{"id":2745,"date":"2022-09-14T13:43:31","date_gmt":"2022-09-14T06:43:31","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2745"},"modified":"2022-09-21T13:51:22","modified_gmt":"2022-09-21T06:51:22","slug":"ketahui-struktur-dan-fungsi-jaringan-otot-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/09\/14\/ketahui-struktur-dan-fungsi-jaringan-otot-manusia\/","title":{"rendered":"Ketahui Struktur dan Fungsi Jaringan Otot Manusia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Fungsi jaringan otot manusia antara lain untuk menjaga tubuh tetap stabil, memperbaiki postur, membantu pernapasan, hingga mengatur suhu tubuh. Manusia memiliki lebih dari 600 jenis otot yang tersebar di seluruh tubuh. Anatomi jaringan otot manusia dibagi lagi menjadi tiga macam kelompok besar, yaitu otot polos, otot lurik, dan otot jantung.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dalam\u00a0anatomi tubuh manusia, jaringan otot umumnya menempel pada tulang dan mempunyai fungsi untuk membantu pergerakan.<\/p>\n<div class=\"css-1chqh44\">\n<div class=\"css-ldo4d5\">\n<div id=\"jaringan-otot-gpt-ad-middleleaderboard\" class=\"css-4aach6\" data-google-query-id=\"CPze4YqkpfoCFQNpKwodLxQO0g\">\n<div id=\"google_ads_iframe_21904292898\/SehatQ_Desktop\/Article_Ensiklopedia_5__container__\">\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Namun, ada juga yang menjadi bagian organ-organ vital seperti jantung maupun\u00a0organ-organ pencernaan. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai jaringan otot manusia.<\/p>\n<h2 id=\"apa-itu-otot\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Apa itu otot?<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Otot adalah jaringan lunak yang terbentuk dari banyak serat elastis di dalamnya. Manusia memiliki lebih dari 600 jenis otot yang tersebar di seluruh tubuh dengan fungsinya yang berbeda-beda.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tak hanya otot yang membantu Anda bergerak, jaringan otot juga terdapat dalam organ vital seperti jantung, tentunya dengan fungsi yang berbeda.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Menjalani gaya hidup sehat membantu otot Anda bekerja dengan baik. Anda bisa menjaga otot tetap kuat dan berfungsi optimal dengan menjaga berat badan ideal, makan makanan bergizi seimbang, dan rutin berolahraga.<\/p>\n<h2 id=\"struktur-jaringan-otot-tubuh-manusia\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Struktur jaringan otot tubuh manusia<\/strong><\/h2>\n<figure class=\"chakra-stack css-owjkmg\" style=\"text-align: justify;\"><span class=\"css-1pv9cat\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/sehatqcontent.s3.amazonaws.com\/content\/article\/Inside\/type%20muscle.jpg?width=828\" srcset=\"https:\/\/sehatqcontent.s3.amazonaws.com\/content\/article\/Inside\/type%20muscle.jpg?width=460 1x, https:\/\/sehatqcontent.s3.amazonaws.com\/content\/article\/Inside\/type%20muscle.jpg?width=828 2x\" alt=\"Struktur jaringan otot manusia ada tiga\" width=\"461\" height=\"414\" data-nimg=\"intrinsic\" \/><\/span><figcaption class=\"chakra-text css-1yh7cu1\"><\/figcaption><\/figure>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jaringan otot disebut sebagai jaringan penghubung otot dengan tulang. Hal ini karena dalam\u00a0sistem gerak atau muskuloskeletal, tugas utama otot adalah menggerakkan\u00a0sistem rangka.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tak hanya itu, otot juga dapat membentuk dinding berongga penting lainnya dalam tubuh.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dari 600 jenis otot yang ada, anatomi jaringan otot manusia dibagi lagi menjadi tiga macam kelompok besar, yaitu otot polos, otot lurik, dan otot jantung.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Jaringan otot polos<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jaringan otot polos\u00a0(<em>smooth muscle<\/em>) berada di organ bagian dalam yang membentuk dinding berongga seperti saluran pernapasan, lambung, usus, dan pembuluh darah.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Otot polos juga bisa disebut sebagai otot\u00a0<em>visceral<\/em>\u00a0dan dianggap sebagai jaringan yang paling lemah dibandingkan dengan jenis lainnya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Walaupun begitu, jaringan otot polos mempunyai fungsi penting dalam memindahkan makanan di sepanjang saluran pencernaan. Selain itu, jaringan otot ini juga berfungsi untuk menjaga sirkulasi darah dengan cara membuat organ berkontraksi sehingga aliran darah tetap lancar.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Otot polos bekerja di bawah alam sadar atau secara otomatis sehingga kita tidak perlu \u201cmenginstruksikan\u201d otot untuk bergerak atau bekerja. Ini karena proses tersebut sudah bisa terjadi dengan sendirinya.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Jaringan otot lurik<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jaringan otot lurik\u00a0adalah jaringan ikat yang mengelilingi dan melindungi tulang. Biasa juga disebut sebagai otot rangka (skeletal), otot inilah yang berperan dalam pergerakan tubuh kita.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Otot lurik menyumbang sekitar 40% berat badan manusia. Cara kerjanya dimulai saat sistem saraf mengirimkan sinyal, lalu menginstruksikan otot untuk berkontraksi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Saat ada instruksi tersebut, sekelompok otot yang dibutuhkan tubuh untuk bergerak ke arah tertentu akan bekerja sama. Akan tetapi, berbeda dari otot polos, pergerakan yang melibatkan jaringan otot lurik tidak sepenuhnya otomatis karena Anda harus berada dalam keadaan sadar agar otot bergerak.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Ada perbedaan antara jaringan otot polos dan otot lurik. Hal yang paling utama adalah otot polos menyusun organ dalam tubuh, sedangkan otot lurik melekat pada tulang. Lalu, reaksi otot lurik pun tergolong cepat sedangkan otot polos reaksinya tergolong lambat.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Jaringan otot jantung<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sesuai namanya,\u00a0otot jantung\u00a0hanya dapat ditemukan di organ yang sama. Fungsi utama jaringan otot jantung adalah untuk memompa darah dari dan menuju jantung.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tentu, otot tak sadar ini bekerja secara otomatis tanpa memerlukan instruksi tertentu. Otot jantung merupakan jaringan utama yang membangun dinding jantung.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jenis jaringan otot ini juga menciptakan suatu impuls listrik yang dapat membuat jantung berkontraksi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Terapi hormon dan rangsangan sistem saraf juga bisa memengaruhi impuls listrik. Hal ini biasanya ditandai dengan meningkatnya detak jantung saat Anda merasa takut.<\/p>\n<h2 id=\"fungsi-jaringan-otot-tubuh\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Fungsi jaringan otot tubuh<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jaringan otot memiliki beragam fungsi penting dalam tubuh manusia, di antaranya:<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Menjaga tubuh tetap stabil<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Salah satu fungsi utama dari jaringan otot adalah sebagai penyangga agar tubuh tetap stabil. Peran ini diambil oleh jaringan otot lurik yang berada di area perut hingga punggung.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tak hanya menjaga kestabilan tubuh, otot lurik juga berfungsi untuk melindungi tulang belakang. Otot yang berada di area ini memiliki inti sehingga disebut juga sebagai\u00a0otot inti (<em>core<\/em>).\u00a0Semakin kuat otot inti Anda maka tubuh juga akan semakin stabil.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Menjaga postur tubuh<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jaringan otot di tubuh juga berperan dalam mengatur postur. Untuk mendapatkan\u00a0postur yang baik, Anda perlu memiliki kelenturan dan kekuatan yang tepat.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Otot leher dan paha yang kaku serta otot punggung yang lemah, bisa menyebabkan postur tubuh menjadi kurang baik. Postur tubuh yang kurang baik bisa mengakibatkan nyeri sendi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dalam\u00a0anatomi tubuh manusia, otot bekerja sama dengan rangka atau tulang untuk mempertahankan postur tubuh yang ideal.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Membantu pernapasan<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Otot yang berperan penting dalam pernapasan adalah diafragma.\u00a0Diafragma, yangterletak di bawah paru-paru, akan berkontraksi saat mengambil napas lalu kembali relaksasi saat menghela napas.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Saat otot diafragma menarik napas, ruang di paru-paru akan membesar dan memungkinkan tubuh untuk menangkap udara sebanyak-banyaknya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Lalu, saat otot ini kembali relaksasi, udara yang sudah diolah di paru-paru, akan didorong keluar.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Memompa darah<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Fungsi otot lain yang penting untuk diketahui adalah sebagai pemompa darah. Saat bekerja, jaringan otot jantung akan memompa darah dari jantung ke seluruh tubuh. Sementara itu, otot polos yang ada di pembuluh darah, berperan melancarkan aliran tersebut sekaligus menjaga tekanan darah.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Mengatur pencernaan<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Saluran pencernaan juga diatur oleh otot polos. Otot ini, berada di mulut serta di organ pencernaan lain seperti hati, pankreas, dan kantong empedu, bahkan anus.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dalam\u00a0proses pencernaan, otot polos akan berkontraksi dan kemudian mengendur saat makanan melewati salurannya. Fungsinya akan membantu sisa makanan keluar melalui anus, serta membantu terjadinya refleks muntah saat Anda sedang sakit.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>6. Membantu buang air kecil<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jaringan otot polos jugalah yang membuat urine bisa keluar dari tubuh. Saat Anda buang air kecil, otot polos yang ada di kandung kemih akan berkontraksi agar urine bisa keluar.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Lalu, saat Anda sedang\u00a0menahan buang air kecil, otot tersebut akan menyesuaikannya dengan berada di posisi relaksasi.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>7. Membantu persalinan<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Ternyata, otot polos di area rahim, akan melar dan meregang seiring pertumbuhan janin. Saat wanita melewati proses persalinan, otot polos yang ada di rahim pun akan berkontraksi dan berelaksasi untuk membantu bayi keluar melalui vagina.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>8. Menjaga pergerakan mata<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Enam jenis otot lurik yang berada di sekitar mata, turut berperan dalam menjaga pergerakan mata.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Fungsi jaringan otot di mata yang akan memungkinkan kita melihat gambar secara stabil, memindai sekeliling pandangan, serta mengikuti pergerakan suatu objek.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>9. Melindungi organ di dalam tubuh<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Fungsi jaringan otot selanjutnya adalah melindungi banyak organ dalam dari sisi depan, samping, hingga belakang. Otot bekerja sama dengan tulang untuk memberikan perlindungan yang terbaik bagi organ tubuh di dalamnya.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>10. Mengatur suhu<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jaringan otot berperan penting dalam mengatur suhu di dalam tubuh. Sebab, sekitar 85% panas tubuh, berasal dari otot yang sedang berkontraksi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Saat suhu tubuh turun, otot akan bekerja lebih keras untuk menghasilkan panas. Ketika otot bekerja lebih keras seperti ini tubuh menjadi bergetar atau menggigil.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fungsi jaringan otot manusia antara lain untuk menjaga tubuh tetap stabil, memperbaiki postur, membantu pernapasan, hingga mengatur suhu tubuh. Manusia memiliki lebih dari 600 jenis otot yang tersebar di seluruh tubuh. Anatomi jaringan otot manusia dibagi lagi menjadi tiga macam &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2745","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2745","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2745"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2745\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2747,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2745\/revisions\/2747"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2745"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2745"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2745"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}