{"id":2497,"date":"2022-06-17T09:11:22","date_gmt":"2022-06-17T02:11:22","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2497"},"modified":"2023-01-03T11:20:05","modified_gmt":"2023-01-03T04:20:05","slug":"fungsi-tulang-betis-serta-bagian-bagiannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/06\/17\/fungsi-tulang-betis-serta-bagian-bagiannya\/","title":{"rendered":"Fungsi Tulang Betis Serta Bagian-bagiannya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Fungsi tulang betis untuk tubuh adalah sebagai tulang penyangga yang sekaligus memperluas kemampuan gerak pergelangan kaki. Tulang ini sering juga disebut sebagai fibula, terletak di samping atau sebelah lateral dari tulang tibia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keberadaan tulang betis seringkali tidak disadari, karena tertutup oleh lapisan otot dan lemak yang tidak sedikit dalam\u00a0anatomi tulang.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Ukurannya memang tidak sebesar\u00a0tulang kering atau tibia, tetapi fungsi tulang betis untuk menjaga keseimbangan tubuh tidak kalah penting.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bahkan, tulang ini juga bisa menjadi sumber jaringan bagi seseorang yang membutuhkan cangkok tulang di bagian tubuh lainnya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebab, tulang betis umumnya memiliki kepadatan yang tepat, sehingga cocok untuk dijadikan \u201cbibit\u201d untuk menumbuhkan tulang di bagian tubuh jika cedera atau rusak.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tulang betis (fibula) terletak di bagian samping atau lateral tulang kering (tibula). Fibula memiliki panjang yang hampir sama dengan tibia, tapi ketebalannya jauh lebih tipis.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Perbedaan ketebalan inilah yang membuat tibia bertindak sebagai tulang utama di kaki bagian bawah yang menahan berat badan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sedangkan tulang betis fungsinya adalah sebagai pendukung tibia. Selain sebagai pendukung tulang kering, fungsi tulang betis yang utama adalah untuk menjaga keseimbangan kaki bagian bawah.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, tulang ini juga befungsi sebagai pengikat untuk menopang berat tubuh dan memberikan kekuatan pada otot saat bergerak.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Ini dapat memperluas kemampuan pergerakan pergelangan kaki. Terutama pergerakan ke arah samping atau lateral dan medial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/sehatqcontent.s3.amazonaws.com\/content\/article\/Main\/tibiaAndFibula.jpg?width=828\" srcset=\"https:\/\/sehatqcontent.s3.amazonaws.com\/content\/article\/Main\/tibiaAndFibula.jpg?width=460 1x, https:\/\/sehatqcontent.s3.amazonaws.com\/content\/article\/Main\/tibiaAndFibula.jpg?width=828 2x\" alt=\"anatomi tulang betis\" data-nimg=\"intrinsic\" \/><\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dalam\u00a0anatomi tubuh, tulang manusia dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, yaitu tulang panjang, tulang pendek, tulang pipih, dan tulang tidak beraturan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tulang betis atau fibula, termasuk ke dalam kelompok\u00a0tulang panjang. Mengutip dari\u00a0Verywell Health, ada tiga jenis bentuk tulang fibula, seperti segitiga, segiempat, dan tidak beraturan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Ukuran tulang betis setiap orang bisa berbeda. Namun, rata-rata pada pria panjang tulang betis adalah 390 mm dan 360 mm bagi wanita.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Berikut ini adalah ciri khas anatomi tulang betis yang berfungsi menjaga keseimbangan tubuh, yaitu:<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Kepadatan tulang betis<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Umumnya, tulang yang termasuk ke dalam kelompok tulang panjang memiliki perbedaan konsistensi kepadatan di dua bagiannya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Yaitu, padat di bagian tengah dan memiliki tekstur seperti spons di bagian ujung-ujungnya. Hal ini juga merupakan ciri tulang betis.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tak hanya itu saja, di tengah-tengah tulang betis juga terdapat suatu saluran yang berisi sumsum tulang.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Bagian-bagian tulang betis<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Secara garis besar, tulang betis sebagai\u00a0sistem gerak\u00a0bisa dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-13y8lta\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Bagian kepala atau ujung proksimal<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Di bagian atas tulang betis ada tonjolan tulang yang akan menyatu dengan tulang tibia. Tulang tibia berada lebih ke dalam dibandingkan dengan fibula.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Itulah sebabnya, ujung kepala dari tulang betis dinamakan sebagai ujung proksimal. Proksimal adalah sebutan anatomis untuk suatu organ tubuh yang letaknya mendekati garis tengah tubuh.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-13y8lta\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Bagian tengah atau batang<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bagian tengah tulang fibula bisa juga disebut dengan batang tulang. Bagian tengah tulang betis memiliki tiga permukaan, yaitu depan (anterior), samping (lateral), dan bawah (posterior).<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-13y8lta\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Bagian bawah atau ujung distal<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sama seperti di ujung atasnya, tulang betis bagian bawah juga memiliki bagian yang menonjol. Namun, kali ini tonjolan tersebut mengarah ke distal atau menjauhi garis tengah tubuh.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kalau Anda meraba pergelangan kaki, di bagian samping luar akan terasa bagian yang menonjol, maka itulah ujung distal dari fibula.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Perlu Anda ketahui pula bahwa fungsi tulang betis atau fibia terhubung ke tibia melalui jaringan ikat yang membentang hampir sepanjang batang fibula.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fungsi tulang betis untuk tubuh adalah sebagai tulang penyangga yang sekaligus memperluas kemampuan gerak pergelangan kaki. Tulang ini sering juga disebut sebagai fibula, terletak di samping atau sebelah lateral dari tulang tibia. Keberadaan tulang betis seringkali tidak disadari, karena tertutup &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2497","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2497","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2497"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2497\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2925,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2497\/revisions\/2925"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2497"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2497"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2497"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}