{"id":1987,"date":"2022-01-26T15:53:00","date_gmt":"2022-01-26T08:53:00","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=1987"},"modified":"2022-01-26T15:53:00","modified_gmt":"2022-01-26T08:53:00","slug":"jenis-jenis-vitamin-beserta-fungsinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/01\/26\/jenis-jenis-vitamin-beserta-fungsinya\/","title":{"rendered":"Jenis-Jenis Vitamin Beserta Fungsinya"},"content":{"rendered":"<p>Vitamin adalah senyawa organik yang diperlukan oleh tubuh kita untuk mengatur metabolime tubuh agar tetap sehat dan membantu proses pertumbuhan. Tubuh kita tidak dapat memproduksi Vitamin sendiri, oleh karena itu kita perlu mendapatkan Vitamin dari berbagai makanan dan Supplemen agar kesehatan tubuh kita tetap terjaga. Pada dasarnya tubuh kita hanya memerlukan Vitamin dalam jumlah atau kadar yang sedikit, tetapi jika jumlah atau kadar yang diperlukan tersebut tidak mencukupi maka metabolisme tubuh akan terganggu sehingga menimbulkan penyakit. Gangguan kesehatan atau Penyakit yang timbul akibat kekurangan Vitamin disebut dengan istilah\u00a0Avitaminosis.<\/p>\n<p>Terdapat 2 (dua) kelompok besar Vitamin, yaitu Vitamin yang dapat larut dalam air (Water Soluble Vitamin) dan Vitamin yang dapat larut dalam Lemak (Fat Soluble Vitamin). Vitamin-vitamin yang dapat larut dalam air diantaranya adalah Vitamin B dan Vitamin C, sedangkan Vitamin-vitamin yang dapat larut dalam lemak adalah Vitamin A, Vitamin D, Vitamin E dan Vitamin K.<\/p>\n<p><strong>Berikut ini adalah Jenis-jenis Vitamin beserta Fungsi :<\/strong><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Vitamin A<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nama Biokimia\u00a0 (Vitaminer) :\u00a0<em>Retinal, Retinol, Carotenoids<\/em><br \/>\nFungsi \u00a0:\u00a0Penting untuk indra penglihatan, menjaga kesehatan Kulit dan imunitas\u00a0Tubuh<br \/>\nPenyakit akibat kekurangannya \u00a0:\u00a0Rabun Senja, Katarak, Hyperkeratosis (benjolan putih pada\u00a0folikel rambut), Keratomalacia (Perusakan Kornea)<br \/>\nSumber Makanan Vitamin A :\u00a0Buah-buahan berwarna Merah dan Kuning (Wartel, Cabe Merah, Pisang, Pepaya), Susu, Margarine, Hati dan Ginjal, Sayuran yang berwarna Hijau dan Kuning.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Vitamin B1<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nama Biokimia (Vitaminer) :\u00a0<em>Thiamine<\/em><br \/>\nFungsi :\u00a0Penting untuk system saraf dan fungsi jantung, Mencegah penyakit beri-beri<br \/>\nPenyakit akibat kekurangannya \u00a0:\u00a0Daya tahun tubuh berkurang, Penyakit Beri-beri, kurang nafsu makan, kulit kering, kulit bersisik, susah buah air besar.<br \/>\nSumber Makanan Vitamin B1 :\u00a0Gandum, kacang hijau, kacang kedelai, daging, susu, roti, tepung, ikan, daging tanpa lemak, ayam dan lain sebagainya.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Vitamin B2<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nama Biokimia (Vitaminer) :\u00a0<em>Riboflavin<\/em><br \/>\nFungsi:\u00a0Penting untuk Kulit, Pertumbuhan jaringan tubuh, mencegah kepekaan mata terhadap cahaya<br \/>\nPenyakit akibat kekurangannya :\u00a0Penyakit Ariboflavinosis, Turunnya daya tahan tubuh, kulit kering, kulit bersisik, mulut kering, bibir pecah-pecah.<br \/>\nSumber Makanan Vitamin B2 :\u00a0Susu, Pisang, Kacang hijau, asparagus, sayuran hijau yang berdaun, daging tanpa lemak.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Vitamin B3<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nama Biokimia (Vitaminer) \u00a0:\u00a0<em>Niacin, Niacinamide<\/em><br \/>\nFungsi \u00a0:\u00a0Membantu makanan menjadi energi, membantu sistem saraf, mencegah penyakit pellagra, mencegah berkurangnya nafsu makan.<br \/>\nPenyakit akibat kekurangannya :\u00a0Penyakit Pellagra (Penyakit karena kurang makan), insomnia mual-mual, badan lemas, otot mudah keram dan kejang.<br \/>\nSumber Makanan Vitamin B3 :\u00a0Telur, Roti, daging ayam, daging sapi, ikan (tuna dan salmon), Sayur-sayuran, berdaun, asparagus, hati, ragi, susu, Avokado, Brokoli.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Vitamin B5<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nama Biokimia (Vitaminer) :<em>\u00a0Pantothenic acid (Asam Pantotenat)<\/em><br \/>\nFungsi \u00a0:\u00a0Membantu pemecahan nutrisi makanan (terutama pada lemak),<br \/>\nmenjaga komunikasi sistem saraf dan otak, memproduksi senyawa asam lemak, sterol, neurotransmiter, dan hormon tubuh.<br \/>\nPenyakit akibat kekurangannya :\u00a0Penyakit Paresthesia, Otot mudah kram, sulit tidur, kulit kering dan bersisik.<br \/>\nSumber Makanan Vitamin B5 :\u00a0Brokoli, Avokado, daging, Sayur-sayuran.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Vitamin B6<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nama Biokimia (Vitaminer) :\u00a0<em>Pyridoxine (Pridoksin)<\/em><br \/>\nFungsi :\u00a0Penting kesehatan gigi dan gusi, penting untuk sel-sel darah merah dan sistem saraf, memproduksi antibodi.<br \/>\nPenyakit akibat kekurangannya :\u00a0Penyakit Anemia (kekurangan darah), Gangguan sistem saraf<br \/>\nSumber Makanan Vitamin B6 :\u00a0Daging, Pisang, sayur-sayuran dan kacang-kacangan.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Vitamin B7<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nama Biokimia (Vitaminer) :\u00a0<em>Biotin<\/em><br \/>\nFungsi :\u00a0Membantu reaksi biokimia pada tubuh seperti transfer karbondioksida dan metabolisme karbohidrat dan lemak.<br \/>\nPenyakit akibat kekurangannya :\u00a0Dermatitis, Enteritis, depresi, nusea, anemia dan kerontokan rambut.<br \/>\nSumber Makanan Vitamin B7 :\u00a0Daging, kuning telur, pisang, kacang-kacangan, ragi dan gandum.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Vitamin B9<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nama Biokimia (Vitaminer) :\u00a0<em>Folic acid (Asam Folat)<\/em><br \/>\nFungsi \u00a0:\u00a0Mencegah kecacatan pada janin, membantu tubuh dalam proses metobolisme protein yang berlangsung, membangun sel-sel darah merah yang sehat, menurunkan resiko penyakit jantung.<br \/>\nPenyakit akibat kekurangannya :\u00a0Kecacatan pada janin<br \/>\nSumber Makanan Vitamin B9 :\u00a0Bayam, Kacang polong, biji Bunga matahari, kentang, tomat, jeruk, Telur dan hati.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Vitamin B12<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nama Biokimia (Vitaminer) :\u00a0<em>Cyanocobalamin, hydroxycobalamin, methylcobalamin<\/em><br \/>\nFungsi :\u00a0Menjaga kesehatan sistem saraf, mencegah penyakit anemia dan penting untuk pertumbuhan bagi anak-anak.<br \/>\nPenyakit akibat kekurangannya :\u00a0Penyakit Anemia (Kurang darah), cepat lelah.<br \/>\nSumber Makanan Vitamin B12 :\u00a0Ikan, daging, telur, susu, hati.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Vitamin C<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nama Biokimia (Vitaminer) :\u00a0<em>Ascorbic acid<\/em>\u00a0(Asam Askorbat)<br \/>\nFungsi \u00a0:\u00a0Penting untuk kesehatan gigi dan gusi serta tulang, Membentuk sel-sel tubuh dan pembuluh darah, mencegah penyakit kudis, meningkatkan daya tahan tubuh, sebagai antioksidan.<br \/>\nPenyakit akibat kekurangannya \u00a0:\u00a0Lidah pecah-pecah, berkurangnya energi \/ cepat lelah, penyakit kudis, penyakit sariawan, anemia.<br \/>\nSumber Makanan Vitamin C :\u00a0Jeruk, Tomat, arbei, Strawberry, asparagus, kol, susu, mentega dan ikan.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Vitamin D<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nama Biokimia (Vitaminer) :\u00a0<em>Cholecalciferol, Ergocalciferol (Kalsiferol)<\/em><br \/>\nFungsi :\u00a0Penting untuk Gigi dan tulang, membantu tubuh menggunakan<br \/>\nKalsium dan Phospor, mencegah penyakit rahkitis (pelunakan tulang pada anak-anak).<br \/>\nPenyakit akibat kekurangannya :\u00a0Rheumatoid arthritis (radang sendi), Penyakit Osteomalasia (hilangnya unsur fosfor dan kalsium secara berlebihan), diabetes, Penyakit Rahkitis.<br \/>\nSumber Makanan Vitamin D:\u00a0Ikan, telur, hati, Jamur, Kedelai, Susu, udang, tiram. Paparan sinar Matahari.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Vitamin E<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nama Biokimia (Vitaminer) :\u00a0<em>Tocopherols, Tocotrienols<\/em><br \/>\nFungsi :\u00a0Penting untuk fungsi darah, mencegah asam lemak yang berlebihan, menjaga jaringan kesehatan kulit, mata, darah merah dan hati, Sebagai antioksidan alami, melindungi paru-paru dari polusi udara.<br \/>\nPenyakit akibat kekurangannya :\u00a0kemandulan, gangguan saraf dan otot.<br \/>\nSumber Makanan Vitamin E :\u00a0minyak sayur, gandum, padi-padian, lettuce, ikan, ragi, kuning telur.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Vitamin K<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nama Biokimia (Vitaminer) :\u00a0<em>Phylloquinone, Menaquinones<\/em><br \/>\nFungsi :\u00a0membantu metabolisme tubuh dan mencegah penyakit diabetes, menekan proses pendarahan akibat pemakain senyawa aspirin atau antibiotik berlebihan, menurunkan risiko terkena penyakit osteoporosis.<br \/>\nPenyakit akibat kekurangannya :\u00a0menghambat pembekuan darah, menurunnya kepadatan tulang.<br \/>\nSumber Makanan Vitamin K :\u00a0Sayuran berdaun hijau, avocado, kiwi, peterseli (parsley).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Vitamin adalah senyawa organik yang diperlukan oleh tubuh kita untuk mengatur metabolime tubuh agar tetap sehat dan membantu proses pertumbuhan. Tubuh kita tidak dapat memproduksi Vitamin sendiri, oleh karena itu kita perlu mendapatkan Vitamin dari berbagai makanan dan Supplemen agar &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-1987","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1987","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1987"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1987\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1992,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1987\/revisions\/1992"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1987"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1987"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1987"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}