{"id":2614,"date":"2022-08-05T09:39:29","date_gmt":"2022-08-05T02:39:29","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2614"},"modified":"2022-08-08T09:44:02","modified_gmt":"2022-08-08T02:44:02","slug":"macam-macam-sendi-pada-tubuh-manusia-dan-fungsinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/08\/05\/macam-macam-sendi-pada-tubuh-manusia-dan-fungsinya\/","title":{"rendered":"Macam-macam Sendi pada Tubuh Manusia dan Fungsinya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Ada perbedaan dari macam-macam sendi yang ada di tubuh manusia. Mulai dari sendi sinartrosis, sendi amfiartrosis, hingga sendi diartrosis, memiliki lokasi dan fungsi yang berbeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anatomi tubuh manusia\u00a0memiliki struktur kompleks. Yaitu, memiliki 206 tulang yang terhubung melalui tulang rawan (hialin, fibrosa, dan elastin), otot, ligamen (jaringan pengikat sendi), dan macam-macam sendi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sendi adalah tempat bertemunya dua atau lebih tulang, sehingga berperan penting untuk tubuh. Fungsi sendi adalah menghubungkan tulang, memberi struktur, serta membantu otot menggerakkan tulang.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Setidaknya, ada tiga macam sendi, yaitu sendi sinartrosis, amfiartrosis, dan diartrosis. Masing-masing sendi tersebut memiliki fungsi tersendiri sehingga Anda dapat menjalankan aktivitas sehari-sehari.<\/p>\n<h3 id=\"macam-macam-sendi-di-tubuh-manusia\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Macam-macam sendi di tubuh manusia<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jumlah sendi antara satu orang dan orang lainnya, bisa berbeda, tergantung pada sejumlah faktor. Namun diperkirakan, manusia memiliki sebanyak 250-350 sendi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sendi berperan penting dalam\u00a0sistem pergerakan tubuh. Beberapa definisi menyebutkan bahwa sendi merupakan titik di mana dua tulang saling berhubungan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Ada pula yang menyebutkan bahwa sendi adalah hubungan yang kuat antara\u00a0anatomi tulang,\u00a0tulang rawan\u00a0dan gigi satu sama lain.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Mengutip dari\u00a0Better Health, berikut ini tiga macam atau jenis sendi pada tubuh manusia dengan masing-masing fungsinya.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Sinartrosis atau sendi mati<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Persendian antara tulang-tulang yang membentuk tengkorak disebut sendi mati atau sinartrosis.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Ini adalah jenis sendi tetap atau berserat yang menghubungkan dua tulang atau lebih serta mempunyai sifat tidak menimbulkan pergerakan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Contoh dari sendi mati adalah sendi antar tulang tengkorak disebut sutura, serta gomfosis (penghubung gigi dan tengkorak).<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Amfiartrosis atau sendi kaku<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Juga dikenal sebagai sendi kartilaginosa, salah satu macam-macam sendi ini memungkinkan pergerakan, walaupun sifatnya terbatas.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sendi kaku salah satunya terdapat pada ruas tulang belakang, serta simfisis pubis pada pinggul.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Diartrosis atau sendi gerak<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sesuai namanya, sendi ini dapat bergerak dengan bebas dan leluasa. Sendi gerak disebut pula sebagai sendi sinovial karena memiliki cairan sinovial.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Cairan sinovial\u00a0ini berfungsi untuk menggerakkan semua bagian sendi sehinga dapat bergerak satu sama lain. Maka dari itu, ini adalah sendi yang paling umum pada tubuh Anda.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebagai contoh, yang termasuk ke dalam jenis sendi gerak adalah lutut dan bahu.<\/p>\n<h3 id=\"macam-macam-sendi-gerak-pada-manusia\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Macam-macam sendi gerak pada manusia<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Manusia memiliki banyak sendi gerak. Oleh karena itu, diperlukan klasifikasi beserta fungsi dan letaknya. Berikut ini adalah mecam-macam pengelompokan dan letak dari sendi gerak.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Sendi putar atau pivot<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sesuai namanya, karakteristik sendi ini adalah memungkinkan satu tulang dapat melakukan putaran, terhadap tulang lainnya. Contoh dari sendi putar yaitu sendi yang terdapat di antara\u00a0tulang hasta\u00a0dan\u00a0tulang pengumpil\u00a0pada area lengan bawah.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Sendi geser atau\u00a0plane<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sendi geser atau meluncur ini memungkinkan pergerakan tulang yang sama-sama datar. Untuk itu, gerakannya cukup terbatas yang ditandai dengan tergelincirnya permukaan halus.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebagai contoh dari keberadaan dari sendi geser yaitu sendi interkarpal, yang menghubungkan\u00a0tulang di pergelangan tangan.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Sendi pelana atau\u00a0saddle<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sendi pelana adalah sendi yang memungkinkan untuk bergeral secara bolak-balik serta dari sisi ke sisi. Akan tetapi, tidak memungkinkan terjadinya rotasi atau perputaran.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Contoh anggota tubuh yang mempunyai sendi pelana adalah sendi penghubung tulang pergelangan tangan dengan pangkal dari tulang ibu jari.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Sendi engsel atau\u00a0hinge<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Persendian yang mempungkinkan terjadinya gerakan ke satu arah saja adalah sendi engsel, yang menyerupai gerakan pintu. Jadi, membuka dan menutupnya bersifat satu arah.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Ketika bergerak, kedua tulang akan terlihat seperti bentuk mangkuk, contohnya adalah sendi siku dan lutut.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Sendi gulung atau\u00a0condiloid<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sendi gulung bisa dijumpai antara tulang yang memiliki rongga elips dan permukaan tulang lain yang berbentuk bulat seperti telur.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Terdapat dua sumbu gerakkan yang bisa terjadi melalui sendi gulung, yaitu gerakan membengkokkan (fleksi) dan gerakan meluruskan (ekstensi), serta gerakan menjauh dari tubuh (medial) dan gerakan mendekat ke arah garis tubuh (lateral).<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Keberadaan serta fungsi salah satu macam-macam sendi ini dapat Anda lihat melalui sendi penghubung tulang telapak tangan dengan tulang jari.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>6. Sendi peluru atau\u00a0ball and socket<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sendi peluru adalah sendi yang memungkinkan gerakan memutar ke segala arah. Lalu, sendi peluru terdapat pada hubungan antara tulang yang berbentuk lingkaran (<em>ball<\/em>) \u2018duduk\u2019 dan menempel pada rongga tulang lainnya (<em>socket<\/em>).<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tubuh hanya memiliki dua sendi peluru. Pertama, sendi panggul, yang menghubungkan tulang panggul dengan\u00a0tulang paha. Kedua, sendi pada bahu, yaitu penghubung\u00a0tulang belikat\u00a0dan lengan atas.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada perbedaan dari macam-macam sendi yang ada di tubuh manusia. Mulai dari sendi sinartrosis, sendi amfiartrosis, hingga sendi diartrosis, memiliki lokasi dan fungsi yang berbeda. Anatomi tubuh manusia\u00a0memiliki struktur kompleks. Yaitu, memiliki 206 tulang yang terhubung melalui tulang rawan (hialin, &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2614","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2614","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2614"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2614\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2615,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2614\/revisions\/2615"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2614"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2614"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2614"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}