{"id":2628,"date":"2022-08-09T10:44:51","date_gmt":"2022-08-09T03:44:51","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2628"},"modified":"2022-08-15T10:53:57","modified_gmt":"2022-08-15T03:53:57","slug":"tahapan-siklus-daur-hidup-nyamuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/08\/09\/tahapan-siklus-daur-hidup-nyamuk\/","title":{"rendered":"Tahapan Siklus Daur Hidup Nyamuk"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Daur hidup nyamuk terjadi dalam empat tahap yaitu diawali dengan tahap telur, lalu menjadi jentik, pupa, dan kemudian menjadi nyamuk. Daur hidup nyamuk berlangsung selama 8-10 hari. Cara memutus daur hidup nyamuk adalah dengan menguras dan menutup tempat penampungan air serta memanfaatkan kembali barang bekas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-2629 aligncenter\" src=\"https:\/\/pji.uma.ac.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/daur-hidup-nyamuk.jpg\" alt=\"\" width=\"295\" height=\"166\" srcset=\"https:\/\/pji.uma.ac.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/daur-hidup-nyamuk.jpg 891w, https:\/\/pji.uma.ac.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/daur-hidup-nyamuk-600x337.jpg 600w, https:\/\/pji.uma.ac.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/daur-hidup-nyamuk-300x168.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 295px) 100vw, 295px\" \/>Mengetahui daur hidup nyamuk penting sebagai salah satu usaha untuk memutusnya dan mencegah berbagai penyakit yang berkaitan dengan nyamuk, seperti demam beradarah, malaria, hingga chikungunya. Daur hidup nyamuk berlangsung dalam empat tahap.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Di balik waktu hidupnya yang singkat, nyamuk merupakan salah satu hewan yang perlu diwaspadai karena berbagai penyakit yang bisa disebarkannya. Anda perlu mengenali siklus hidup nyamuk secara jelas,\u00a0agar langkah pencegahan DBD\u00a0dan penyakit lainnya dapat lebih efektif.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Daur hidup nyamuk terjadi dalam empat tahap dan umumnya berlangsung selama 8-10 hari, namun beberapa ada yang berlangsung hingga satu bulan. Tiga tahap pertama dalam daur hidup nyamuk terjadi di air dan baru pada tahap keempat, saat nyamuk sudah berkembang menjadi nyamuk dewasa, ia akan hidup dengan cara terbang di udara.\u00a0Berikut ini tahapan daur hidup nyamuk yang perlu diketahui:<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Telur<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Telur nyamuk akan dikeluarkan oleh nyamuk betina di dalam air bersih. Sekali bertelur, nyamuk dapat mengeluarkan hingga 100 telur.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bentuk telur nyamuk akan terlihat seperti debu atau pasir berwarna hitam, di pinggir permukaan air yang bening.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Telur nyamuk biasanya akan menetas menjadi jentik nyamuk dalam waktu 48 jam setelah dikeluarkan, namun waktu penetasan ini bisa berbeda-beda, tergantung suhu, kondisi lingkungan, dan banyaknya cahaya yang diterima.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bahkan, beberapa telur yang ditetaskan oleh\u00a0jenis nyamuk\u00a0tertentu bisa bertahan di atas permukaan hingga berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Jentik nyamuk<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Setelah telur, daur hidup nyamuk selanjutnya adalah jentik. Jentik nyamuk atau larva akan bertahan di air tersebut, dan perlu naik ke permukaan untuk mendapatkan udara untuk bernapas.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jentik nyamuk baru akan naik ke permukaan saat ada cukup banyak air untuk menutup permukaannya. Karena itu, banyak jentik yang baru naik ke permukaan air ketika hujan atau ada tambahan air di wadah tempat nyamuk berkembang biak.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Untuk bertahan hidup,\u00a0jentik nyamuk akan makan mikroorganisme yang ada di sekitarnya. Jentik nyamuk akan berganti kulit hingga empat kali, dan setiap pergantian, ukurannya akan semakin besar. Pada pergantian keempat, jentik kemudian akan memasuki daur hidup nyamuk yang ketiga, yaitu pupa.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Pupa<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Pupa atau kepompong, bisa disebut sebagai tahap istirahat dari daur hidup nyamuk. Pasalnya, di fase ini, pupa tidak butuh makanan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tahap pupa akan berlangsung selama beberapa hari dan setelah tahap ini, pupa kemudian akan berkembang menjadi nyamuk dewasa.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Proses perubahan pupa menjadi nyamuk mirip dengan metamorfosis ulat menjadi kupu-kupu.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Nyamuk<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Daur hidup nyamuk yang terakhir adalah saat pupa berkembang menjadi nyamuk dewasa yang tidak lagi menghabiskan hidupnya di air. Meski begitu, nyamuk dewasa yang baru saja berubah dari tahap pupa akan beristirahat di permukaan air untuk sementara waktu.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Hal ini dilakukan sebagai cara nyamuk mengeringkan diri, dan menunggu bagian-bagian tubuhnya mengeras. Nyamuk baru dapat terbang jika seluruh tubuhnya sudah kering. Tubuh yang kering memungkinkan nyamuk untuk mengeluarkan sayapnya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Setelah bisa terbang, nyamuk tidak akan langsung menhisap darah. Nyamuk yang menggigit orang ataupun hewan hanya nyamuk betina. Nyamuk betina memerlukan darah untuk bisa bertelur.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Setelah mendapatkan darah, nyamuk betina akan mencari permukaan air terdekat untuk bertelur dan memulai daur hidup nyamuk yang baru. Dibutuhkan waktu beberapa hari hingga nyamuk dapat mencari makan dan berkembang biak kembali.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Daur hidup nyamuk terjadi dalam empat tahap yaitu diawali dengan tahap telur, lalu menjadi jentik, pupa, dan kemudian menjadi nyamuk. Daur hidup nyamuk berlangsung selama 8-10 hari. Cara memutus daur hidup nyamuk adalah dengan menguras dan menutup tempat penampungan air &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2628","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2628","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2628"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2628\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2631,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2628\/revisions\/2631"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2628"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2628"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2628"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}