{"id":2600,"date":"2022-07-27T15:15:19","date_gmt":"2022-07-27T08:15:19","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2600"},"modified":"2022-07-28T15:21:48","modified_gmt":"2022-07-28T08:21:48","slug":"manfaat-asparagus-untuk-kesehatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/07\/27\/manfaat-asparagus-untuk-kesehatan\/","title":{"rendered":"Manfaat Asparagus untuk Kesehatan"},"content":{"rendered":"<p class=\"chakra-text css-1db47vj\" style=\"text-align: justify;\">Asparagus memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Mulai dari menyehatkan sistem pencernaan, mendukung perkembangan janin, hingga menjaga kesehatan jantung bisa didapatkan dari jenis sayuran tingig antioksidan ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Asparagus adalah sayuran hijau yang namanya tidak sepopuler bayam, kubis, atau brokoli. Asparagus masih termasuk dalam satu keluarga dengan tanaman lili.\u00a0Sayuran asparagus adalah salah satu jenis sayuran hijau yang namanya tidak sepopuler bayam, kubis, atau brokoli. Namun, manfaat asparagus untuk kesehatan tidak kalah hebatnya dari\u00a0sayuran hijau\u00a0lainnya, lho.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jangan salah, khasiat asparagus sangat beragam, mulai dari menyehatkan sistem pencernaan hingga meningkatkan kesehatan wanita selama masa kehamilan. Apa saja manfaat asparagus yang dimaksud itu?<\/p>\n<h3 id=\"manfaat-asparagus-untuk-kesehatan-tubuh\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Manfaat asparagus untuk kesehatan tubuh<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sayuran asparagus punya beragam warna, mulai dari hijau, putih, hingga ungu. Di berbagai negara, asparagus menjadi sayuran wajib yang masuk dalam bahan pembuatan pasta hingga frittata (telur dadar khas Italia).<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Asparagus juga rendah kalori dan mengandung banyak vitamin, zat mineral, hingga antioksidan. Berikut ini adalah manfaat asparagus yang sayang jika dilewatkan:<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Sumber antioksidan<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Antioksidan adalah komponen yang menjaga tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan stres oksidatif. Untuk Anda yang ingin menambah asupan antioksidan, asparagus cocok sebagai salah satu pilihannya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Beberapa antioksidan yang dikandung asparagus meliputi vitamin E, vitamin C, dan\u00a0glutathione.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, asparagus juga mengandung quercetin, isorhamnetin, dan kaempferol, yang dipercaya bisa menurunkan tekanan darah tinggi, mencegah peradangan, melawan virus, serta sel kanker.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Meningkatkan kesehatan sistem pencernaan<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tubuh sangat membutuhkan serat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Asparagus mengandung cukup banyak serat, yang bisa menjadi pilihan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Setengah cangkir asparagus saja sudah mengandung 1,8 gram serat, atau setara dengan 7% kebutuhan serat harian. Beberapa studi bahkan membuktikan, mengonsumsi\u00a0makanan berserat\u00a0bisa menurunkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan diabetes.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Karena asparagus mengandung serat cukup tinggi, tidak heran kalau sayuran hijau ini bisa melancarkan buang air besar secara teratur.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, khasiat asparagus lainnya adalah dapat memulihkan luka atau ulkus pada organ pencernaan, seperti pada lambung, usus halus, hingga kerongkongan.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Mendukung perkembangan janin<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Manfaat dari asparagus lainnya adalah membantu perkembangan janin dalam kandungan. Kandungan folat yang dimiliki asparagus dipercaya bisa mendukung perkembangan janin dan mencegah kelainan tabung saraf.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain untuk ibu hamil, makanan yang mengandung folat juga dibutuhkan oleh individu pada umumnya. Sebab, kekurangan folat bisa mengundang rasa letih.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sekitar satu cangkir asparagus sudah mengandung 134 gram folat atau setara dengan 17% kebutuhan harian folat orang dewasa.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Menjaga kesehatan jantung<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Seluruh komponen yang dibutuhkan untuk menyehatkan jantung, dimiliki oleh asparagus. Pertama, ada serat, yang diklaim mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan mencegah tekanan darah tinggi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kemudian, asparagus juga mengandung kalium. Menurut American Heart Association, kalium dapat mengontrol tekanan darah, sehingga penyakit jantung dapat dicegah.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, asparagus memiliki antioksidan, yang bisa mencegah kerusakan jantung akibat radikal bebas.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Mencegah kanker<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain mencegah penyakit jantung, manfaat asparagus lainnya adalah untuk melindungi tubuh dari penyakit kanker. Sebab, asparagus mengandung banyak antioksidan yang bisa melawan sel kanker dalam tubuh.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, sebuah\u00a0studi\u00a0menemukan, kekurangan folat juga bisa menyebabkan berbagai macam kanker. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk membuktikannya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, serat yang dikandung asparagus juga bisa mencegah kanker usus besar. Sebuah penelitian membuktikan konsumsi makanan berserat tinggi bisa mengurangi risiko terkena kanker usus besar.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>6. Berpotensi membantu turunkan berat badan<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Memang belum ada riset yang membuktikan keampuhan asparagus dalam\u00a0menurunkan berat badan.<br \/>\nPertama, asparagus sangat rendah kalori. Selain itu, asparagarus juga mengandung banyak air. Dalam sebuah penelitian, makanan yang rendah kalori dan mengandung banyak air terbukti bisa membantu penurunan berat badan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Apalagi, asparagus juga mengandung serat, yang seringkali dikaitkan dengan penurunan berat badan.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>7. Menjaga kesehatan kandung kemih<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Manfaat asparagus dalam menjaga kesehatan kandung kemih datang dari kandungan asam amino bernama asparagine. Kandungan zat aspergine yang terdapat pada asparagus sangat berguna untuk membantu tubuh mengeluarkan cairan dan garam berlebih, sehingga membuat kandung kemih terhindar dari infeksi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, zat aspergine juga berperan sebagai\u00a0diuretik alami\u00a0yang bisa mengeluarkan kelebihan garam, air, dan zat beracun melalui urine, sehingga dapat menjaga tekanan darah tetap stabil.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>8. Meningkatkan sistem imun tubuh<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Manfaat asparagus yang satu ini datang dari kandungan vitamin E-nya. Ya, asparagus dapat membantu Anda meningkatkan sistem imun tubuh!<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Vitamin E adalah antioksidan yang bisa menjaga sel tubuh dari radikal bebas. Untuk meraih manfaat asparagus ini, cobalah panggang asparagus dengan sedikit minyak zaitun.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>9. Meningkatkan suasana hati<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Asparagus adalah sayuran yang dianggap bisa menjaga suasana hati. Sebab, ia dipercaya sebagai salah satu afrodisiak (makanan pembangkit gairah) alami. Berterima kasihlah pada kandungan vitamin B6 dan folatnya!<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>10. Menjaga gula darah tetap stabil<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sayur asparagus adalah salah satu makanan yang mengandung indeks glikemik rendah. Kandungan rendah glikemik ini tidak akan meningkatkan gula darah dalam tubuh. Selain itu, asparagus juga mengandung tinggi karbohidrat kompleks, antioksiden, dan serat. Kandungan nutrisi tersebut sangat baik untuk mencegah gula darah naik dan menjaganya tetap stabil.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-1db47vj\" style=\"text-align: justify;\">.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Asparagus memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Mulai dari menyehatkan sistem pencernaan, mendukung perkembangan janin, hingga menjaga kesehatan jantung bisa didapatkan dari jenis sayuran tingig antioksidan ini. Asparagus adalah sayuran hijau yang namanya tidak sepopuler bayam, kubis, atau brokoli. Asparagus masih &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2600","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2600","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2600"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2600\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2601,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2600\/revisions\/2601"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2600"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2600"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2600"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}