{"id":2803,"date":"2022-10-24T15:09:59","date_gmt":"2022-10-24T08:09:59","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2803"},"modified":"2022-10-28T15:12:22","modified_gmt":"2022-10-28T08:12:22","slug":"mengenal-apa-itu-elektrolit-apa-fungsinya-bagi-tubuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/10\/24\/mengenal-apa-itu-elektrolit-apa-fungsinya-bagi-tubuh\/","title":{"rendered":"Mengenal Apa itu Elektrolit? Apa Fungsinya bagi Tubuh?"},"content":{"rendered":"<p>Anda mungkin sering melihat iklan di televisi yang mempromosikan minuman elektrolit. Elektrolit memang penting untuk Anda, karena terlibat dalam beberapa fungsi tubuh. Namun, sebenarnya apa itu elektrolit? Apa saja fungsi elektrolit bagi tubuh?<\/p>\n<p>Anda mungkin sering mendengar kalimat tersebut dalam iklan televisi yang mempromosikan produk larutan elektrolit. Biasanya, iklan produk tersebut memperlihatkan orang yang sedang\u00a0berolahraga, atau sedang merasa kehausan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\">Sebenarnya, apa itu elektrolit? Apa fungsi elektrolit bagi tubuh?<\/p>\n<h2 id=\"apa-itu-elektrolit\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\">Apa itu elektrolit?<\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\">Elektrolit adalah partikel yang menjelma menjadi ion bermuatan negatif dan positif, saat larut dalam air. Karena memiliki muatan tersebut, elektrolit dapat menghasilkan reaksi listrik. Reaksi listrik pada ion memiliki peran penting di berbagai sistem tubuh manusia.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\">Dalam tubuh manusia, elektrolit terkandung di dalam darah, keringat, dan urine. Anda pun bisa memperoleh elektrolit dari makanan-makanan tertentu. Berikut ini jenis-jenis elektrolit dan sumbernya.<\/p>\n<ul class=\"css-8f5w2\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Natrium, yang terkandung di garam dapur, saus, atau jus tomat<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Kalium, yang terdapat pada\u00a0buah pisang, kentang dengan kulitnya, dan yogurt tawar<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Klorida, yang bisa Anda temukan pada tomat, zaitun, selada, dan garam dapur<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Kalsium, yang bisa ditemukan di sayur bayam, sayur kale, susu, dan ikan sarden<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Magnesium, terkandung di\u00a0sayur bayam\u00a0dan biji labu<\/li>\n<\/ul>\n<h2 id=\"fungsi-elektrolit-di-dalam-tubuh\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\">Fungsi elektrolit di dalam tubuh<\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\">Elektrolit di tubuh memiliki berbagai fungsi dalam kerja sel serta berbagai organ. Elektrolit berperan dalam menjaga kinerja saraf dan otot, menjaga keseimbangan asam basa, dan menjaga tubuh Anda selalu berada dalam kondisi terhidrasi.<\/p>\n<ul class=\"css-z932a4\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\">Menjaga kinerja sistem saraf<\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\">Otak mengirimkan sinyal listrik melalui sel saraf, agar komunikasi antarsel seluruh tubuh dapat terjadi. Sinyal ini disebut dengan impuls saraf, yang dihasilkan oleh perubahan muatan listrik pada membran sel saraf.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\">Natrium merupakan elektrolit yang berperan dalam sistem saraf ini. Pergerakan elektrolit natrium di membran sel saraf, menciptakan perubahan muatan listrik tersebut.<\/p>\n<ul class=\"css-z932a4\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\">Membantu kontraksi otot<\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\">Kalsium\u00a0dan magnesium merupakan elektrolit yang dibutuhkan, dalam proses kontraksi otot. Kalsium membuat serat otot bergerak satu sama lain, saat otot memendek dan berkontraksi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\">Sementara itu, magnesium dibutuhkan agar otot bisa relaksasi, setelah mengalami kontraksi.<\/p>\n<ul class=\"css-z932a4\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\">Menjaga tubuh tetap terhidrasi<\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\">Pernahkah Anda pusing saat merasa haus? Ini mengindikasikan kurangnya cairan dalam tubuh. Elektrolit, terutama natrium, memainkan perannya dalam menjaga keseimbangan cairan, dalam sebuah proses yang disebut osmosis.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\">Osmosis terjadi saat air berpindah dari larutan dengan sedikit elektrolit (lebih encer), ke larutan yang mengandung lebih banyak elektrolit (lebih pekat), melalui dinding membran sel.<\/p>\n<ul class=\"css-z932a4\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\">Menjaga pH tubuh<\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\">Larutan yang di alam, termasuk di tubuh, memiliki tingkat keasaman tertentu. Tingkat keasaman diukur menggunakan skala pH, dengan rentang angka 0-14. Skala pH yang normal untuk darah adalah 7,35-7,45.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\">Konsentrasi elektrolit yang seimbang juga akan memelihara skala pH atau derajat keasaman darah. Perubahan skala pH, walaupun kecil, dapat membuat tubuh tidak bisa berfungsi dengan baik.<\/p>\n<h2 id=\"ketidakseimbangan-elektrolit-di-tubuh\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\">Ketidakseimbangan elektrolit di tubuh<\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\">Di beberapa kondisi, kadar elektrolit dapat menjadi rendah, atau tinggi, yang menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan. Ketidakseimbangan elektrolit sering terjadi karena dehidrasi, yang dipicu oleh keringat berlebih, muntah, atau kondisi diare.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\">Ketidakseimbangan elektrolit juga dapat terjadi, apabila Anda menderita beberapa penyakit, atau menjalani perawatan tertentu. Beberapa gangguan, penyakit, dan kondisi ini bisa memicu ketidakseimbangan elektrolit.<\/p>\n<ul class=\"css-8f5w2\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Penyakit ginjal<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Gangguan makan<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Luka bakar yang parah<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Gagal jantung kongestif<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Gangguan makan, seperti bulimia<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Berusia lanjut, karena fungsi ginjal menjadi kurang efisien seiring pertambahan usia<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Menjalani perawatan kanker<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Mengonsumsi obat diuretik<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\">Apabila mengalami ketidakseimbangan elektrolit yang ringan, Anda mungkin tidak menunjukkan gejala apa pun. Namun pada tingkat yang parah, Anda dapat mengalami tanda-tanda berikut ini.<\/p>\n<ul class=\"css-8f5w2\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Kelelahan<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Detak jantung yang tidak teratur<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Linglung dan kebingungan<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Kram dan lemah otot<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Sakit kepala<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Kejang<\/li>\n<\/ul>\n<h2 id=\"penanganan-jika-mengalami-ketidakseimbangan-elektrolit\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\">Penanganan jika mengalami ketidakseimbangan elektrolit<\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\">Menangani ketidakseimbangan elektrolit dapat dilakukan dengan mengembalikan level elektrolit jika terlalu rendah, atau menguranginya apabila terlalu tinggi. Jenis penanganan kondisi ini, juga akan tergantung pada tingkat keparahan yang Anda alami.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\">Biasanya, pengembalian elektrolit karena kadar yang rendah, bisa dilakukan sendiri dengan mengonsumsi larutan elektrolit. Konsumsi minuman elektrolit ini, umum dilakukan orang yang menjalani aktivitas fisik atau olahraga.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\">Walau begitu, ada kalanya ketidakseimbangan elektrolit dapat menjadi parah. Sehingga, penderitanya akan memerlukan perawatan medis. Penanganan medis dapat berupa pemberian melalui infus elektrolit, maupun obat minum (seperti natrium, natrium klorida, atau natrium sitrat).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda mungkin sering melihat iklan di televisi yang mempromosikan minuman elektrolit. Elektrolit memang penting untuk Anda, karena terlibat dalam beberapa fungsi tubuh. Namun, sebenarnya apa itu elektrolit? Apa saja fungsi elektrolit bagi tubuh? Anda mungkin sering mendengar kalimat tersebut dalam &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2803","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2803","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2803"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2803\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2805,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2803\/revisions\/2805"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2803"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2803"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2803"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}