{"id":2570,"date":"2022-07-19T14:35:52","date_gmt":"2022-07-19T07:35:52","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2570"},"modified":"2022-07-19T14:35:52","modified_gmt":"2022-07-19T07:35:52","slug":"jenis-jenis-gangguan-jiwa-pada-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/07\/19\/jenis-jenis-gangguan-jiwa-pada-manusia\/","title":{"rendered":"Jenis-Jenis Gangguan Jiwa pada Manusia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Gangguan jiwa pada manusia antara lain gangguan kecemasan, gangguan emosi, gangguan kepribadian, gangguan makan, hingga gangguan psikotik. Total, ada tujuh jenis gangguan jiwa yang perlu Anda kenali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gangguan jiwa adalah istilah umum yang merujuk pada sekelompok masalah kejiwaan. Pengelompokan ini serupa dengan sebutan gangguan jantung yang terdiri dari banyak jenis. Macam-macam gangguan jiwa yang tercantum\u00a0dalam DSM-5 (<em>Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders)\u00a0<\/em>sendiri jumlahnya ada hampir 300.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dari 300 jenis diagnosis tersebut, gangguan jiwa bisa dikelompokkan menjadi tujuh kelompok besar. Masing-masing kelompok tersebut memiliki ciri dan memerlukan penananganan yang berbeda.<\/p>\n<h3 id=\"macam-macam-gangguan-jiwa-yang-bisa-terjadi\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Macam-macam gangguan jiwa yang bisa terjadi<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Mengingat begitu banyaknya jenis gangguan jiwa, para pakar mengelompokkannya ke dalam beberapa kategori di bawah ini:<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Gangguan\u00a0<em>mood\u00a0<\/em>(emosi)<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Gangguan jiwa ini bisa ditandai dengan perasaan sedih yang berkepanjangan, periode bahagia dan penuh energi selama beberapa waktu, atau perubahan ekstrem dari perasaan sangat bahagia ke sangat sedih.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Beberapa contoh gangguan\u00a0<em>mood\u00a0<\/em>meliputi<strong>:<\/strong><\/p>\n<ul class=\"css-8f5w2\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Depresi<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Gangguan bipolar<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Siklotimia<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Gangguan disforik pramenstruasi<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Distimia<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Data Riskedas tahun 2018 menunjukkan bahwa lebih dari 19 juta penduduk Indonesia berusia di atas 15 tahun mengalami gangguan mental emosional. Sementara terdapat lebih dari 12 juta orang Indonesia di atas 15 tahun yang diperkirakan\u00a0mengalami depresi.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Gangguan kecemasan<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Semua orang pasti pernah merasakan cemas, dan hal ini normal. Tapi pada orang dengan gangguan kecemasan, rasa cemas berlangsung konstan dan melumpuhkan fungsi sehari-hari.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Penderita akan merasa sulit berkonsentrasi dan\u00a0susah tidur\u00a0karenanya. Selain itu, bisa juga terjadi gejala fisik seperti detak jantung cepat dan keringat berlebihan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Beberapa contoh gangguan kecemasan adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ul class=\"css-8f5w2\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Gangguan kecemasan umum<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Gangguan panik<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Gangguan kecemasan sosial<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Fobia<\/li>\n<\/ul>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Gangguan kepribadian<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Pada orang dengan gangguan kepribadian, mereka memiliki pola pikir, perilaku, serta emosi yang sangat tidak fleksibel sehingga merugikan dirinya sendiri. Penderita akan kesulitan untuk mengubah perilaku atau beradaptasi dengan situasi yang berbeda. Untuk menjalin hubungan baik dengan orang lain pun biasanya susah.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Contoh gangguan kepribadian meliputi:<\/p>\n<ul class=\"css-8f5w2\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Gangguan kepribadian antisosial<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Gangguan kepribadian ambang<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Gangguan kepribadian paranoid<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Gangguan kepribadian obsesif-kompulsif<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Gangguan kepribadian narsistik<\/li>\n<\/ul>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Gangguan psikotik<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Gangguan psikotik adalah sekelompok penyakit yang membuat seseorang sulit membedakan realitas. Penderita dapat mengalami halusinasi (melihat atau mendengar hal-hal yang sebenarnya tidak nyata) dan delusi (meyakini hal-hal yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya).<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Berikut beberapa contoh gangguan psikotik:<\/p>\n<ul class=\"css-8f5w2\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Skizofrenia<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Gangguan skizoafektif<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Gangguan delusi<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Parafrenia<\/li>\n<\/ul>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Gangguan makan<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Gangguan makan paling banyak ditemukan pada remaja perempuan dan wanita muda. Meski demikian, laki-laki juga bisa mengalaminya. Orang dengan gangguan makan memiliki sikap yang berbeda terhadap makanan, yang membuat mereka mengalami penyimpangan dalam perilaku dan kebiasaan makan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Contoh gangguan makan yang paling umum, antara lain:<\/p>\n<ul class=\"css-8f5w2\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\"><em>Binge eating disorder<\/em><\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Anoreksia nervosa<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Bulimia nervosa<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Gangguan makan pica<\/li>\n<\/ul>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>6. Gangguan jiwa terkait trauma<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Gangguan jiwa ini dapat timbul dari pengalaman traumatis. Misalnya penganiayaan, pelecehan seksual, perkosaan, bencana alam, kematian orang tercinta, dan banyak lagi. Penderita dapat memiliki ingatan kilas balik yang berkepanjangan dan mimpi buruk terkait hal-hal mengguncang yang pernah dialaminya. Contoh gangguan jiwa terkait trauma adalah\u00a0<em>post-traumatic stress disorder (PTSD)<\/em><\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>7. Gangguan penyalahgunaan zat<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Penggunaan zat-zat tertentu secara berlebihan dan tidak terkendali dapat menyebabkan gangguan penyalahgunaan zat. Contohnya,\u00a0kecanduan alkohol, mariyuana, dan nikotin. Tak hanya membuat kecanduan, zat-zat ini juga bisa mengakibatkan perubahan perilaku serta masalah dalam kehidupan sehari-hari dari penderitanya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Masih banyak perdebatan mengenai apa yang dapat disebut gangguan jiwa dan apa yang tidak. Hal ini dapat dipengaruhi oleh masyarakat dan budaya. Namun gangguan jiwa merupakan fenomena universal yang dapat terjadi pada siapa saja, tak peduli suku maupun bangsa.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gangguan jiwa pada manusia antara lain gangguan kecemasan, gangguan emosi, gangguan kepribadian, gangguan makan, hingga gangguan psikotik. Total, ada tujuh jenis gangguan jiwa yang perlu Anda kenali. Gangguan jiwa adalah istilah umum yang merujuk pada sekelompok masalah kejiwaan. Pengelompokan ini &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2570","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2570","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2570"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2570\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2571,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2570\/revisions\/2571"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2570"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2570"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2570"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}