Dosen dan Mahasiswa UMA Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Pulau Sicanang, Belawan

Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pengabdian kepada masyarakat pesisir, dosen dan mahasiswa Universitas Medan Area (UMA) melaksanakan kegiatan penanaman 1.000 bibit pohon mangrove di kawasan pesisir Pulau Sicanang, Belawan, Kota Medan, pada Sabtu, 5 Juli 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat dan edukasi lingkungan hidup yang rutin dilakukan UMA. Penanaman mangrove bertujuan untuk memperkuat ekosistem pesisir, mencegah abrasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.
Dalam sambutannya, perwakilan dosen UMA Saipul Sihotang, S. Si, M. Biotek menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran di luar kelas yang tidak hanya memperkuat kepedulian sosial dan ekologis, tetapi juga membangun karakter kepemimpinan dan tanggung jawab lingkungan.

“Penanaman 1.000 bibit mangrove ini adalah kontribusi nyata sivitas akademika UMA dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Kami berharap ini menjadi langkah awal untuk kegiatan serupa yang berkelanjutan,” ujar salah satu dosen pelaksana kegiatan.
Mahasiswa dari fakultas pertanian turut ambil bagian secara antusias, bergotong-royong menanam bibit mangrove di sepanjang garis pantai Pulau Sicanang. Selain penanaman, kegiatan juga diisi dengan edukasi tentang pentingnya hutan mangrove dalam menjaga biodiversitas laut, mitigasi perubahan iklim, dan sebagai sumber mata pencaharian masyarakat pesisir.

Universitas Medan Area berkomitmen untuk terus mendukung program-program pelestarian lingkungan hidup, sejalan dengan visi kampus menuju perguruan tinggi yang unggul dan berwawasan lingkungan.

