{"id":2687,"date":"2022-08-29T09:16:38","date_gmt":"2022-08-29T02:16:38","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2687"},"modified":"2022-08-31T09:20:51","modified_gmt":"2022-08-31T02:20:51","slug":"tips-mengatasi-susah-tidur-yang-efektif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/08\/29\/tips-mengatasi-susah-tidur-yang-efektif\/","title":{"rendered":"Tips Mengatasi Susah Tidur yang Efektif"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Gangguan tidur tidak hanya insomnia. Cara mengatasi susah tidur secara alami tanpa obat yang bisa dicoba, antara lain berolahraga secara rutin dan mengurangi konsumsi kafein.Tidur merupakan proses penting yang dapat menjaga tubuh agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Bahkan, kurang tidur bisa memicu timbulnya berbagai penyakit berbaya. Karena itu, Anda perlu mencari cara mengatasi susah tidur dan mencobanya sesegera mungkin.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Agar bisa cepat tidur, memang ada beberapa jenis obat-obatan yang bisa dikonsumsi. Namun, cara tersebut sebaiknya hanya dilakukan atas\u00a0<a class=\"chakra-link css-1fvqfem\" href=\"https:\/\/www.sehatq.com\/dokter\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">rekomendasi dokter<\/a>, karena berisiko menimbulkan ketergantungan obat tidur. Supaya lebih aman, sebagai langkah awal sebaiknya Anda mencoba cara yang alami.<\/p>\n<h2 id=\"penyebab-susah-tidur\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Penyebab susah tidur<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Susah tidur sering disebut sebagai insomnia. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua orang yang mengalami susah tidur pasti mengalami insomnia. Seseorang dikatakan mengalami insomnia akut apabila gangguan sulit tidur dialami selama beberapa hari atau minggu. Sementara itu, insomnia kronis bisa terjadi selama berbulan-bulan atau lebih.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Berikut ini beberapa hal yang bisa menyebabkan susah tidur akibat insomnia.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Stres<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Stres adalah salah satu penyebab susah tidur yang paling umum. Pekerjaan yang menumpuk, tugas sekolah yang tak juga selesai, hingga kehilangan orang terdekat semua bisa memicu stres berlebih yang membuat Anda susah tidur.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Jadwal yang sibuk<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sering berpergian ke luar kota atau luar negeri dengan zona waktu yang berbeda, maupun sering bekerja hingga larut malam, bisa membuat ritme sirkadian di tubuh menjadi terganggu. Ritme sirkadian adalah jam biologis di tubuh yang berjalan secara otomatis, misalnya saat malam hari, tubuh secara otomatis akan menyiapkan diri untuk tidur.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Pada orang yang jarang terkena sinar matahari, sering mengalami\u00a0<em>jet lag,\u00a0<\/em>dan sering terjaga hingga dini hari, ritem sirkadian di dalam tubuhnya akan berantakan, sehingga tubuh menjadi &#8216;kebingungan&#8217; kapan saatnya tidur dan kapan saatnya bangun. Hal ini akan membuat Anda sulit tidur.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Terlalu banyak makan saat malam hari<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Mengonsumsi beberapa kudapan ringan sebelum tidur memang tidak dilarang. Namun untuk makanan berat, sebaiknya Anda tidak mengonsumsinya menjelang waktu tidur. Pasalnya, ini akan membuat perut terasa penuh dan Anda merasa tidak nyaman saat harus berbaring.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Langsung tidur setelah makan berat juga bisa memicu gangguan lambung seperti nyeri ulu hati dan naiknya asam lambung, sehingga membuat Anda semakin susah tidur.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Terlalu banyak pakai\u00a0<em>gadget<\/em><\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Terlalu lama menggunakan\u00a0<em>gadget\u00a0<\/em>saat jam tidur akan membuat Anda semakin susah tidur. Sebab, sinar terang yang terpancar dari layar ponsel, televisi, hingga komputer akan membuat tubuh tetap terjaga dan semakin sulit memejamkan mata meski sudah mengantuk dan lelah.<\/p>\n<h2 class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Cara mengatasi susah tidur tanpa obat<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bagi Anda yang kerap mengalami kesulitan untuk tidur, beberapa langkah di bawah ini dapat dilakukan agar dapat lebih mudah terlelap. Mulai dari latihan pernapasan hingga memerhatikan lokasi tidur, berikut ini sepuluh cara mengatasi susah tidur secara alami tanpa obat yang dapat Anda coba.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Bersiap tidur saat sudah benar-benar mengantuk<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Beberapa orang mengatakan bahwa mereka mencoba tidur lebih awal sekitar jam 7-8 malam. Namun sayangnya, mereka hanya berbaring dan tetap sulit memejamkan mata.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebagai alternatifnya, Anda hanya perlu mengatur jadwal tidur saat benar-benar mengantuk. Jika Anda biasanya baru mengantuk pukul 9 malam, maka jangan sudah bersiap tidur dari pukul 7 malam. Cobalah untuk bersiap-siap tidur, saat Anda sudah benar-benar mengantuk. Dengan begitu, lama-kelamaan tubuh akan mendapatkan sinyal untuk terlelap di tempat tidur tepat waktu.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Tidak tidur di sofa<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Apakah Anda cenderung lebih mudah terlelap saat duduk di sofa? Cobalah untuk menghilangkan kebiasaan tidur ini dengan melatih tubuh agar terbiasa tidur di tempat tidur. Anda juga bisa berolahraga ringan sebelum tidur. Semakin Anda aktif, maka semakin nyenyak tidur malam Anda.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Latihan pernapasan dengan teknik 4-7-8<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Cara mengatasi susah tidur selanjutnya adalah dengan relaksasi, agar tubuh dan pikiran lebih santai. Coba latihan pernapasan di bawah ini sebagai langkah agar Anda tidak lagi kesulitan untuk tidur:<\/p>\n<ul class=\"css-8f5w2\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Tarik napas melalui hidung dalam hitungan 1-4<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Tahan napas Anda selama tujuh hitungan<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Lalu embuskan melalui mulut pada hitungan kedelapan<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Ulangi sebanyak tiga kali<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, catat di kertas tentang hal-hal yang Anda pikirkan. Misalnya, agenda kegiatan yang harus dilakukan besok atau tugas-tugas yang belum terselesaikan.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Tinggalkan kamar tidur sejenak<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sering terbangun di malam hari dan tidak dapat tidur lagi? Tidak perlu memaksakan diri. Bangunlah dan pindah ke ruangan lain. Anda bisa melakukan sesuatu yang menyenangkan sampai Anda merasa sudah siap untuk kembali tidur. Sebagai contoh, Anda bisa menikmati sepotong biskuit atau buah. Namun, jangan makan terlalu kenyang.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Buat suasana kamar menjadi nyaman<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kamar yang terlalu terang, bising, dan terlalu panas atau dingin bisa membuat Anda jadi susah tidur. Sehingga, cara mengatasi susah tidur yang efeketif adalah dengan mengubah suasana kamar tidur.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Saat sudah memasuki jam tidur, jangan nyalakan penerangan berlebihan di kamar. Buat suasana menjadi lebih gelap, tenang, dan sejuk. Selain itu, pilih bantal kasur yang nyaman untuk mendukung Anda mendapatkan kualitas tidur yang baik.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>6. Batasi penggunaan\u00a0<em>gadget<\/em>\u00a0di malam hari<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Cara mengatasi susah tidur lainnya adalah jangan melakukan aktivitas yang akan membuat Anda semakin terjaga. Seperti membuka layar\u00a0<em>handphone<\/em>, menonton TV, atau bermain game di tablet. Ingat,\u00a0<em>blue light<\/em>\u00a0yang dipancarkan oleh layar\u00a0<em>gadget<\/em>\u00a0akan semakin membuat Anda terjaga dan sulit tidur.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>7. Batasi waktu tidur siang hari<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tidur siang\u00a0memang tidak dilarang. Namun, Anda perlu memerhatikan durasi serta waktunya. Tidur siang yang terlalu lama dan terlalu mepet ke jam tidur malam bisa membuat Anda susah tidur. Sebaiknya, batasi waktu untuk tidur di siang hari selama 30 menit saja dan lakukan itu sebelum pukul 3 sore.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>8. Batasi konsumsi kafein<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kafein bisa membuat Anda terjaga sepanjang malam. Jadi, Anda perlu mengurangi konsumsinya. Kafein tidak hanya terdapat pada kopi, tapi juga teh, minuman bersoda dan minuman penambah energi. Sebagai pengganti, Anda bisa minum susu hangat sebagai salah satu cara mengatasi susah tidur yang efektif. Anda juga tidak disarankan mengonsumsi kafein setelah pukul 2 siang.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>9. Berolahraga secara teratur<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Olahraga ringan yang dilakukan secara teratur seperti berenang dan jalan kaki bisa mengurangi tekanan yang menumpuk akibat pekerjaan maupun masalah lain yang sedang dialami. Hal ini akan membuat Anda menjadi lebih cepat tertidur.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Namun, jangan lakukan olahraga yang terlalu berat. Sebab, latihan kelewat berat justru akan membuat Anda terjaga sepanjang malam.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>10. Mendengarkan musik yang membuat rileks<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Mendengarkan musik yang rileks tidak hanya akan membuat Anda lebih cepat terlelap, namun juga akan membuat tidur menjadi lebih berkualitas. Bahkan, metode ini juga dapat digunakan untuk meredakan gangguan tidur kronis seperti insomnia.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Anda bisa mencoba cara ini dengan mulai menyetel musik 45 menit sebelum waktunya tidur. Anda dapat memilih jenis musik yang bisa membantu untuk tidur yang saat ini sudah banyak tersedia di aplikasi\u00a0<em>streaming\u00a0<\/em>musik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gangguan tidur tidak hanya insomnia. Cara mengatasi susah tidur secara alami tanpa obat yang bisa dicoba, antara lain berolahraga secara rutin dan mengurangi konsumsi kafein.Tidur merupakan proses penting yang dapat menjaga tubuh agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Bahkan, kurang &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2687","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2687","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2687"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2687\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2688,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2687\/revisions\/2688"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2687"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2687"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2687"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}