{"id":2640,"date":"2022-08-11T11:22:47","date_gmt":"2022-08-11T04:22:47","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2640"},"modified":"2022-08-15T11:31:37","modified_gmt":"2022-08-15T04:31:37","slug":"tips-mencegah-cedera-saat-berolahraga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/08\/11\/tips-mencegah-cedera-saat-berolahraga\/","title":{"rendered":"Tips Mencegah Cedera saat Berolahraga"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Cedera pada saat olahraga dapat terjadi pada siapa pun, untuk mencegahnya melakukan pemanasan dapat dipilih. 10 tips ini untuk menghindari cedera saat olahraga.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\">1. Lakukan pemanasan dan pendinginan<\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Setiap akan melakukan aktivitas fisik, khususnya yang berurusan dengan olahraga, pastikan untuk selalu memulainya dengan pemanasan dan mengakhirinya dengan dengan pendinginan. Pemanasan membantu tubuh Anda bersiap untuk berolahraga.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Secara bertahap pemanasan dapat meningkatkan detak jantung, mengendurkan otot dan sendi agar lebih fleksibel, dan memperlancar peredaran darah sehingga otot lebih kuat.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\">2. Peregangan Otot<\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Lakukanlah peregangan otot sebelum dan sesudah Anda berolahraga. Cara ini akan membantu otot untuk berkontraksi dan lebih siap untuk digunakan saat berolahraga sehingga risiko cedera akan berkurang. Lakukan peregangan otot selama kurang lebih 20 detik setiap gerakannya.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\">3. Jangan memaksakan diri<\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Ketika Anda baru akan memulai latihan rutin atau memulai program latihan baru, mulailah dengan tahapan yang ringan dan perlahan. Kemudian, secara bertahap Anda dapat menambah intensitas, durasi, dan frekuensi sesuai dengan kemampuan diri. Jangan memaksakan diri terlalu keras.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\">4.\u00a0<em>Cross-train<\/em><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Variasikan latihan Anda dengan melatih berbagai otot tubuh secara bergantian. Jangan terlalu sering menggunakan satu set otot secara terus menerus. Mengulangi gerakan otot yang sama dengan sering dapat menyebabkan penggunaan berlebihan dan cedera yang berulang-ulang seperti cedera tulang kering\u00a0dan tendinitis.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\">5. Pilih perlengkapan dan pakaian olahraga yang tepat<\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kenakan perlengkapan yang tepat untuk latihan Anda. Jika Anda seorang pelari, pakailah sepasang sepatu lari dengan ukuran pas. Jika Anda seorang pesepeda, selalu pakai helm dan pelindung lutut dan siku untuk keamanan.\u00a0Bila perlu, gunakan pelindung lain seperti pelindung mulut, wajah, dan siku, serta tulang kering.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\">6. Sesuaikan latihan dengan kondisi Anda<\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sesuaikan olahraga yang dilakukan dengan kondisi kesehatan Anda. Jangan memaksakan tetap berolahraga saat Anda telah merasakan nyeri atau sakit. Jika Anda memang telah mengalami cedera olahraga, pastikan Anda mengikuti rehabilitasi atau mendapatkan perawatan yang tepat sebelum kembali melakukan aktivitas fisik.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\">7. Jangan memaksakan kondisi<\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebagian orang yang berambisi mendapatkan tubuh yang besar dan kekar kerap menikmati rasa sakit dan nyeri sebagai tanda ototnya sedang tumbuh dan berkembang. Sayangnya, jika terlalu berlebihan, akan ada risiko cedera yang malah dapat menimbulkan bahaya pada tubuh Anda. Jika Anda merasa sakit, Anda mungkin mengalami cedera. Hentikan latihan Anda, dan istirahat selama satu atau dua hari<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\">8. Penuhi kebutuhan cairan tubuh<\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Minum banyak air sebelum, selama, dan setelah Anda berolahraga. Sebelum berolahraga, minumlah sekitar 2-3 gelas air sekitar 2 atau 3 jam sebelum berolahraga. Perhatikan pula asupan makanan ringan atau camilan setiap 2-3 jam untuk menjaga sumber bahan bakar untuk digunakan Anda berolahraga.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\">9. Berolahraga dengan didampingi pelatih<\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebelum memulai latihan angkat beban atau olahraga, pastikan untuk selalu mempelajari teknik dan aturan yang tepat dari seorang pelatih. Dia dapat mengajarkan Anda bagaimana cara melakukan latihan dengan benar. Dengan begitu, risiko cedera dapat diminimalisir.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\">10. Beristirahatlah<\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jangan memaksakan diri terlalu berlebihan untuk sebuah latihan. Setidaknya, gunakan 1-2 hari dalam seminggu untuk beristirahat. Istirahat dapat memberikan tubuh kesempatan untuk memulihkan otot yang Anda gunakan latihan. Ini juga penting dalam membantu mencegah cedera.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Itulah beberapa hal penting yang dapat Anda lakukan untuk mencegah cedera terjadi. Meskipun kebanyakan cedera saat latihan dapat disembuhkan seperti sedia kala, ada baiknya untuk mencegah sebelum akhirnya harus mengobati.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cedera pada saat olahraga dapat terjadi pada siapa pun, untuk mencegahnya melakukan pemanasan dapat dipilih. 10 tips ini untuk menghindari cedera saat olahraga. 1. Lakukan pemanasan dan pendinginan Setiap akan melakukan aktivitas fisik, khususnya yang berurusan dengan olahraga, pastikan untuk &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2640","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2640","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2640"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2640\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2641,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2640\/revisions\/2641"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2640"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2640"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2640"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}