{"id":2832,"date":"2022-11-11T10:15:04","date_gmt":"2022-11-11T03:15:04","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2832"},"modified":"2022-11-18T10:20:12","modified_gmt":"2022-11-18T03:20:12","slug":"tips-mencapai-kebahagiaan-sejati-dan-dampaknya-bagi-kesehatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/11\/11\/tips-mencapai-kebahagiaan-sejati-dan-dampaknya-bagi-kesehatan\/","title":{"rendered":"Tips Mencapai Kebahagiaan Sejati dan Dampaknya Bagi Kesehatan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Setiap orang memiliki cara masing-masing untuk mencapai kebahagiaan sejati. Selain dengan mengubah sudut pandang, kebahagiaan sejati juga bisa didapat dengan melakukan kebiasaan seperti berolahraga, tersenyum, dan selalu bersyukur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berhasil mencapai kebahagiaan sejati merupakan hal yang didamba-dambakan oleh setiap orang. Ada berbagai macam cara yang dapat dilakukan untuk mencapai kebahagiaan sejati. Namun, sebelum mencapainya Anda harus terlebih dahulu memahami apa arti kebahagiaan sejati.<\/p>\n<h2 id=\"apa-arti-kebahagiaan-sejati\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Apa arti kebahagiaan sejati?<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kebahagiaan sejati adalah kondisi di mana secara mental dan emosional, Anda merasakan adanya kepuasan hingga kegembiraan yang intens. Meskipun begitu, definisi kebahagiaan sejati masing-masing orang berbeda satu dengan yang lainnya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bagi sebagian orang, kebahagiaan sejati mungkin saja digambarkan sebagai pencapaian yang berhasil mereka dapatkan dalam hidup, termasuk materi. Namun, tidak semua menganggap bahwa kebahagiaan sejati bisa didapatkan dari materi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Menurut para peneliti di bidang psikologi, kebahagiaan sejati bergantung pada cara pandang masing-masing orang. Itu artinya, tiap orang bertanggung jawab penuh terhadap kebahagiaan sejatinya sendiri.<\/p>\n<h2 id=\"cara-mencapai-kebahagiaan-sejati\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Cara mencapai kebahagiaan sejati<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain mengatur sudut pandang, ada beberapa kebiasaan yang bisa membantu Anda untuk meraih kebahagiaan sejati. Bagaimana caranya? Berikut beberapa hal yang bisa menolong Anda untuk mencapai kebahagiaan sejati:<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Mengonsumsi makanan bernutrisi<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain berdampak pada kondisi fisik, makanan yang Anda konsumsi juga dapat memengaruhi keadaan pikiran. Makanan seperti daging tanpa lemak, unggas, kacang polong, dan produk susu protein tinggi dapat membantu Anda merasa bahagia.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Hal ini tak lepas dari kandungan-kandungan di dalamnya yang merangsang produksi dopamin. Sementara itu, makanan yang diolah berlebihan dan gorengan cenderung membuat Anda tidak berenergi dan suasana hati menjadi kurang baik.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Tersenyum<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Saat tersenyum, otak Anda melepaskan hormon bernama\u00a0dopamin. Hormon ini membuat Anda merasa bahagia. Ketika sedang merasa sedih, cobalah tersenyum dan lihat apa efek yang terjadi pada diri Anda. Selain itu, Anda bisa juga mempraktikkannya dengan tersenyum pada diri sendiri di cermin setiap pagi.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Istirahat yang cukup<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Beristirahat yang cukup sangatlah penting untuk menjaga kesehatan mental, fisik, serta fungsi otak Anda. Normalnya, orang dewasa membutuhkan waktu istirahat selama 7 hingga 8 jam saat tidur malam. Ketika merasakan kantuk pada siang hari, hal tersebut dapat menjadi sinyal yang menandakan bahwa tubuh Anda butuh beristirahat.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Berolahraga<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, olahraga dapat membantu Anda\u00a0meredakan stres, kecemasan, dan depresi. Selain itu, kebiasaan ini juga bisa membantu meningkatkan kebahagiaan Anda. Beberapa contoh olahraga yang bisa Anda lakukan, di antaranya:<\/p>\n<ul class=\"css-8f5w2\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Jalan kaki keliling komplek<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Yoga<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Tai chi<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Bersepeda<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Berenang<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Menari<\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Memberi pujian ke orang lain<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Studi\u00a0menyebut bahwa melakukan kebaikan dapat membantu Anda mencapai kepuasan dan kebahagiaan sejati. Salah satu kebaikan yang bisa Anda terapkan yaitu dengan memberikan pujian kepada orang lain. Selain mencerahkan harinya, memberikan pujian kepada orang di sekitar mampu meningkatkan kebahagiaan Anda.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>6. Selalu bersyukur<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Menurut\u00a0penelitian, bersyukur memberikan dampak signifikan terhadap kebahagiaan Anda. Sebagai permulaan, mulailah bersyukur dari hal-hal kecil. Dengan bersyukur, Anda nantinya akan lebih menyadari hal-hal positif yang ada di sekitar.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>7. Menerima segala sesuatu yang telah terjadi<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tidak ada orang yang hidupnya dipenuhi dengan kebahagiaan sepanjang waktu. Apabila Anda melakukan kesalahan atau mengalami hal buruk, akuilah itu dan jangan mencoba berpura-pura bahagia. Setelah berhasil menerimanya, lakukan kegiatan yang bisa mengembalikan keceriaan Anda, bisa dengan berjalan-jalan atau bercerita dengan orang yang dipercaya.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>8. Meditasi<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Meditasi\u00a0dapat membantu Anda mencapai kebahagiaan sejati. Meditasi dapat Anda lakukan dengan cara sederhana, misalnya duduk diam selama lima menit untuk menenangkan pikiran. Selain itu, latihan teknik pernapasan mendalam juga dapat menjadi salah satu bentuk meditasi.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>9. Merawat diri<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kesehatan fisik yang Anda miliki dapat berpengaruh terhadap kondisi mental. Maka dari itu, rutin merawat diri dapat membantu Anda untuk mencapai kebahagiaan sejati. Periksakan kondisi Anda secara berkala ke dokter untuk memastikan dan menjaga kesehatan tubuh.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Perlu diingat bahwa setiap orang mempunyai cara mereka masing-masing untuk mencapai kebahagiaan sejati. Apabila kebiasaan-kebiasaan di atas hanya menambah stres dan tidak cocok dengan Anda, sebaiknya tinggalkan saja.<\/p>\n<h2 id=\"dampak-positif-kebahagiaan-terhadap-kesehatan\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Dampak positif kebahagiaan terhadap kesehatan<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain baik untuk kondisi mental, kebahagiaan juga memberi dampak positif bagi kesehatan Anda. Beberapa dampak positif yang muncul dari adanya perasaan bahagia di antaranya:<\/p>\n<ul class=\"css-z932a4\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\"><strong>Mendorong gaya hidup sehat<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Perasaan bahagia dapat mendorong orang untuk menerapkan gaya hidup sehat. Hal tersebut tentunya dapat berdampak positif untuk kesehatan. Menurut\u00a0<a class=\"chakra-link css-1fvqfem\" href=\"https:\/\/www.ncbi.nlm.nih.gov\/pmc\/articles\/PMC5387968\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">penelitian<\/a>, orang yang bahagia cenderung mengonsumsi makanan-makanan sehat seperti sayur, buah, dan biji-bijian.<\/p>\n<ul class=\"css-z932a4\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\"><strong>Meningkatkan sistem imun<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Menurut penelitian, perasaan bahagia dapat membantu menjaga\u00a0sistem kekebalan tubuh\u00a0Anda tetap kuat. Meski begitu, hingga kini belum diketahui pasti mengapa hal itu bisa terjadi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Namun, meningkatnya sistem kekebalan tubuh kemungkinan terjadi karena pengaruh perasaan bahagia terhadap aktivitas sumbu hipotalamus-hipofisis-adrenal (HPA). HPA sendiri mempunyai peran untuk mengatur sistem kekebalan, hormon, pencernaan, dan tingkat stres Anda.<\/p>\n<ul class=\"css-z932a4\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\"><strong>Mengatasi stres<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Perasaan bahagia membantu mengurangi kadar\u00a0hormon kortisol penyebab stres. Tidak hanya stres, kadar hormon kortisol yang berlebihan juga dapat membuat Anda mengalami gangguan tidur, penambahan berat badan, hingga tekanan darah tinggi.<\/p>\n<ul class=\"css-z932a4\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\"><strong>Menjaga kesehatan jantung<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kebahagiaan dapat mengurangi risiko Anda terkena penyakit jantung. Selain itu, perasaan bahagia juga membantu mengurangi risiko tekanan darah tinggi.\u00a0Menurut penelitian\u00a0yang dilakukan terhadap 6.500 lansia berusia di atas 65 tahun, ditemukan bahwa kebahagiaan mampu mengurangi risiko\u00a0tekanan darah tinggi\u00a0hingga 9 persen.<\/p>\n<ul class=\"css-z932a4\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\"><strong>Memperpanjang umur<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Perasaan bahagia dapat membuat umur Anda menjadi lebih panjang. Meski begitu, hingga sekarang belum diketahui pasti mengapa orang yang bahagia memiliki\u00a0umur lebih panjang. Namun, dorongan untuk menerapkan gaya hidup sehat saat orang merasa bahagia diduga menjadi salah satu alasannya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap orang memiliki cara masing-masing untuk mencapai kebahagiaan sejati. Selain dengan mengubah sudut pandang, kebahagiaan sejati juga bisa didapat dengan melakukan kebiasaan seperti berolahraga, tersenyum, dan selalu bersyukur. Berhasil mencapai kebahagiaan sejati merupakan hal yang didamba-dambakan oleh setiap orang. Ada &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2832","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2832","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2832"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2832\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2833,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2832\/revisions\/2833"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2832"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2832"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2832"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}