{"id":2563,"date":"2022-07-16T10:31:22","date_gmt":"2022-07-16T03:31:22","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2563"},"modified":"2022-07-16T10:31:22","modified_gmt":"2022-07-16T03:31:22","slug":"dampak-negatif-kecanduan-media-sosial-dan-cara-mengatasinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/07\/16\/dampak-negatif-kecanduan-media-sosial-dan-cara-mengatasinya\/","title":{"rendered":"Dampak negatif kecanduan media sosial dan Cara Mengatasinya!!!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Kecanduan media sosial akan membuat seseorang sangat sering mengecek smartphone untuk melihat update. Hal ini bisa mengganggu produktivitas dalam kesehariannya.Sesuatu yang berlebihan tidak baik, begitu pula dengan penggunaan media sosial. Media sosial memang memberikan beragam manfaat untuk kehidupan. Anda bisa berteman dengan banyak orang tanpa batasan jarak, sarana hiburan, hingga menerima informasi secara\u00a0<em>realtime<\/em>. Namun, Anda juga bisa kecanduan media sosial jika tidak menggunakannya dengan bijak.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kecanduan media sosial dapat berdampak buruk terhadap kesehatan mental Anda. Selain itu, kecanduan sosial media juga berpotensi merusak\u00a0hubungan dengan orang lain.<\/p>\n<h3 id=\"tanda-tanda-kecanduan-media-sosial\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Tanda-tanda kecanduan media sosial<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bagi beberapa orang, tidak bermain media sosial dalam waktu 24 jam saja bisa membuat hari mereka terasa hampa. Jika Anda juga mengalaminya, kondisi tersebut dapat menjadi pertanda kecanduan media sosial.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Berikut sejumlah kebiasaan atau perilaku yang menjadi tanda-tanda kecanduan media sosial:<\/p>\n<ul class=\"css-8f5w2\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Mulai memengaruhi aktivitas, misalnya Anda lebih memilih untuk menghabiskan waktu dengan bermain media sosial daripada menyelesaikan tugas sekolah atau pekerjaan<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Melakukan aktivitas lain diikuti dengan bermain media sosial, seperti makan, kumpul dengan keluarga atau teman, hingga beribadah<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Merasa gelisah atau marah ketika tidak bisa menggunakan media sosial, contohnya ketika medsos yang Anda mainkan tiba-tiba tidak bisa diakses karena masalah pada jaringan atau sedang ada\u00a0<em>maintenance<\/em><\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Selalu memikirkan soal media sosial meskipun sedang tidak menggunakannya dan menjadikannya hal pertama yang dituju ketika memiliki kesempatan<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Lebih berminat untuk menghabiskan waktu di media sosial ketimbang bersosialisasi di dunia nyata<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Bermain media sosial tidak kenal waktu bahkan sampai mengganggu jam istirahat<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Khawatir mengenai komentar atau jumlah\u00a0<em>like<\/em>\u00a0ketika mengunggah gambar, video, atau konten lainnya di akun media sosial Anda<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Orang lain seperti keluarga, sahabat, atau pasangan mulai berkomentar bahwa Anda terlalu banyak menghabiskan waktu di media sosial<\/li>\n<\/ul>\n<h3 id=\"dampak-negatif-kecanduan-media-sosial\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Dampak negatif kecanduan media sosial<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kecanduan media sosial dapat memberikan dampak negatif bagi kehidupan Anda. Efek yang dialami tak hanya memberi pengaruh buruk terhadap hubungan Anda dengan orang lain, tapi juga kesehatan fisik dan mental.\u00a0Apa dampak dari kecanduan media sosial?<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Beberapa dampak negatif yang mungkin diterima akibat penggunaan media secara berlebihan, antara lain:<\/p>\n<ul class=\"css-8f5w2\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Kesulitan berkonsentrasi<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Sering berpikiran negatif<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Pola makan menjadi tidak teratur<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Kesulitan untuk menyelesaikan tugas<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Penurunan prestasi sekolah atau kerja<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Meningkatnya risiko kecemasan dan depresi<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Hubungan dengan orang lain menjadi renggang<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Takut tertinggal tren yang sedang berjalan (<em>fear of missing out<\/em>)<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Berkurang atau hilangnya kemampuan untuk berempati dengan orang lain<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Harga diri rendah karena merasa kehidupan orang lain lebih baik dari dirinya<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Terganggunya pola istirahat, terlebih jika menggunakannya sebelum jam tidur<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Penurunan aktivitas fisik karena lebih memilih menghabiskan waktu untuk bermain media sosial, yang tentunya tidak baik bagi kesehatan secara keseluruhan<\/li>\n<\/ul>\n<h3 id=\"cara-mengatasi-kecanduan-media-sosial\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Cara mengatasi kecanduan media sosial<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bagaimana cara mengatasi orang yang kecanduan media sosial? Cara mengatasi dampak negatif media sosial adalah dengan mengurangi atau membatasi penggunaannya\u00a0 supaya tidak berlebihan. Beberapa tips untuk lepas dari kecanduan sosial media, di antaranya:<\/p>\n<ul class=\"css-8f5w2\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Menghapus aplikasi media sosial dari ponsel. Meskipun Anda masih bisa mengakses akun melalui komputer, penggunaannya jauh lebih dapat ditekan dibandingkan ketika aplikasinya terpasang di ponsel.<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Mematikan notifikasi media sosial saat sedang sekolah, makan, bekerja, atau berkumpul bersama keluarga maupun sahabat. Untuk mematikannya, Anda tinggal masuk ke menu pengaturan masing-masing media sosial.<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Membatasi penggunaan media sosial dengan menggunakan aplikasi khusus yang bisa memberitahu berapa lama Anda sudah menghabiskan waktu di sana.<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Meletakkan ponsel, tablet, atau laptop jauh dari tempat tidur. Hal ini berguna agar Anda tidak mudah menjangkaunya pada waktu istirahat.<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Mulailah hobi baru yang tidak berhubungan dengan media sosial. Misalnya berolahraga, membuat karya seni, atau mengikuti kelas memasak.<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Luangkan waktu untuk lebih banyak bersosialisasi secara nyata dengan keluarga atau sahabat daripada hanya melalui media sosial.<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Beberapa orang mungkin akan kesulitan untuk dapat melepaskan kebiasaan buruk yang sudah tertanam dalam diri mereka. Namun, dengan usaha keras dan demi kehidupan yang lebih baik, kecanduan yang dirasakan bisa hilang sendiri seiring berjalannya waktu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kecanduan media sosial akan membuat seseorang sangat sering mengecek smartphone untuk melihat update. Hal ini bisa mengganggu produktivitas dalam kesehariannya.Sesuatu yang berlebihan tidak baik, begitu pula dengan penggunaan media sosial. Media sosial memang memberikan beragam manfaat untuk kehidupan. Anda bisa &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2563","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2563","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2563"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2563\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2565,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2563\/revisions\/2565"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2563"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2563"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2563"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}