{"id":2241,"date":"2022-03-08T14:51:42","date_gmt":"2022-03-08T07:51:42","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2241"},"modified":"2022-03-08T14:51:42","modified_gmt":"2022-03-08T07:51:42","slug":"pengertian-ciri-dan-fungsi-budaya-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/03\/08\/pengertian-ciri-dan-fungsi-budaya-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Pengertian, Ciri, dan Fungsi Budaya di Indonesia"},"content":{"rendered":"<div class=\"article-content-body__item-page\" data-page=\"2\" data-title=\"Pengertian Budaya Menurut Para Ahli\">\n<div class=\"article-content-body__item-content\" data-component-name=\"desktop:read-page:article-content-body:section:text\">\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>Pengertian Budaya Menurut para Ahli<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>E. B Taylor dalam Soekanto : <\/strong>Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan lain kemampuan-kemampuan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Selo Soemardjan dan Soelaeman Somardi : <\/strong>Kebudayaan sebagai semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Koentjaraningrat : <\/strong>Budaya diartikan sebagai segala daya dan kegiatan manusia untuk mengolah dan mengubah alam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Linton : <\/strong>Budaya adalah keseluruhan sikap dan pola perilaku serta pengetahuan yang merupakan suatu kebiasaan yang diwariskan dan dimiliki oleh suatu anggota masyarakat tertentu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Parsudi Suparian : <\/strong>Budaya adalah seluruh pengetahuan manusia yang dimanfaatkan untuk mengetahui serta memahami pengalaman dan lingkungan yang mereka alami.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"div-gpt-ad-sc-paging-placeholder\" class=\"advertisement-placeholder\" style=\"text-align: justify;\">\n<div class=\"advertisement-text\"><\/div>\n<div id=\"gpt-ad-bola-sc-2\" class=\"article-ad\" data-info=\"ad\" data-google-query-id=\"CJmZjaOCtvYCFS5BnQkdK4IM6A\">\n<h3 id=\"google_ads_iframe_\/36504930\/www.bola.com\/dfp-sc_1__container__\">Ciri-ciri\u00a0 Budaya<\/h3>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"article-content-body__item-page\" data-page=\"3\" data-title=\"Ciri-ciri dan Fungsi Budaya\">\n<div class=\"article-content-body__item-content\" data-component-name=\"desktop:read-page:article-content-body:section:text\">\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Sebagai budaya yang berada di daerah tersebut dan dipelajari.<\/li>\n<li>Dapat disampaikan kepada setiap orang dan setiap kelompok serta diwariskan dari setiap generasi.<\/li>\n<li>Bersifat dinamis, artinya suatu sistem yang berubah sepanjang waktu.<\/li>\n<li>Bersifat selektif, artinya mencerminkan pola perilaku pengalaman manusia secara terbatas.<\/li>\n<li>Memiliki unsur budaya yang saling berkaitan.<\/li>\n<li>Etnosentrik, artinya menggangap budaya sendiri sebagai budaya yang terbaik atau menganggap budaya yang lain sebagai budaya standar.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>Fungsi Budaya<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Batas : <\/strong>Budaya berperan sebagai penentu batas-batas, yang artinya budaya menciptakan perbedaan atau yang membuat unik suatu organisasi dan membedakannya dengan organisasi lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas : <\/strong>Budaya memberikan rasa identitas kepada anggota organisasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Komitmen : <\/strong>Budaya memfasilitasi lahirnya komitmen terhadap sesuatu yang lebih besar daripada kepentingan individu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Stabilitas : <\/strong>Budaya meningkatkan kemantapan sistem sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembentuk Sikap dan Perilaku : <\/strong>Budaya bertindak sebagai mekanisme pembuat makna serta kendali yang menuntun dan membentuk sikap serta perilaku individu.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Budaya Menurut para Ahli E. B Taylor dalam Soekanto : Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan lain kemampuan-kemampuan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat. Selo Soemardjan dan Soelaeman Somardi : Kebudayaan &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2241","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2241","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2241"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2241\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2245,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2241\/revisions\/2245"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2241"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2241"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2241"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}