{"id":2820,"date":"2022-11-18T09:48:32","date_gmt":"2022-11-18T02:48:32","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2820"},"modified":"2022-11-18T09:48:32","modified_gmt":"2022-11-18T02:48:32","slug":"penyebab-sering-mengantuk-di-pagi-hari-dan-cara-menghilangkannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/11\/18\/penyebab-sering-mengantuk-di-pagi-hari-dan-cara-menghilangkannya\/","title":{"rendered":"Penyebab Sering Mengantuk di Pagi Hari dan Cara menghilangkannya!!!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Penyebab sering mengantuk pada pagi hari adalah tubuh yang belum mendapatkan tidur yang cukup. Kurang berolahraga juga buat tubuh mengantuk di pagi hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski sudah merasa tidur cukup pada malam hari, banyak orang yang seringkali bangun dalam keadaan masih mengantuk di pagi hari. Selain itu, kantuk yang datang di pagi hari ini terkadang juga dibarengi dengan rasa lelah. Hal itu pun kemudian membuat Anda menjadi tidak produktif dan lebih memilih untuk menghabiskan waktu di atas tempat tidur.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Ada sejumlah faktor yang bisa membuat Anda mengantuk di pagi hari. Beberapa penyebabnya mulai dari inersia, kondisi kamar, gaya hidup, masalah psikologis hingga adanya\u00a0gangguan tidur.<\/p>\n<h2 id=\"penyebab-mengantuk-di-pagi-hari\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Penyebab Mengantuk di pagi hari<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Banyak faktor yang dapat menyebabkan Anda mengantuk di pagi hari. Beberapa hal yang jadi penyebab rasa kantuk datang di pagi hari antara lain:<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Sleep inertia<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\"><em>Sleep inertia<\/em>\u00a0adalah bangun dalam keadaan kurang sadar meski telah tidur cukup. Ini merupakan kondisi yang normal terjadi ketika bangun tidur. Saat bangun, terdapat beberapa proses yang terjadi sebelum Anda benar-benar sadar. Meski telah membuka mata, otak tidak langsung bangun setelah tidur. Itulah mengapa Anda biasa merasa pusing atau linglung saat baru saja bangun tidur.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jika tidak mampu mengatasi\u00a0<em>sleep inertia<\/em>, Anda akan tertidur kembali. Biasa terjadi dalam waktu 15 hingga 60 menit, kondisi ini juga membuat keterampilan motorik dan kognitif Anda melambat. Maka dari itu, Anda terkadang merasa malas untuk melakukan apa pun ketika baru bangun.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Kualitas tidur yang buruk<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Menurut\u00a0<em>National Sleep Foundation<\/em>, higienitas tidur merupakan serangkaian kebiasaan yang diperlukan untuk dapat memiliki\u00a0kualitas tidur\u00a0malam baik. Higienitas yang buruk membuat tidur menjadi kurang berkualitas.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Beberapa contoh praktik higienitas tidur yang buruk adalah waktu tidur tidak teratur, tidur siang lebih dari 30 menit, terlalu lama menatap layar, kamar panas dan terang, hingga kondisi kasur yang tidak nyaman. Faktor-faktor itulah yang kemudian membuat Anda mengantuk di pagi hari.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Gaya hidup yang tidak sehat<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Menerapkan gaya hidup sehat membuat tidur Anda lebih berkualitas. Sebagai contoh, berolahraga secara teratur tiap hari dapat membuat tidur malam lebih nyenyak. Meski begitu, olahraga berat jelang tidur harus dihindari apabila tidak mau mata Anda terjaga semalaman.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain kurang olahraga, mengonsumsi minuman berkafein juga akan membuat Anda kesulitan untuk tidur. Hal ini tentunya akan berpengaruh pada kualitas dan waktu tidur Anda.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Gangguan tidur<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Gangguan tidur seperti\u00a0<em>sleep apnea<\/em>\u00a0membuat Anda mengantuk di pagi hari karena mengurangi kualitas tidur.\u00a0<em>Sleep apnea\u00a0<\/em>menyebabkan adanya jeda napas secara berkala selama tidur. Jika mengalami kondisi ini, segera konsultasikan dengan dokter karena bisa saja Anda memiliki masalah lebih lanjut aliran oksigen ke otak.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain\u00a0<em>sleep apnea<\/em>, ada juga\u00a0insomnia\u00a0yang membuat Anda sering terbangun maupun kesulitan untuk tidur. Sejumlah dampak yang ditimbulkan insomnia di antaranya sulit untuk jatuh tertidur, sering terbangun sepanjang malam, bangun terlalu awal dan sulit tidur kembali, dan merasa lelah ketika bangun.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Masalah psikologis<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Salah satu masalah psikologis yang paling sering dialami dan mengganggu kualitas tidur adalah kecemasan. Selain memengaruhi kualitas dan hasrat untuk tidur, masalah ini tak jarang membuat Anda merasa lelah sepanjang hari.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tidak hanya kecemasan, rasa depresi yang tengah Anda alami juga dapat berpengaruh terhadap kualitas tidur. Ketika depresi, Anda biasanya merasa kurang berenergi. Meski sudah tidur, hal ini dapat membuat Anda lelah dan mengantuk di pagi hari.<\/p>\n<h2 id=\"cara-menghilangkan-kantuk-di-pagi-hari\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Cara menghilangkan kantuk di pagi hari<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Rasa kantuk di pagi hari terkadang mengganggu\u00a0<em>mood<\/em>\u00a0Anda untuk beraktivitas. Namun, ada sejumlah tips supaya Anda tidak mengantuk di pagi hari dan memulai aktivitas dengan penuh semangat. Beberapa cara tersebut, di antaranya:<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Jangan menekan tombol\u00a0<\/strong><strong><em>snooze\u00a0<\/em><\/strong><strong>pada alarm<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Ketika alarm berbunyi, kebanyakan orang seringkali menekan tombol\u00a0<em>snooze<\/em>\u00a0untuk menambah waktu tidur selama beberapa menit. Bahkan, hal tersebut tidak hanya dilakukan sekali dua kali saat bangun tidur. Kebiasaan ini menyebabkan tidur jadi terputus-putus (terfragmentasi) dan berujung pada rasa kantuk ketika beraktivitas. Sebaiknya, segera bangkit dari tempat tidur setelah Anda mematikan alarm.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Minum air putih saat bangun<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kelelahan merupakan salah satu gejala dari dehidrasi. Hal ini kemudian memicu rasa kantuk, perubahan kemampuan kognitif, hingga gangguan\u00a0<em>mood<\/em>. Meminum segelas air dapat menyegarkan tubuh sebelum Anda memulai aktivitas.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Sarapan yang cukup<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Menurut penelitian, melewatkan sarapan membuat tubuh Anda menjadi tidak berenergi. Hal itu kemudian berpengaruh pada kemampuan Anda untuk berkonsentrasi. Agar tubuh berenergi, biasakan sarapan untuk memulai hari.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Beraktivitas di luar ruangan<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sinar matahari meningkatkan kadar serotonin tubuh. Akibatnya tubuh jadi terasa lebih berenergi pada siang hari. Menurut penelitian yang dilakukan\u00a0<em>University of Rochester<\/em>, beraktivitas di alam dapat membuat Anda merasa lebih bersemangat dan tidak mengantuk.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Pergi ke psikolog jika mengalami masalah psikologis<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Saat rasa lelah dan kantuk pagi hari mengganggu dan terjadi secara terus-menerus, bisa jadi itu disebabkan oleh depresi atau kecemasan. Depresi memperburuk perasaan dan membuat Anda tertekan. Satu-satunya cara untuk mengatasi hal tersebut yaitu berkonsultasi dengan ahlinya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyebab sering mengantuk pada pagi hari adalah tubuh yang belum mendapatkan tidur yang cukup. Kurang berolahraga juga buat tubuh mengantuk di pagi hari. Meski sudah merasa tidur cukup pada malam hari, banyak orang yang seringkali bangun dalam keadaan masih mengantuk &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2820","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2820","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2820"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2820\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2821,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2820\/revisions\/2821"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2820"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2820"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2820"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}