{"id":2568,"date":"2022-07-18T12:01:29","date_gmt":"2022-07-18T05:01:29","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2568"},"modified":"2022-07-18T12:01:29","modified_gmt":"2022-07-18T05:01:29","slug":"tips-work-from-home-wfh-agar-tak-bosan-bekerja-dari-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/07\/18\/tips-work-from-home-wfh-agar-tak-bosan-bekerja-dari-rumah\/","title":{"rendered":"Tips Work From Home (WFH) agar Tak Bosan Bekerja dari Rumah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Work from home atau WFHadalah kegiatan bekerja online dari rumah untuk mencegah penyebaran virus corona selama pandemi Covid-19. Agar tetap semangat saat tidak bekerja di kantor, Anda perlu memerhatikan beberapa hal, salah satunya mengelola distraksi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perusahaan kini berbondong-bondong memerintahkan karyawannya untuk WFH atau\u00a0<em>work from home.\u00a0<\/em>WFH adalah melakukan pekerjaan secara\u00a0<em>remote working<\/em>\u00a0di rumah, untuk mencegah adanya penyebaran virus corona atau Covid-19. Bukan 1-2 hari, WFH\u00a0bisa berlangsung berminggu-minggu, sampai pandemik virus corona dapat diatasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bekerja dari rumah bisa sangat menantang, terutama bagi\u00a0millennials\u00a0dan karyawan yang belum pernah punya pengalaman membawa pulang pekerjaan kantornya. Itulah sebabnya, ada beberapa tips kerja online dari rumah untuk\u00a0millennials\u00a0supaya tetap produktif dalam bekerja, sehingga atasan tetap puas dengan hasil pencapaian Anda.<\/p>\n<h3 id=\"tips-wfh-untuk-millennials-di-tengah-pandemi-corona\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Tips WFH di tengah pandemi corona<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Presiden Joko Widodo sudah menyatakan bahwa\u00a0kerja dari rumah\u00a0sangat perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap risiko meluasnya penyebaran virus corona. Maka dari itu, kenali beberapa tips\u00a0<em>work from home<\/em>\u00a0untuk membuat Anda tidak mudah bosan saat bekerja dari rumah:<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Menjaga komunikasi antar kolega dan atasan<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Menurut seorang profesor dari\u00a0Northeastern University, Amerika Serikat, harus ada peraturan jelas mengenai komunikasi antar kolega dan atasan. Komunikasi adalah faktor penting saat kerja dari rumah. Tanpa adanya komunikasi yang baik, pekerjaan Anda bisa terhambat, bahkan tak mencapai target. Mintalah atasan untuk menjabarkan target yang harus dicapai, selama periode<em>\u00a0WFH\u00a0<\/em>\u00a0berlangsung.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, komunikasi bisa mencegah datangnya perasaan kesepian yang melanda karyawan di rumah. Sebuah penelitian yang mengikutsertakan 2.500 karyawan, membuktikan bahwa kesepian bisa membuat mereka tidak termotivasi dan susah produktif saat melakukan pekerjaan dari rumah.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Menjaga penampilan dan kebersihan tubuh<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Meski pekerjaan boleh dilakukan dari rumah, bukan berarti kebersihan tubuh dan penampilan bisa diabaikan. Secara psikologis, agar semangat kerja di rumah, membersihkan tubuh dan menjaga penampilan bisa membuat mental Anda siap untuk bekerja.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Terutama jika atasan meminta Anda untuk siap siaga di depan\u00a0<em>laptop,<\/em>\u00a0jikalau ada pertemuan penting yang mengharuskan Anda bertatap muka lewat telekonferensi atau\u00a0<em>video call<\/em>. Selain itu, dengan menjaga kebersihan tubuh, Anda bisa terhindar dari berbagai macam penyakit.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Tidak memaksakan tubuh dan pikiran<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Di kantor, jam kerja sudah terstruktur; mulai dari jam produktif kerja, waktu istirahat, hingga saatnya pulang dari kantor. Kalau kerja dari rumah, jam kerja Anda mungkin jadi runyam. Alih-alih ingin produktif, Anda malah memaksakan diri dengan bekerja tanpa batas waktu.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sayangilah tubuh dan pikiran Anda. Berikanlah jeda setiap 45-60 menit bekerja. Setelah merasa cukup istirahat, mulai bekerja kembali. Hal ini penting dilakukan untuk menjaga kemampuan Anda dalam berkonsentrasi. Dengan begitu, Anda mampu bekerja secara optimal.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Namun, jangan jadikan ini sebagai alasan untuk istirahat terus-terusan. Tetaplah berkomitmen penuh untuk menyelesaikan pekerjaan, sesuai yang diperintahkan atasan.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Mengelola distraksi<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bekerja di kantor bisa menghindari Anda dari distraksi. Bagaimana dengan\u00a0<em>work from home<\/em>?<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Waspadalah, bekerja di rumah bisa mendatangkan berbagai macam distraksi, termasuk mengurus anak, rebahan di kasur, hingga bersantai ria. Tidak ada salahnya bermain dengan anak ataupun bersantai ria, tapi harus tahu batasan waktu. Misalnya, bermain dengan anak sambil bersantai, di jam istirahat. Jika jam istirahat sudah selesai, kembalilah ke depan laptop dan selesaikan pekerjaan Anda.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Tetap bersosialisasi<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jangan menyendiri dan tenggelam dalam pekerjaan. Tetaplah menjaga komunikasi antar kolega, bahkan tetangga, meskipun sedang bekerja jarak jauh. Kesepian bisa membuat Anda tak termotivasi. Akhirnya, pekerjaan tak bisa selesai dengan maksimal.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Malah, Anda disarankan untuk tetap keluar rumah, tapi jangan terlalu jauh. Berjalan kaki di sekitar tempat tinggal bisa menjadi pilihan. Dengan begini, pikiran Anda bisa kembali segar untuk mengerjakan pekerjaan yang bisa membuat penat.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Namun, jika Anda sedang sakit, jangan keluar rumah. Hal ini dilakukan guna mencegah adanya penyebaran penyakit apapun, termasuk virus corona.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>6. Mengonsumsi makanan sehat<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Mengonsumsi makanan sehat selama WFH bisa membantu Anda tetap bugar dan siap untuk menghadapi tantangan pekerjaan.\u00a0Mengonsumsi makanan sehat\u00a0ternyata juga bisa meningkatkan suasana hati Anda selama di rumah.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tidak hanya itu, mengonsumsi makanan sehat selama WFH\u00a0juga bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan dalam mengingat. Tentunya ini bisa menguntungkan Anda di tengah banyaknya pekerjaan menumpuk yang harus dikerjakan dari rumah.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>7. Tidak bekerja sambil rebahan<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\"><em>Work from home<\/em>\u00a0membuat karyawan cenderung mengerjakan tugas di kasur, sambil berleha-leha ria. Menurut seorang ahli\u00a0<em>chiropractic<\/em>\u00a0(terapi pengobatan tulang belakang dan otot), bekerja sambil rebahan di kasur hanya akan menimbulkan\u00a0nyeri punggung\u00a0dan leher.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Gunakan kursi untuk duduk, dan pastikan kepala sejajar dengan laptop di hadapan Anda. Jadi,\u00a0nyeri leher\u00a0dan punggung bisa dicegah.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>8. Membuat\u00a0<\/strong><strong>jadwal<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Alih-alih memiliki rencana yang kabur karena sudah merasa jenuh untuk terus bekerja di rumah, buatlah jadwal harian dan tuliskan rutinitas yang akan Anda lakukan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Buat jadwal digital atau catat dengan pulpen dan kertas, lalu tempel di tempat yang terlihat. Tuliskan urutan\u00a0tugas yang terperinci menjadi beberapa kategori untuk memudahkan kamu bekerja berdasarkan kepentingan.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>9. Pandai memilih informasi<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Alokasikan waktu senggang Anda saat pagi atau sore hari untuk membaca berita. Membaca berita yang akurat melalui sumber-sumber terpercaya akan membuat Anda merasa tidak ketinggalan informasi meskipun bekerja di rumah saja.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jika Anda takut\u00a0 atau stres untuk membaca atau mendengarkan berita sendiri, Anda bisa menanyakannya kepada rekan Anda. Mereka akan dapat menyampaikan berita dengan lembut dan membantu Anda tetap mendapat informasi tanpa merasa stres.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Work from home atau WFHadalah kegiatan bekerja online dari rumah untuk mencegah penyebaran virus corona selama pandemi Covid-19. Agar tetap semangat saat tidak bekerja di kantor, Anda perlu memerhatikan beberapa hal, salah satunya mengelola distraksi. Perusahaan kini berbondong-bondong memerintahkan karyawannya &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2568","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2568","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2568"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2568\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2569,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2568\/revisions\/2569"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2568"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2568"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2568"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}