{"id":2553,"date":"2022-07-11T10:46:15","date_gmt":"2022-07-11T03:46:15","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2553"},"modified":"2022-07-14T10:51:27","modified_gmt":"2022-07-14T03:51:27","slug":"manfaat-kulit-jeruk-yang-belum-banyak-diketahui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/07\/11\/manfaat-kulit-jeruk-yang-belum-banyak-diketahui\/","title":{"rendered":"Manfaat Kulit Jeruk yang Belum Banyak Diketahui"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Manfaat kulit jeruk bagi kesehatan bisa membantu menurunkan kolesterol dan mencegah kanker sekaligus mencegah bau mulut dengan berkumur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rutin mengonsumsi jus buah jeruk sangat baik untuk kesehatan. Namun, manfaat kulit jeruk juga sama banyaknya, terutama untuk kesehatan kulit Anda. Kulit jeruk mengandung zat\u00a0antioksidan\u00a0yang lebih banyak dibanding buah jeruk. Kandungan ini di antaranya dapat menurunkan risiko Anda terkena penyakit yang berhubungan dengan kolesterol.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Apa lagi kandungan nutrisi yang terdapat pada kulit jeruk? Apa pula manfaat kulit jeruk secara lengkap? Berikut pembahasannya.<\/p>\n<h3 id=\"kandungan-kuli-jeruk\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\">Kandungan kulit jeruk<\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sudah menjadi rahasia umum bahwa jeruk adalah jenis buah yang kaya akan vitamin C. Namun, Anda mungkin tidak menyadari bahwa kandungan yang sama juga ada pada kulitnya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Hanya butuh satu sendok makan (6 gram) kulit jeruk untuk memenuhi 14 persen kebutuhan vitamin C harian Anda. Jumlah ini tiga kali lipat lebih banyak dibanding jika Anda mengonsumsi buah jeruk.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain\u00a0vitamin C, kulit jeruk juga mengandung serat dan zat kimia yang hanya ditemukan pada tumbuhan, seperti polifenol. Satu sendok makan kulit jeruk juga memiliki kandungan serat empat kali lipat lebih banyak dibanding konsumsi buahnya dalam jumlah yang sama.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dalam jumlah yang lebih sedikit, kulit jeruk juga mengandung provitamin A, folat, riboflavin, thiamine, vitamin B6, dan kalsium. Semua nutrisi tersebut membawa beberapa manfaat kulit jeruk yang mungkin tidak Anda sadari sebelumnya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan kandungan tersebut, berikut manfaat kulit jeruk yang dapat Anda nikmati:<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Menurunkan kolesterol<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Seperti dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, kulit jeruk mengandung zat kimia bernama polymethoxylated flavones. Zat inilah yang membuat salah satu manfaat kulit jeruk berupa menurunkan kolesterol jahat (LDL) tanpa menimbulkan efek samping seperti obat sintetis penurun kolesterol.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kulit jeruk juga mengandung hesperifin dan flavonoid yang sama-sama memiliki fungsi menurunkan kolesterol total, terurama trigliserida. Selain itu, kandungan serat pada kulit jeruk bermama pektin juga dapat menurunkan kadar kolesterol.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Antikanker<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Fitonutrien bernama limonene yang terkandung dalam kulit jeruk memiliki sifat antikarsinogen. Kandungan ini mengaktifkan enzim detoksifikasi antioksidan dalam tubuh yang membatasi kemampuan sel kanker untuk berkembang dalam tubuh Anda.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, kandungan asam sitrat juga menghadirkan manfaat kulit jeruk yang sama karena zat ini membuat sel kanker kelaparan. Begitu pula kandungan hesperidin yang dapat menghambat pertumbuhan lesi prakanker dari jenis\u00a0kanker payudara\u00a0dan kanker usus.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Mengontrol nafsu makan dan gula darah<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kulit jeruk mengandung pektin yang merupakan sumber serat alami yang dapat mengontrol level gula dalam darah. Pektin juga disebut bisa mencegah Anda memiliki nafsu makan berlebih yang dapat berujung pada kenaikan berat badan yang tidak diinginkan.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Menyehatkan saluran cerna<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Manfaat kulit jeruk yang satu ini datang dari kandungan pektin di dalamnya. Pektin dapat bertindak sebagai prebiotik alami yang merangsang produksi bakteri baik di saluran cerna. Tidak heran jika banyak orang percaya bahwa makan kulit jeruk dapat menyembuhkan sakit perut,\u00a0konstipasi, maupun diare.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Menghilangkan Bau Mulut<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Aroma jeruk bisa cukup kuat untuk menghilangkan aroma tidak sedap dalam mulut. Anda cukup kumur dengan rendaman kulit jeruk. Lebih baiknya lagi jika Anda memeras supaya cairan dalam kulitnya keluar di dalam air. Air dari kulit jeruk ini juga bisa menghilangkan pengar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manfaat kulit jeruk bagi kesehatan bisa membantu menurunkan kolesterol dan mencegah kanker sekaligus mencegah bau mulut dengan berkumur. Rutin mengonsumsi jus buah jeruk sangat baik untuk kesehatan. Namun, manfaat kulit jeruk juga sama banyaknya, terutama untuk kesehatan kulit Anda. Kulit &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2553","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2553","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2553"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2553\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2554,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2553\/revisions\/2554"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2553"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2553"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2553"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}