{"id":2725,"date":"2022-09-03T10:36:38","date_gmt":"2022-09-03T03:36:38","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2725"},"modified":"2022-09-10T10:44:22","modified_gmt":"2022-09-10T03:44:22","slug":"cara-meningkatkan-iq-dan-eq-pada-diri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/09\/03\/cara-meningkatkan-iq-dan-eq-pada-diri\/","title":{"rendered":"Cara Meningkatkan IQ dan EQ Pada Diri"},"content":{"rendered":"<h2 style=\"text-align: justify;\">Cara Meningkatkan IQ<\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Memiliki kemampuan IQ ataupun EQ yang tinggi saja tidak cukup dalam mencapai kesuksesan hidup. Oleh sebab itu, kedua hal tersebut haruslah imbang.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jika Anda merasa memiliki kemampuan IQ yang rendah, berikut adalah cara meningkatkan IQ yang bisa Anda coba:<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Melakukan kegiatan yang mengasah ingatan<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Melakukan kegiatan yang mengasah ingatan bukan hanya dapat\u00a0meningkatkan ingatan, namun juga keterampilan bernalar dan berbahasa.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kegiatan yang melibatkan pelatihan memori ini, meliputi bermain teka-teki silang, mencocokan kartu, dan sudoku.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Melakukan kegiatan visuospasial<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Melakukan kegiatan visuospasial, seperti bermain labirin, dapat membantu meningkatkan IQ Anda dengan mempertajam penalaran visual dan spasial.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Melakukan pelatihan relasional<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Melakukan pelatihan relasional, seperti perbandingan objek dan jumlah perbandingan, dapat meningkatkan IQ dengan penalaran verbal dan numerik.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebuah penelitian menunjukkan jika latihan ini secara signifikan bisa meningkatkan skor IQ pada anak-anak.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Bermain instrumen musik<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bermain\u00a0instrumen musik\u00a0dianggap dapat membantu meningkatkan IQ dengan memperkuat memori.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Satu studi menemukan bahwa musisi memiliki ingatan kerja yang lebih baik daripada mereka yang bukan musisi.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Mempelajari bahasa baru<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Mempelajari bahasa baru bermanfaat bagi otak manusia. Sebuah penelitian menyelidiki hubungan antara mempelajari bahasa baru dengan IQ. Hasil penelitian pun menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa bermanfaat untuk hasil kognitif.<\/p>\n<h2 id=\"cara-meningkatkan-eq\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Cara meningkatkan EQ<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, jika Anda merasa memiliki kemampuan EQ yang rendah, berikut hal yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkannya:<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Berlatih mengelola emosi diri sendiri<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dalam meningkatkan EQ, Anda harus berlatih untuk\u00a0mengelola emosi\u00a0sendiri. Ketika ada tekanan, cobalah untuk mengelola stres dengan tetap berusaha berpikir jernih, kendalikan diri dengan baik, dan beradaptasilah dengan kondisi tersebut sesegera mungkin.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Berlatih memahami orang lain<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Anda harus berlatih mengenal dan memahami orang lain dengan baik, terutama lewat komunikasi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Mengobrol, berbagi cerita, dan menghabiskan waktu bersama dapat membantu Anda memahami perasaan dan emosi orang lain, serta menumbuhkan rasa empati dan kenyamanan.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Berlatih mengembangkan keterampilan sosial<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dalam meningkatkan EQ, Anda harus berlatih mengembangkan keterampilan sosial. Hal ini dapat membuat hubungan Anda dengan orang sekitar menjadi lebih efektif dan bermanfaat.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Belajarlah melihat\u00a0konflik\u00a0sebagai peluang untuk lebih dekat dengan orang lain dan gunakanlah humor untuk membuat keadaan menjadi lebih cair.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Berpikir positif<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Memandang hal-hal yang terjadi dalam hidup Anda dengan positif dapat meningkatkan EQ.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dengan berpikir positif, Anda dapat memfokuskan pikiran Anda pada hal yang lebih bermanfaat alih-alih terus memikirkan hal yang tak perlu.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, menghilangkan pikiran negatif juga bisa membuat Anda menjadi pribadi yang lebih santai.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Hingga kini IQ masih digunakan sebagai standar penting kesuksesan seseorang, utamanya jika berhubungan dengan pencapaian akademik.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Namun, semakin banyak pula lembaga pendidikan hingga perusahaan yang mengharuskan seseorang memiliki kecerdasan emosional sebagai aspek yang tak kalah krusial.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bahkan, penelitian menemukan bahwa potensi menjadi pemimpin berkaitan erat dengan EQ. Sosok dengan kecerdasan emosional baik cocok menjadi pemimpin atau manajer sebuah perusahaan. Jangan remehkan pula peran EQ dalam dunia pekerjaan seperti jual beli produk.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dalam penelitian psikolog, ditemukan bahwa pembeli tak segan merogoh kocek lebih dalam untuk barang dengan kualitas lebih rendah selama transaksinya dilakukan dengan orang yang dipercaya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, cara\u00a0membangun kepercayaan\u00a0ini yang tidak semua orang miliki. Individu dengan kecerdasan emosional baik tentu piawai melakukannya sehingga bisa membuat banyak orang menganggapnya bisa diandalkan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Meski kecerdasan IQ dan EQ berbeda, namun keduanya merupakan hal yang penting dalam mencapai kesuksesan dalam hidup. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya untuk senantiasa mengasah kedua kemampuan tersebut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara Meningkatkan IQ Memiliki kemampuan IQ ataupun EQ yang tinggi saja tidak cukup dalam mencapai kesuksesan hidup. Oleh sebab itu, kedua hal tersebut haruslah imbang. Jika Anda merasa memiliki kemampuan IQ yang rendah, berikut adalah cara meningkatkan IQ yang bisa &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2725","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2725","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2725"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2725\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2727,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2725\/revisions\/2727"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2725"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2725"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2725"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}