{"id":2618,"date":"2022-08-08T10:42:19","date_gmt":"2022-08-08T03:42:19","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2618"},"modified":"2022-08-08T10:42:19","modified_gmt":"2022-08-08T03:42:19","slug":"minuman-yang-cocok-diminum-setelah-olahraga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/08\/08\/minuman-yang-cocok-diminum-setelah-olahraga\/","title":{"rendered":"Minuman yang Cocok Diminum Setelah Olahraga"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Air putih jadi salah satu minuman yang baik diminum setelah olahraga untuk menggantikan cairan yang hilang. Tak harus sport drink, beberapa minuman lain yang mengandung kalium, kalsium, dan magnesium juga baik untuk diminum setelah olahraga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tubuh mengeluarkan banyak cairan dan energi setelah berolahraga. Untuk itu, Anda membutuhkan minuman yang cocok diminum setelah olahraga untuk mengembalikan cairan tubuh dan energi yang hilang.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bukan hanya sports drink yang khusus, ada berbagai macam jenis minuman yang baik Anda konsumsi setelah olahraga. Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui daftar minuman olahraga yang baik untuk tubuh.<\/p>\n<h3 id=\"daftar-minuman-yang-baik-setelah-olahraga\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Daftar minuman yang baik setelah olahraga<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Rehidrasi atau mengembalikan cairan tubuh yang hilang sangat penting, terutama setelah olahraga yang intens hingga berkeringat.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Menurut\u00a0<em>Harvard School of Public Health<\/em><em>,\u00a0<\/em>minuman olahraga (<em>sport drinks<\/em>) bertujuan untuk mengisi kembali glukosa, cairan, elektrolit (natrium kalium, magnesium, dan kalsium) yang hilang selama olahraga, serta meningkatkan daya tahan tubuh.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Mengembalikan kembali cairan tubuh bisa meningkatkan fleksibilitas otot, membangun kekuatan otot, mencegah nyeri otot, dan membuat Anda lebih bugar.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Setidaknya, Anda membutuhkan minuman olahraga atau minuman sehat sebanyak 500 gram atau 2 gelas setelah berolahraga.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tak harus minuman khusus, ini dia beberapa rekomendasi minuman yang cocok diminum setelah olahraga antara lain:<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Air putih<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Air putih atau air mineral jadi salah satu minuman yang baik diminum setelah olahraga. Malah, air putih aman diminum sebelum ataupun saat berolahraga, dengan jumlah tertentu.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kebanyakan orang biasanya cukup\u00a0minum air putih\u00a0untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Akan tetapi, jika intensitas olahraga Anda cukup tinggi dan lebih dari 1 jam, minuman olahraga (<em>sports drinks<\/em>) mungkin lebih disarankan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Anda dianjurkan minum air putih sebanyak 2 gelas setidaknya 30 menit setelah olahraga untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jika Anda bosan dengan air putih biasa, membuat\u00a0<em>infused water<\/em>\u00a0bisa menjadi pilihan. Anda bisa menambahkan potongan buah, seperti lemon, semangka, atau kurma ke dalam botol air mineral untuk menambahkan rasa dan manfaat ke dalamnya.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Air kelapa<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Air kelapa telah dikenal luas akan kandungan antioksidan dan nutrisi yang memberikan beragam manfaat. Tidak heran jika air kelapa termasuk salah satu minuman olahraga yang baik untuk mencapai hidrasi tubuh yang optimal.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Manfaat air kelapa\u00a0terletak pada kandungan elektrolit yang tinggi, seperti kalium dan magnesium. Elektrolit ini memang dibutuhkan tubuh karena hilang bersama keringat saat Anda berolahraga.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Itu sebabnya, air kelapa merupakan pilihan yang tepat untuk seusai olahraga atau latihan yang lebih ringan.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Teh<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Anda bisa minum secangkir teh untuk membantu pemulihan setelah berolahraga.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Teh hijau atau teh hitam diketahui memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Kandungan antioksidan inilah yang mampu\u00a0mengurangi nyeri otot setelah olahraga\u00a0dan memulihkannya lebih cepat.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, teh hijau atau teh hitam terbukti efektif dalam mengoksidasi lemak. Artinya, lemak bisa dipecah menjadi molekul yang lebih kecil untuk disimpan atau digunakan sebagai energi.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Susu cokelat\u00a0<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Siapa sangka, susu cokelat juga jadi salah satu minuman setelah olahraga yang direkomendasikan para ahli.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Susu cokelat mengandung karbohidrat 2 kali lipat dibandingkan susu biasa. Hal ini membuat susu cokelat menjadi pilihan yang bagus untuk pemulihan tubuh setelah berolahraga.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Konsumsi karbohidrat setelah olahraga bisa mengganti glikogen dalam otot yang hilang selama berolahraga. Selain karbohidrat, tentunya susu cokelat juga memiliki kandungan air yang tinggi sehingga mampu mengatasi dehidrasi pasca latihan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Susu cokelat pun dilengkapi berbagai mineral, seperti kalium, kalsium, dan magnesium yang dapat menggantikan kembali elektrolit yang hilang.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Jus buah<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jus buah juga bisa menjadi pilihan minuman sehat untuk membantu menghidrasi tubuh setelah berolahraga.\u00a0Anda sebaiknya memiliki buah yang mengandung antioksidan yang tinggi, seperti jeruk atau ceri.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Antioksidan yang tinggi dalam jus buah mampu mengurangi peradangan dan pemulihan fungsi otot setelah aktif berolahraga.\u00a0Namun, sebaiknya Anda tidak memberikan tambahan gula ke dalamnya agar lebih sehat.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>6.\u00a0<\/strong><strong><em>Smoothies\u00a0<\/em><\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Mirip dengan jus,\u00a0<em>smoothies\u00a0<\/em>biasanya lebih padat gizi karena menggunakan buah-buahan atau tambahan susu. Nah, jika Anda ingin minuman yang lebih padat sekaligus mengenyangkan,\u00a0<em>smoothies\u00a0<\/em>bisa menjadi pilihan minuman setelah olahraga.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Anda bisa mencampurkan sayuran, buah-buahan, susu, beserta es batu ke dalam blender untuk mendapatkan minuman yang lebih\u00a0<em>creamy\u00a0<\/em>dan padat nutrisi<em>.\u00a0<\/em><\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Minuman ini cocok untuk mengganti cairan dan glukosa yang hilang setelah berolahraga, serta kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>7. Minuman elektrolit\u00a0<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sesuai namanya,\u00a0minuman elektrolit\u00a0memiliki kandungan elektrolit, seperti kalium, natrium, dan magnesium di dalamnya. Kandungan ini sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk kesehatan dan kinerja fisik yang optimal.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Mengingat olahraga hingga berkeringat bisa menghilangkan banyak elektrolit dalam tubuh, Anda membutuhkan minuman elektrolit untuk mengganti cairan tubuh yang hilang selama olahraga.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, natrium dan kalium juga diketahui mampu mencegah dan meredakan kram otot, sehingga baik untuk proses pemulihan setelah berolahraga.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Air putih jadi salah satu minuman yang baik diminum setelah olahraga untuk menggantikan cairan yang hilang. Tak harus sport drink, beberapa minuman lain yang mengandung kalium, kalsium, dan magnesium juga baik untuk diminum setelah olahraga. Tubuh mengeluarkan banyak cairan dan &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2618","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2618","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2618"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2618\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2619,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2618\/revisions\/2619"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2618"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2618"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2618"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}