{"id":2677,"date":"2022-08-19T14:44:30","date_gmt":"2022-08-19T07:44:30","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2677"},"modified":"2022-08-22T14:48:17","modified_gmt":"2022-08-22T07:48:17","slug":"tiga-bagian-telinga-dan-fungsinya-yang-perlu-diketahui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/08\/19\/tiga-bagian-telinga-dan-fungsinya-yang-perlu-diketahui\/","title":{"rendered":"Tiga Bagian Telinga dan Fungsinya yang Perlu Diketahui"},"content":{"rendered":"<p class=\"chakra-text css-1db47vj\" style=\"text-align: justify;\">Bagian-bagian telinga dibagi menjadi tiga, yaitu telinga bagian luar, tengah, dan dalam. Telinga bagian luar berfungsi untuk mengumpulkan gelombang suara untuk dikirim ke kanal telinga, telinga tengah untuk memproses getara dan menyeimbangkan tekanan telinga, dan telinga dalam untuk mengirimkan sinyal ke saraf di otak agar kita mengenali suara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski terlihat sederhana dari luar, namu susunan anatomi manusia sebenarnya cukup kompleks. Di dalam telinga ada berbagai organ kecil yang memiliki fungsi penting tidak hanya bagi pendengaran, tapi juga keseimbangan. Jika bagian-bagian telinga sampai mengalami kerusakan, maka Anda akan sulit menjalani kegiatan sehari-hari.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Struktur anatomi telinga sebenarnya dibagi menjadi tiga bagian, yaitu telinga luar, tengah, dan dalam.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Telinga luar adalah bagian yang dapat kita lihat dengan jelas. Sementara itu, telinga bagian tengah dan dalam, terletak di dalam lubang telinga.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Setiap bagian telinga ini saling bekerja sama untuk menjalankan beragam fungsinya, mulai dari proses pendengaran sampai fungsi pendukung lain.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Berikut ini penjelasan mengenai anatomi setiap bagian-bagian telinga dan fungsinya:<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Telinga luar<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Telinga luar secara umum berfungsi untuk mengumpulkan gelombang suara yang akan dikirim ke kanal telinga. Gelombang suara ini berjalan menuju membran berbentuk oval yang fleksibel dan terletak di akhir kanal telinga. Membran ini disebut juga sebagai gendang telinga atau membran timpani. Gelombang suara ini lah yang akan membuat gendang telinga bergetar.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Telinga bagian luar tersusun atas dua bagian, yaitu daun telinga dan saluran telinga.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-13y8lta\" style=\"text-align: justify;\"><strong>\u2022 Daun telinga<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Daun telinga merupakan bagian yang selama ini dapat kita lihat dengan jelas, dan tersusun dari tulang rawan dan kulit.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Daun telinga berfungsi untuk meneruskan dan mengarahkan gelombang suara dari luar telinga, agar masuk ke saluran telinga luar.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dari saluran tersebut, gelombang suara kemudian akan diteruskan ke gendang telinga, yang juga disebut dengan membran timpani.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-13y8lta\" style=\"text-align: justify;\"><strong>\u2022 Saluran telinga<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Saluran telinga atau kanal telinga, merupakan bagian yang menghubungkan antara telinga luar dengan telinga tengah. Saluran ini memiliki panjang sekitar 2,5 cm, dan posisinya terletak mulai dari lubang telinga luar dan berakhir di\u00a0gendang telinga.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Telinga tengah<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Telinga bagian tengah secara umum berfungsi untuk telinga tengah untuk memproses getara dan menyeimbangkan tekanan di telinga. Secara garis besar, telinga tengah dibagi atas dua bagian, yaitu:<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-13y8lta\" style=\"text-align: justify;\"><strong>\u2022 Osikel<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Osikel adalah sekumpulan tulang yang menyusun telinga tengah, yang terdiri dari:<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">&#8211; Maleus atau martil<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">&#8211; Incus atau landasan<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">&#8211; Stapes atau sanggurdi<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Gelombang suara yang masuk, akan menyebabkan gendang telinga bergetar. Getaran dari gendang telinga ini kemudian akan disalurkan ke osikel yang akan memperkuat suara tersebut, dan meneruskannya ke membran di antara telinga tengah dan dalam.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-13y8lta\" style=\"text-align: justify;\"><strong>\u2022 Tuba eustasia<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Pada telinga bagian tengah juga t<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">erdapat tuba eustasia.\u00a0Tuba eustasia adalah\u00a0bagian berbentuk tabung berdiameter sempit, yang menghubungkan telinga tengah dengan bagian belakang hidung, dan tenggorokan atau\u00a0nasofaring.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Fungsi tuba eustasia adalah untuk mengalirkan udara ke telinga tengah dan membawa lendir dari telinga tengah, untuk berpindah ke nasofaring. Saat Anda melakukan gerakan menelan, tuba eustasia akan terbuka, sehingga udara akan masuk ke telinga tengah.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Hal tersebut memungkinkan tekanan udara pada kedua sisi gendang telinga, tetap seimbang.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Telinga dalam<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Telinga bagian berfungsi untuk\u00a0 mengirimkan sinyal ke saraf di otak agar kita mengenali suara. Telinga bagian dalam terdiri dari dua bagian utama, yaitu:<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-13y8lta\" style=\"text-align: justify;\"><strong>\u2022 Koklea<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Koklea adalah\u00a0bagian telinga dalam yang berbentuk seperti cangkang siput. Koklea berfungsi mengubah getara suara yang dikirim dari telinga tengah menjadi sinyal saraf yang akan disampaikan ke otak.<\/p>\n<h4 class=\"chakra-text css-13y8lta\" style=\"text-align: justify;\"><strong>\u2022 Kanal semisirkular<\/strong><\/h4>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kanal semisirkular adalah bagian telinga yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan tubuh. Kanal ini berisi rambut-rambut halus dan cairan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Saat kepala Anda bergerak, cairan yang ada di dalam kanal akan ikut bergerak, memindahkan rambut-rambut halus di dalamnya. Pergerakan rambut ini kemudian kemudian akan dikirimkan sebagai sinyal informasi kepada saraf vestibular di otak.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Setelah menerima informasi tersebut, otak kemudian menginterpretasikan sinyal ini dan mengirimkan informasi ke otot untuk menyesuaikan sehingga tubuh tetap bisa berada di posisi yang seimbang.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Saat Anda melakukan gerakan berputar-putar lalu berhenti tiba-tiba, umumnya Anda akan masih\u00a0merasa pusing.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Hal ini dikarenakan, cairan yang ada di dalam kanal semisirkular masih bergerak, sehingga masih mengirimkan sinyal ke otak bahwa tubuh sedang bergerak, meski sebenarnya sudah berhenti. Saat cairan sudah tidak lagi bergerak, maka pusing yang Anda rasakan akan hilang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagian-bagian telinga dibagi menjadi tiga, yaitu telinga bagian luar, tengah, dan dalam. Telinga bagian luar berfungsi untuk mengumpulkan gelombang suara untuk dikirim ke kanal telinga, telinga tengah untuk memproses getara dan menyeimbangkan tekanan telinga, dan telinga dalam untuk mengirimkan sinyal &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2677","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2677","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2677"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2677\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2678,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2677\/revisions\/2678"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2677"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2677"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2677"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}