{"id":2078,"date":"2022-02-17T15:47:31","date_gmt":"2022-02-17T08:47:31","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2078"},"modified":"2022-02-17T15:47:31","modified_gmt":"2022-02-17T08:47:31","slug":"2078","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/02\/17\/2078\/","title":{"rendered":""},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Bagi umat Muslim,\u00a0bulan Ramadhan\u00a0menjadi bulan yang penuh berkah. Selama satu bulan, umat Muslim diharuskan untuk menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Beberapa dari kamu mungkin masih bingung, apa, sih, manfaat yang didapatkan dari menjalankan ibadah puasa?<\/p>\n<div class=\"ads-wrapper mid-banner\" style=\"text-align: justify;\">\n<div class=\"ads-title text-center\">Selain tentunya menghemat uang jajan, terutama bagi anak kos, tanpa disadari puasa memberikan berbagai macam manfaat untuk kesehatan tubuh kita, lho. Bagi yang tinggal di rumah, puasa juga memberikan momen-momen yang indah untuk berkumpul bersama keluarga, entah saat buka ataupun sahur.<\/div>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, di bawah ini ada beberapa manfaat dari puasa yang mungkin belum kamu ketahui, utamanya untuk kesehatan tubuh. Mau tahu? Yuk, simak!<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">1. Timbangan Berat badan Menurun<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di hari biasa kamu mungkin makan 3x sehari, yaitu sarapan, makan siang dan makan malam. Ketika puasa, kamu bakal terbiasa makan 2x aja, waktu sahur dan berbuka. Nah, mengurangi makan bisa jadi kesempatan besar untuk mengurangi berat badan. Catatannya, pas sahur dan buka kamu makan dengan normal dan nggak kalap. Yang punya tubuh gemuk dan pengen menurunkan berat badan, wajib buat rajin puasa, ya! Satu lagi nih, ketika tubuh sudah terbiasa menjalani puasa dan mencerna kalori secukupnya atau nggak berlebihan, seterusnya tubuh akan menjaga pola itu. Jadi kalau kamu punya kebiasaan makan banyak, setelah puasa kebiasaan itu bisa berubah.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">2. Membakar lemak<\/h4>\n<div class=\"ads-wrapper mid-banner\" style=\"text-align: justify;\">\n<div id=\"ats-insert_ads-3-wrapper\" class=\"insert_ads insert_ads-6 show_advertisement rendered\">\n<div>\n<p>Makanan yang kamu konsumsi akan di proses tubuh dan diolah menjadi energi yang kemudian disimpan dalam darah. Ketika kamu nggak makan apa-apa alias puasa, tubuh nggak bisa dapat energi dari makanan. Jadi, satu-satunya sumber tenaga adalah lemak-lemak yang emang udah nempel di tubuh kamu.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika kamu tetap beraktivitas selama menjalani puasa, entah itu kerja atau\u00a0olahraga, tubuhmu pun akan terus bekerja membakar lemak. Hasilnya? Lemak-lemak ditubuh yang selama ini bikin kamu nggak percaya diri bakal sedikit demi sedikit hilang. Ini menjadi salah satu manfaat besar dari puasa yang akan dirasakan bagi orang-orang yang sering tidak percaya diri terhadap bentuk tubuhnya.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">3. Organ pencernaanmu juga butuh istirahat<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bayangkan saja, berapa jam kerja organ percernaanmu? Nggak kayak orang kantoran, pencernaanmu mungkin bisa terus bekerja selama 24 jam nonstop. Ketika kamu mulai makan, pencernaan juga mulai bekerja. Tapi, ketika kamu berhenti makan sekalipun, pencernaan masih terus mencerna makanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pencernaanmu mungkin bisa istirahat ketika kamu tidur. Tapi, kalau kamu hobi begadang sambil ngemil atau keliling tengah malam buat wisata kuliner, kebayang nggak gimana capeknya pencernaanmu?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, ibadah puasa memberikan manfaat yang besar untuk organ-organ pencernaanmu karena punya waktu untuk beristirahat. Gimana pun, sesuatu yang terus-menerus dipakai, bahkan secara berlebihan, bisa cepat rusak.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">4. Melatih tubuh untuk mengelola makanan secara efisien<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yup, makan itu soal kebiasaan. Kalau kamu biasa makan banyak atau sering makan, mungkin kamu bakal sedih kalau harus puasa. Tapi, buat kamu yang terbiasa menjaga pola makan, puasa tentu bukan masalah. Nah, yang namanya puasa emang penting banget untuk melatih tubuh dan semua organ yang terlibat dalam proses pencernaan. Dengan puasa, tubuh bakal terbiasa mengkonsumsi makanan secukupnya dan membuatmu tetap bisa beraktivitas seperti biasa.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">5. Biar tetap ramping dan cantik<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara otomatis, puasa berarti menjaga porsi makan dan apa yang kamu makan. Banyak makan nasi pas sahur atau berbuka? Dijamin, pasti bakal ngantuk dan malas beraktivitas. Emang selama puasa, kamu libur kuliah? Libur kerja? Nggak donk ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika puasa, kamu bisa lebih memperhatikan apa yang kamu makan dan gimana porsinya. Kamu juga jadi lebih rajin makan makanan sehat, kayak sayur atau buah. Nah, kalau kebiasaan seperti ini bisa terus dijaga, bukan nggak mungkin kamu bisa punya tubuh ramping dan sehat. Tanpa harus diet ketat dan menyiksa diri sendiri, kamu udah bisa tampil cantik!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, itu dia 5 manfaat baik dari melaksanakan ibadah puasa. Buat yang pengen merasakan manfaatnya, harus pada rajin puasa ya, <em>guys<\/em>! Selamat berpuasa!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi umat Muslim,\u00a0bulan Ramadhan\u00a0menjadi bulan yang penuh berkah. Selama satu bulan, umat Muslim diharuskan untuk menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Beberapa dari kamu mungkin masih bingung, apa, sih, manfaat yang didapatkan dari menjalankan ibadah puasa? Selain tentunya menghemat &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2078","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2078","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2078"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2078\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2083,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2078\/revisions\/2083"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2078"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2078"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2078"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}