotik. Artinya, dapat menjadi stimulus pertumbuhan bakteri probiotik baik dalam sistem pencernaan.
Lebih lanjut, singkong juga mengandung indeks glikemiks 46, yakni lebih rendah dibanding olahan makanan dari pati lainnya. Ini berarti singkong tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah mendadak dalam tubuh.

