{"id":2642,"date":"2022-08-10T11:33:04","date_gmt":"2022-08-10T04:33:04","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2642"},"modified":"2022-08-15T11:38:12","modified_gmt":"2022-08-15T04:38:12","slug":"manfaat-bersepeda-untuk-kesehatan-dan-kebugaran-tubuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/08\/10\/manfaat-bersepeda-untuk-kesehatan-dan-kebugaran-tubuh\/","title":{"rendered":"Manfaat Bersepeda untuk Kesehatan dan Kebugaran Tubuh"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Manfaat bersepeda untuk kesehatan antara lain bisa menurunkan berat badan, baik untuk paru-paru, menguatkan otot, membuat tidur lebih nyenyak, dan baik untuk kesehatan mental. Bersepeda juga termasuk olahraga kardio yang bagus untuk jantung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bersepeda memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tidak hanya secara fisik, olahraga ini juga baik untuk kesehatan mental. Bersepeda cocok untuk semua usia dan tingkat kebugaran. Sebab Anda bisa melakukannya dalam intensitas rendah maupun tinggi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Saat bersepeda, Anda diharapkan tetap memperhatikan keamanannya dengan memilih tempat yang tidak ramai dan menggunakan alat pelindung seperti helm ataupun sepatu.<\/p>\n<h3 id=\"manfaat-bersepeda-untuk-kesehatan\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Manfaat bersepeda untuk kesehatan<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Berikut ini beberapa manfaat bersepeda untuk kesehatan yang bisa Anda dapatkan:<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Baik untuk kesehatan jantung<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bersepeda termasuk salah satu olahraga kardio yang dapat meningkatkan fungsi jantung dan menjaganya tetap sehat. Hal ini telah terbukti dari beberapa penelitian, salah satunya adalah penelitian yang dilaporkan\u00a0British Medical Journal.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Penelitian ini dilakukan oleh tim penyelidik di Universitas Glasgow. Mereka melacak 263.450 orang selama lima tahun yang melakukan perjalanan untuk bekerja dan tinggal di Inggris, Skotlandia atau Wales.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mereka yang pergi bekerja menggunakan sepeda dapat terhindar dari kanker dan penyakit kardiovaskular alias penyakit jantung.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kanker dan\u00a0penyakit kardiovaskular\u00a0adalah penyakit yang melemahkan yang memiliki efek jangka panjang. Studi ini menunjukkan bahwa pengusaha dapat terhindar dari kehilangan waktu karena sakit dengan memudahkan karyawan untuk bersepeda ke tempat kerja.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Meningkatkan kesehatan mental<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang dengan gaya hidup aktif secara fisik, memiliki kadar kesejahteraan 32% lebih tinggi daripada orang yang tidak aktif. Dalam hal ini, gaya hidup aktif dapat berupa melakukan beragam olahraga, termasuk di dalamnya bersepeda.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dengan berolahraga, seseorang akan dapat meningkatkan suasana hati karena adanya pelepasan\u00a0hormon adrenalin\u00a0dan endorfin. Selain itu, dengan berolahraga, rasa kepercayaan diri juga akan ikut meningkat dengan adanya pencapaian target yang dibuat, misalnya saat berhasil bersepeda 10 kilometer.<\/p>\n<p>Selain itu, melakukan latihan fisik di luar ruangan akan membangun suasana hati yang berbeda dengan adanya pemandangan baru. Anda juga dapat bersepeda sendiri atau berkelompok. Keduanya memberikan manfaat yang berbeda satu sama lain.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dengan bersepeda sendiri Anda akan meluangkan waktu untuk diri sendiri dan menikmati suasana yang tenang sehingga hati lebih rileks. Jika Anda memilih untuk bersepeda bersama-sama, Anda juga dapat menambah lingkaran sosial menjadi lebih luas dan membangkitkan suasana menyenangkan.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Membantu menurunkan berat badan<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jika Anda ingin menurunkan berat badan, persamaan sederhana yang perlu Anda pahami adalah kalori yang keluar harus melebihi kalori yang masuk.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dengan kata lain, Anda perlu membakar lebih banyak kalori daripada yang Anda konsumsi untuk menurunkan berat badan. Dengan bersepeda, Anda dapat membakar kalori setidaknya 400 hingga 1000 per jam, tergantung pada intensitas dan berat dari pesepeda.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Membentuk dan memperkuat otot<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain membakar kalori, bersepeda juga dapat membantu Anda untuk membentuk dan memperkuat otot, khususnya otot di sekitar bokong, paha belakang, paha depan, dan betis.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Anda juga akan mendapatkan persentase otot yang lebih tinggi dibandingkan dengan dengan lemak. Perlu diingat, orang dengan persentase otot yang lebih tinggi akan membakar lebih banyak kalori meskipun ketika tidak bergerak.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Paru-paru lebih sehat<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Saat bersepeda, Anda tentu kerap kali merasa terengah-engah dan kesulitan dalam bernapas. Meskipun terasa melelahkan dan tidak nyaman, hal ini menandakan kondisi yang baik di mana napas Anda menjadi terlatih dah kuat.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, bersepeda, khususnya di alam terbuka, akan membuat Anda terpapar dengan udara segar yang tidak terkontaminasi polusi dari kendaraan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebuah studi yang dilakukan oleh Healthy Air Campaign, Kings College London, dan Camden Council mengamati detektor polusi udara dipasang pada pengemudi mobil, pengguna bus, pejalan kaki dan pengendara sepeda menggunakan rute jalan raya melalui pusat kota London.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Hasilnya menunjukkan bahwa pengemudi mobil mengalami tingkat polusi lima kali lebih tinggi daripada pengendara sepeda, serta tiga setengah lebih dari pejalan kaki dan dua setengah kali lebih banyak dari pengguna bus.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>6. Tidur lebih nyenyak<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Terakhir, bersepeda juga akan membantu Anda untuk mendapatkan tidur malam yang lebih nyenyak. Dengan bersepeda, seseorang tidak hanya mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar disertai\u00a0metabolisme tubuh\u00a0yang optimal, melainkan juga kondisi emosional yang baik karena efek yang menyegarkan diri saat bersepeda.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tidak heran, permasalahan tidur akibat kondisi emosi yang tidak stabil disertai tekanan dan rasa cemas dapat teratasi. Bahkan, olahraga juga mencegah terjadinya penambahan berat badan seiring bertambahnya usia, yang merupakan penyebab lain dari gangguan tidur.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>7. Menangkal diabetes<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Anda pun bisa mencegah\u00a0penyakit diabetes\u00a0melalui kegiatan bersepeda. Sebuah penelitian di University of Southern Denmark mengatakan, individu yang rutin bersepeda, memiliki risiko lebih rendah terhadap bersepeda. Jadi, semakin rajin Anda bersepeda, semakin rendah pula risiko Anda terhadap diabetes.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>8. Mengecilkan perut<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Memiliki tubuh yang terlalu gemuk memang kerap menimbulkan rasa tidak nyaman dan kurang percaya diri. Bukan hanya karena sulit menemukan pakaian yang pas, tetapi juga munculnya risiko penyakit.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bersepeda dapa membantu\u00a0mengecilkan perut\u00a0dengan cara membakar lemak di area tersebut. Tentu saja, langkah tersebut sebaiknya diikuti dengan menjaga pola makan yang sehat dan seimbang.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Agar usaha ini semakin efektif, Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi sarapan menjelang bersepeda, agar tubuh dapat memanfaatkan sisa lemak sebagai sumber energi. Anda bisa makan pagi, setelah selesai bersepeda.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Namun, Anda disarankan menunda sarapan hanya jika akan bersepeda dengan rute pendek. Lain halnya apabila Anda ingin menempuh jarak jauh. Untuk perjalanan bersepeda jarak jauh, utamakan kondisi fisik Anda.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Untuk Anda yang menunda sarapan untuk bersepeda, segera makan sesaat setelah menyelesaikan aktivitas bersepeda. Hal ini penting untuk, sehingga tubuh tidak kehilangan energi secara drastis.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>9. Meningkatkan aliran darah<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebuah penelitian tentang aliran darah yang melibatkan sepuluh responden yang terbiasa bersepeda dengan intensitas sedang, mengukur aliran darah di otak para pesepeda tersebut dengan menggunakan teknik akurat bernama\u00a0<em>Positron Emission Tomography\u00a0<\/em>(PET).<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Saat penelitian dilakukan, responden diminta mengonsumsi air dengan kandungan oksigen, atau air yang memancarkan partikel positron, sebelum bersepeda. Selanjutnya, para peneliti mengamati aliran air dan darah di sekitar otak, yang dicitrakan sembari bersepeda.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Ketika para responden mulai mengayuh sepeda, aliran darah ke otak secara keseluruhan, meningkat cukup signifikan, yaitu hampir 28 persen. Bahkan, pada beberapa area di otak, peningkatan aliran darah terjadi hingga lebih dari 70 persen.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Menjelang akhir perjalanan, aliran darah ke otak kembali turun ke tingkat istirahat. Meski demikian, aliran darah di dua wilayah, yaitu korteks sensorimotor untuk kaki dan serebelum vermis, tetap mengalami peningkatan hingga 40 persen.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>10. Mengurangi risiko Alzheimer<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Peningkatan besar aliran darah otak selama mengayuh sepeda, khususnya selama transisi dari fase istirahat ke fase aktivitas, telah membuka penemuan baru. Di antaranya mengungkap, latihan aerobik dapat mengurangi risiko terhadap demensia seperti\u00a0Alzheimer.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Peningkatan aliran darah otak yang terjadi sesaat setelah latihan dimulai, menunjukkan bahwa olahraga yang melibatkan banyak transisi, seperti latihan interval, dapat sangat berguna untuk menjaga kesehatan otak.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manfaat bersepeda untuk kesehatan antara lain bisa menurunkan berat badan, baik untuk paru-paru, menguatkan otot, membuat tidur lebih nyenyak, dan baik untuk kesehatan mental. Bersepeda juga termasuk olahraga kardio yang bagus untuk jantung. Bersepeda memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tidak &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2642","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2642","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2642"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2642\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2643,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2642\/revisions\/2643"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2642"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2642"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2642"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}