{"id":2801,"date":"2022-10-25T15:05:43","date_gmt":"2022-10-25T08:05:43","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2801"},"modified":"2022-10-28T15:09:01","modified_gmt":"2022-10-28T08:09:01","slug":"menu-sarapan-pagi-yang-bagus-untuk-diet-dan-bernutrisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/10\/25\/menu-sarapan-pagi-yang-bagus-untuk-diet-dan-bernutrisi\/","title":{"rendered":"Menu Sarapan Pagi yang Bagus untuk Diet dan Bernutrisi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Ingin meraih berat badan ideal? Anda bisa mencoba beberapa ide sarapan pagi untuk diet yang bisa dikonsumsi setiap pagi, seperti telur rebus, pisang, yogurt, hingga smoothie.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Meskipun Anda sedang berusaha menurunkan berat badan, bukan berarti sarapan boleh dilewatkan. Nyatanya, ada sejumlah menu sarapan pagi untuk diet yang bisa membantu Anda meraih berat badan ideal,\u00a0<em>lho<\/em>!<\/p>\n<div class=\"css-1chqh44\">\n<div class=\"css-ldo4d5\">\n<div id=\"sarapan-pagi-untuk-diet-gpt-ad-middleleaderboard\" class=\"css-4aach6\" data-google-query-id=\"CNDX-d67gvsCFREU1QodaHQLLg\">\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, mengonsumsi sarapan sehat untuk diet dapat mencegah Anda dari\u00a0<em>ngemil<\/em>\u00a0berlebihan yang kerap memicu kenaikan berat badan.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Telur rebus<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Berkat kandungan proteinnya, melahap\u00a0telur rebus\u00a0saat sarapan bisa membantu mengurangi nafsu makan sehingga membantu Anda dalam menurunkan berat badan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebuah studi yang dimuat\u00a0<em>Journal of the American College of Nutrition<\/em>\u00a0mengungkapkan, 30 wanita dengan berat badan berlebih mengalami peningkatan rasa kenyang secara signifikan dan bisa mengurangi konsumsi makannya setelah melahap telur untuk sarapan, dibandingkan dengan roti bagel di pagi hari.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Pisang<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Suka makanan manis, tapi takut gemuk?\u00a0Pisang\u00a0bisa jadi alternatif yang baik,\u00a0<em>kok<\/em>.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Buah yang kaya serat sekaligus rendah kalori ini bisa dijadikan makanan untuk sarapan pagi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebuah pisang berukuran sedang hanya mengandung 100 kalori. Ditambah lagi dengan kandungan 3 gram serat atau 12 persen dari angka kecukupan gizi (AKG) harian.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Serat yang dikandung pisang bisa menghambat proses pengosongan lambung sehingga membantu Anda dalam mengendalikan perasaan lapar dan membuat kenyang lebih lama.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Greek yogurt<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Greek yogurt\u00a0juga masuk dalam daftar menu sarapan pagi untuk diet yang lezat dan menyehatkan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Alasannya, produk olahan susu ini mengandung protein tinggi yang dinilai membantu dalam menurunkan berat badan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebuah riset dari jurnal\u00a0<em>Nutrition<\/em>\u00a0menjelaskan, 20 wanita yang melahap yogurt tinggi protein sebagai camilan mengalami penurunan rasa lapar dan mampu mengurangi asupan 100 kalori di hari yang sama, dibandingkan dengan yang memakan camilan tidak sehat seperti cokelat atau biskuit.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4.\u00a0<em>Smoothie<\/em><\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Menu sarapan pagi untuk diet berikutnya adalah\u00a0<em>smoothie<\/em>\u00a0dari sayur-mayur dan buah rendah kalori.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Konsumsi\u00a0<em>smoothie<\/em>\u00a0di pagi hari dapat meningkatkan asupan serat sehingga Anda bisa merasa kenyang lebih lama.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Anda juga bisa menambahkan kacang, biji-bijian, atau bubuk protein untuk menghindari keinginan\u00a0<em>ngemil<\/em>.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Walaupun demikian, batasi bahan-bahan berkalori tinggi saat membuat\u00a0<em>smoothie<\/em>\u00a0agar berat badan Anda tetap terjaga.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Buah-buahan berry<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Buah-buahan berry, seperti stroberi,\u00a0blueberry, blackberry, hingga raspberry, dilengkapi dengan nutrisi tinggi dan rendah kalori.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Ini menjadi salah satu alasan mengapa jenis buah ini cocok dijadikan menu sarapan pagi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain mengandung vitamin dan mineral, buah-buahan berry dilengkapi serat yang dapat menurunkan rasa lapar dan mengurangi asupan makan.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>6. Grapefruit<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Grapefruit\u00a0adalah buah-buahan sitrus yang banyak direkomendasikan dalam program diet.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tidak hanya rendah kalori, buah ini dipenuhi dengan air dan serat yang berkontribusi dalam menurunkan berat badan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebuah penelitian dalam\u00a0<em>Journal of Medicinal Food<\/em>\u00a0membuktikan, 91 orang dewasa yang obesitas mengalami penurunan berat badan secara signifikan setelah rutin mengonsumsi setengah potong grapefruit sebelum makan, dibandingkan dengan kelompok kontrol.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Pada studi berdurasi 12 minggu itu, partisipan yang memakan jeruk bali merah berhasil menurunkan berat badan sebanyak 1,6 kilogram (kg) atau lima kali lipat dibandingkan kelompok kontrol.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>7. Kopi<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kandungan kafein dalam kopi dianggap bisa membantu menurunkan berat badan dengan cara meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bahkan, sebuah studi dari\u00a0<em>The American Journal of Clinical Nutrition<\/em>\u00a0mengungkapkan, 8 pria yang mengonsumsi kafein mengalami peningkatan metabolisme sebanyak 13 persen.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tidak hanya itu, kopi juga dinilai membantu proses pemecahan lemak dalam tubuh.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kendati demikian, jangan hanya meminum kopi saja saat sarapan. Anda dianjurkan untuk tetap mengonsumsi berbagai makanan pagi untuk diet yang bernutrisi tinggi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jangan pula menambahkan gula atau krim terlalu banyak untuk menghindari asupan kalori berlebihan.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>8. Teh hijau<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Cobalah memadukan menu sarapan favorit dengan teh hijau untuk membantu menurunkan berat badan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Faktanya, kemampuan teh hijau dalam meningkatkan metabolisme tubuh dan pembakaran lemak telah diteliti secara mendalam.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebagai contoh, sebuah studi yang melibatkan 10 partisipan menunjukkan bahwa ekstrak teh hijau bisa mempercepat metabolisme dan meningkatkan pembakaran kalori sebanyak 4 persen dalam kurun waktu 24 jam.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>9. Oatmeal<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Terdapat beberapa alasan mengapa oatmeal dianggap sebagai sarapan yang baik untuk diet.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Pertama, oatmeal mengandung serat yang bisa memperpanjang rasa kenyang.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, sebuah studi mengungkapkan bahwa melahap sarapan yang terbuat dari karbohidrat kompleks 3 jam sebelum olahraga berpotensi membantu membakar lebih banyak lemak.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Faktanya, karbohidrat kompleks tidak menyebabkan peningkatan kadar gula darah setinggi karbohidrat olahan sehingga kadar insulin tidak naik secara signifikan.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>10. Alpukat<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Buah lainnya yang bisa dikonsumsi sebagai sarapan sehat untuk diet adalah\u00a0alpukat.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebuah penelitian dari\u00a0<em>Nutrition Journal<\/em>\u00a0mengutarakan, partisipan dewasa yang mengonsumsi alpukat mempunyai berat badan dan indeks massa tubuh yang lebih rendah secara signifikan, dibandingkan partisipan yang tidak memakannya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Alasannya, partisipan yang memakan alpukat cenderung mengonsumsi lebih banyak buah-buahan, sayuran, dan serat.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>11. Sayuran\u00a0<em>cruciferous<\/em><\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sayuran\u00a0<em>cruciferous<\/em>, seperti brokoli, kembang kol, brussel sprout, hingga pakcoy, dipenuhi dengan serat yang bisa membantu proses menurunkan berat badan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebagai bukti, satu cangkir brussel sprout mengandung 6 gram serat (24 persen AKG). Kemudian, satu cangkir brokoli rebus yang sudah dipotong-potong dilengkapi dengan 5 gram serat.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>12. Biji chia<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Biji chia dipenuhi dengan serat dan mampu menyerap air untuk membentuk gel. Saat masuk ke lambung, gel tersebut dapat mengembang dan membantu Anda merasa kenyang lebih lama.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Biji chia juga kaya protein sehingga bisa menghambat proses pengosongan lambung dan mengurangi kadar ghrelin, yaitu hormon yang bertanggung jawab dalam merangsang perasaan lapar.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ingin meraih berat badan ideal? Anda bisa mencoba beberapa ide sarapan pagi untuk diet yang bisa dikonsumsi setiap pagi, seperti telur rebus, pisang, yogurt, hingga smoothie. Meskipun Anda sedang berusaha menurunkan berat badan, bukan berarti sarapan boleh dilewatkan. Nyatanya, ada &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2801","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2801","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2801"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2801\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2802,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2801\/revisions\/2802"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2801"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2801"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2801"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}