{"id":2456,"date":"2022-05-28T11:31:26","date_gmt":"2022-05-28T04:31:26","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2456"},"modified":"2022-05-28T11:31:26","modified_gmt":"2022-05-28T04:31:26","slug":"cara-menghilangkan-kebiasaan-buruk-di-kehidupan-sehari-hari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/05\/28\/cara-menghilangkan-kebiasaan-buruk-di-kehidupan-sehari-hari\/","title":{"rendered":"Cara menghilangkan kebiasaan buruk di Kehidupan Sehari-Hari"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Suka mengupil di depan umum, menggigiti kuku, merokok, kentut sembarangan, hobi menghamburkan uang, hingga malas belajar, merupakan berbagai kebiasaan buruk yang kerap dijumpai dalam keseharian kita. Jika Anda termasuk orang yang sering melakukannya, ini bisa merugikan diri Anda sendiri, bahkan membuat orang lain\u00a0<em>illfeel<\/em>\u00a0alias muak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menghilangkan berbagai kebiasaan buruk memang bukanlah hal yang mudah, tapi tak ada salahnya bagi Anda untuk mencobanya. Lakukan beberapa cara menghilangkan kebiasaan buruk ini secara bertahap supaya Anda bisa menjadi pribadi yang lebih baik.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Berikut adalah cara menghilangkan kebiasaan buruk yang dapat Anda lakukan:<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Sadari bahwa yang Anda lakukan merupakan kebiasaan buruk<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Langkah pertama dalam menghilangkan kebiasaan buruk adalah menyadari bahwa yang Anda lakukan merupakan\u00a0kebiasaan buruk.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Hal ini bisa membantu Anda menahan diri untuk melakukannya lagi. Tanamkan dalam pikiran Anda bahwa kebiasaan ini merupakan hal negatif yang harus dihindari.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Buat rencana yang matang<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Salah satu cara menghilangkan kebiasaan buruk yang paling penting adalah membuat rencana yang matang. Pastikan mulai dari kapan Anda akan menghentikan kebiasaan itu dan pikirkan upaya apa saja yang akan Anda lakukan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Beri target dari waktu ke waktu mengenai perubahan yang Anda lakukan. Namun, pastikan untuk realistis dalam menentukannya. Jangan sampai malah membuat Anda malas melakukannya. Lebih baik ubah sedikit-sedikit tapi tuntas, daripada sekaligus tapi macet di tengah jalan.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Alihkan perhatian pada hal lain<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Ketika Anda terpicu untuk melakukan kebiasaan buruk, alihkan perhatian Anda pada hal lain. Misalnya, Anda ingin atau sedang\u00a0menggigit kuku, segera ambil ponsel atau benda lain untuk menghentikan kebiasaan itu.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Fokuskan diri Anda sehingga keinginan untuk menggigit kuku pun hilang. Yang terpenting adalah jauhkan godaan tersebut dari pikiran Anda.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Tulis peringatan yang positif<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Untuk membantu Anda menghentikan kebiasaan buruk, tulislah peringatan di ponsel Anda atau memo yang menempel di dinding.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tulislah dengan kata-kata yang positif, misalnya \u201cYuk, berhenti merokok, kasihani paru-parumu, ya!\u201d. Hal ini akan mengingatkan Anda untuk tidak melakukan kebiasaan yang sedang Anda hindari.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Dapatkan dukungan<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Carilah rekan yang sama-sama sedang mencoba menghilangkan kebiasaan buruk, baik teman bergaul atau yang Anda temui dalam komunitas. Anda bisa saling berbagi cerita dengannya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Hal ini akan membuat Anda merasa mendapat dukungan sehingga lebih bersemangat lagi untuk menghentikan kebiasaan yang buruk.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>6. Beri\u00a0<\/strong><strong><em>reward<\/em><\/strong><strong>\u00a0pada diri sendiri<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Anda juga bisa memberlakukan sistem\u00a0<em>reward<\/em>\u00a0untuk menghilangkan kebiasaan buruk. Misalnya, beri target untuk\u00a0berhenti merokok\u00a0selama 1 bulan, jika berhasil hadiahi diri Anda sendiri dengan apa yang Anda butuhkan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Teruslah naikkan target sampai Anda bisa sepenuhnya menghentikan kebiasaan buruk itu. Namun, sebaiknya Anda jangan memberi hadiah yang tidak bermanfaat atau terlalu konsumtif.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>7. Bersabar dan konsisten<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sering kali ketidaksabaran meruntuhkan upaya yang dilakukan untuk menghentikan kebiasaan buruk. Alhasil, Anda pun kembali lagi melakukannya dan tidak jadi \u2018tobat\u2019.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, jika Anda benar-benar ingin menghilangkan kebiasaan negatif, bersabarlah dan konsisten. Kuatkan tekad Anda semaksimal mungkin. Jangan sampai terkecoh, bahkan jatuh ke lubang yang sama.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>8. Cari bantuan profesional<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Apabila Anda tidak bisa menghilangkan kebiasaan buruk meski sudah mencoba, misalnya kecanduan merokok atau minuman alkohol.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tak ada salahnya mencari bantuan profesional (dokter atau terapis) agar mendapat penanganan yang tepat. Mereka tentu saja akan memberi solusi terbaik untuk mengatasi masalah Anda.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menghilangkan kebiasaan buruk? Jawabannya, tidak ada yang pasti. Semuanya tentu tergantung pada individu masing-masing. Namun yang pasti, jika Anda gigih dan konsisten, kebiasaan buruk itu akan segera menghilang.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Daripada mempertahankan kebiasaan buruk yang bisa merugikan diri sendiri, sebaiknya mulailah menerapkan\u00a0gaya hidup sehat.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Pastikan Anda mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga secara rutin, cukup minum air putih, hindari merokok dan minuman beralkohol, kendalikan stres, serta tidur yang cukup. Seluruh hal ini tentunya baik untuk kesehatan fisik maupun mental Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Suka mengupil di depan umum, menggigiti kuku, merokok, kentut sembarangan, hobi menghamburkan uang, hingga malas belajar, merupakan berbagai kebiasaan buruk yang kerap dijumpai dalam keseharian kita. Jika Anda termasuk orang yang sering melakukannya, ini bisa merugikan diri Anda sendiri, bahkan &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2456","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2456","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2456"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2456\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2457,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2456\/revisions\/2457"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2456"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2456"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2456"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}