{"id":2867,"date":"2022-12-06T14:35:05","date_gmt":"2022-12-06T07:35:05","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2867"},"modified":"2022-12-09T14:39:01","modified_gmt":"2022-12-09T07:39:01","slug":"apa-itu-karbohidrat-kompleks-dan-manfaatnya-untuk-kesehatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2022\/12\/06\/apa-itu-karbohidrat-kompleks-dan-manfaatnya-untuk-kesehatan\/","title":{"rendered":"Apa itu Karbohidrat Kompleks? dan Manfaatnya untuk Kesehatan!!!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Sumber karbohidrat kompleks adalah nasi merah, oatmeal, pisang, ubi jalar, kentang, labu, roti gandum utuh, kacang polong, dan sebagainya.Tubuh membutuhkan karbohidrat sebagai salah satu sumber energi utama. Ada dua jenis karbohidrat yang perlu Anda ketahui, yaitu karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Mengonsumsi karbohidrat kompleks disinyalir memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan,\u00a0<em>lho<\/em>. Sebab, Anda juga bisa menemukan berbagai kandungan vitamin, mineral, dan serat di dalamnya.<\/p>\n<h2 id=\"apa-itu-karbohidrat-kompleks\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Apa itu karbohidrat kompleks?<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Karbohidrat kompleks adalah jenis karbohidrat dengan rantai molekul yang lebih panjang dan kompleks daripada karbohidrat sederhana.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jenis\u00a0karbohidrat\u00a0ini dinilai bermanfaat dalam menjaga kadar gula darah dan menghasilkan energi yang lebih tahan lama.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Karbohidrat kompleks juga mengandung lebih banyak nutrisi daripada karbohidrat sederhana. Kandungan seratnya dinilai lebih tinggi dan dicerna dengan lebih lambat.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Menurut\u00a0<em>dietary guidelines<\/em>, asupan karbohidrat harus mencapai 45-65 persen dari kalori harian Anda. Sebagian asupan tersebut harus berasal dari sumber-sumber karbohidrat kompleks yang menyehatkan.<\/p>\n<h2 id=\"perbedaan-karbohidrat-kompleks-dan-sederhana\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Perbedaan karbohidrat kompleks dan sederhana<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Berbeda dari karbohidrat kompleks, karbohidrat sederhana adalah jenis karbohidrat yang memiliki rantai molekul yang lebih pendek dan lebih cepat dicerna.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebagian besar makanan yang terbuat dari karbohidrat sederhana dicerna dengan cepat sehingga menyediakan\u00a0sumber energi\u00a0yang instan, tetapi tidak bertahan lama.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Hal ini juga dapat meningkatkan gula darah\u00a0secara tajam dan Anda kemungkinan bisa merasa lapar lagi segera setelahnya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Gula termasuk jenis karbohidrat sederhana. Oleh karena itu, konsumsi\u00a0makanan tinggi gula\u00a0bisa membuat Anda cenderung cepat lapar sehingga menjadi makan berlebihan.<\/p>\n<h2 id=\"manfaat-karbohidrat-kompleks\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Manfaat karbohidrat kompleks<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Karbohidrat kompleks dipercaya lebih baik daripada karbohidrat sederhana. Berikut adalah beberapa manfaat karbohidrat kompleks yang perlu Anda ketahui.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Menjaga gula darah<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Karbohidrat kompleks dicerna dengan lebih lama sehingga kadar gula darah tetap stabil dan menyediakan energi yang lebih tahan lama di dalam tubuh.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Pada penderita diabetes tipe-2, karbohidrat kompleks adalah makanan yang membantu mengendalikan\u00a0lonjakan gula darah\u00a0setelah makan.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Menurunkan berat badan<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Karbohidrat kompleks juga memiliki banyak serat yang bergerak secara perlahan melalui saluran pencernaan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kandungan ini dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan membantu mengendalikan banyaknya makanan yang dikonsumsi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Serat juga bermanfaat dalam membantu\u00a0menurunkan berat badan\u00a0dan mempertahankannya untuk jangka panjang.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Melancarkan pencernaan<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Karbohidrat kompleks sering kali mengandung serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang tidak dimiliki karbohidrat sederhana.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kandungan nutrisi yang berlimpah ini tentunya dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tak hanya itu, kandungan\u00a0serat\u00a0di dalamnya juga dapat meningkatkan kelancaran pencernaan sehingga Anda terhindar dari sembelit maupun gangguan pencernaan lainnya.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Mengendalikan kolesterol<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Makanan kaya serat larut yang ditemukan dalam karbohidrat kompleks, seperti apel dan oatmeal, dinilai punya andil dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tidak heran jika jenis kabohidrat ini dapat mengurangi risiko berbagai kondisi kesehatan kronis, seperti diabetes tipe-2, penyakit kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah), dan beberapa jenis kanker, dibandingkan karbohidrat sederhana.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumber karbohidrat kompleks adalah nasi merah, oatmeal, pisang, ubi jalar, kentang, labu, roti gandum utuh, kacang polong, dan sebagainya.Tubuh membutuhkan karbohidrat sebagai salah satu sumber energi utama. Ada dua jenis karbohidrat yang perlu Anda ketahui, yaitu karbohidrat kompleks dan karbohidrat &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2867","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2867","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2867"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2867\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2868,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2867\/revisions\/2868"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2867"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2867"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2867"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}