{"id":2954,"date":"2023-01-14T14:37:56","date_gmt":"2023-01-14T07:37:56","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2954"},"modified":"2023-01-20T14:41:52","modified_gmt":"2023-01-20T07:41:52","slug":"bahaya-akibat-langsung-merokok-saat-buka-puasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2023\/01\/14\/bahaya-akibat-langsung-merokok-saat-buka-puasa\/","title":{"rendered":"Bahaya Akibat Langsung Merokok saat Buka Puasa"},"content":{"rendered":"<p class=\"chakra-text css-1db47vj\" style=\"text-align: justify;\">Merokok saat buka puasa dapat menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan, seperti jantung. Salah satunya adalah Anda merasa mual dan muntah.Ketika berpuasa, hukum merokok adalah haram. Hal ini dikarenakan, mengisap asap rokok dapat menyebabkan batalnya puasa. Itu sebabnya, sejumlah perokok akan berusaha menahan keinginan merokok agar tidak membatalkan puasa.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Namun, dikarenakan telah menahan keinginan merokok seharian, sejumlah perokok cenderung langsung merokok begitu waktu berbuka puasa tiba. Padahal,\u00a0Anda tidak disarankan langsung merokok saat buka puasa.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Merokok saat perut kosong nyatanya dapat menimbulkan bahaya yang lebih besar untuk kesehatan tubuh. Mengapa demikian?<\/p>\n<h2 id=\"bahaya-merokok-saat-buka-puasa\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Bahaya merokok saat buka puasa<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bahaya merokok yang ditimbulkan saat puasa muncul karena efek nikotin dan karbon monoksida pada perut kosong.\u00a0Inilah akibatnya pada kesehatan tubuh bila Anda merokok saat berbuka puasa:<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Jantung berdebar kencang<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Saat puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi apa pun selama berjam-jam.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bila Anda langsung\u00a0merokok\u00a0saat buka puasa, sel darah merah akan langsung mengikat karbon monoksida yang terhirup. Padahal, seharusnya sel darah merah berikatan dengan oksigen.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Hal ini dapat mengakibatkan karbon monoksida terbawa dalam aliran darah dan beredar lama di seluruh tubuh.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Ketika tubuh mengandung terlalu banyak karbon monoksida, organ-organ vital Anda jadi tidak mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi yang tepat untuk menjalankan fungsinya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kekurangan oksigen juga dapat membuat jantung bekerja ekstra keras memompa darah segar sebagai upaya untuk \u201cmembilas\u201d karbon monoksida keluar dari tubuh.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Itu sebabnya, langsung merokok saat buka puasa dapat menyebabkan Anda mudah merasakan jantung berdebar.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko serangan jantung karena jantung terus-terusan dipaksa bekerja lebih keras.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Pusing, mual, dan muntah<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Seperti yang disebutkan sebelumnya, merokok begitu waktu berbuka puasa tiba menyebabkan sel darah merah mengikat karbon monoksida. Normalnya, kadar karbon monoksida dalam tubuh manusia kurang dari 2 persen.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kelebihan kadar karbon monoksida dalam darah akan meningkatkan risiko keracunan karbon monoksida. Apabila Anda mengalami keracunan karbon monoksida, Anda akan merasakan pusing, mual, dan muntah.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, Anda pun juga akan merasakan gejala lainnya, seperti:<\/p>\n<ul class=\"css-8f5w2\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Mengantuk<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Bingung<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Lemas<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Sakit kepala<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Disorientasi.<\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"css-hsw2c8\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Meningkatkan risiko stroke<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Saat tubuh kekurangan oksigen, jantung akan dipaksa untuk terus bekerja keras.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jika hal ini terjadi berkelanjutan dalam jangka waktu lama, pembuluh darah akan rentan menyempit dan mengeras. Kondisi ini disebut\u00a0aterosklerosis.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Pengerasan pembuluh membuat darah menggumpal dan menyumbat pembuluh darah. Bila gumpalan menyumbat aliran darah ke otak, hal ini akan menyebabkan\u00a0stroke.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, menurut riset terbitan\u00a0Preventive Medicine, merokok juga mampu mengurangi kadar kolesterol baik (HDL) di dalam tubuh.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bila kadar kolesterol baik di dalam tubuh rendah, Anda juga lebih berisiko mengalami stroke.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Meningkatkan risiko kanker paru-paru<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Nikotin rokok mampu meningkatkan risiko\u00a0kanker paru-paru\u00a0yang diawali dengan merangsang pertumbuhan tumor pada paru-paru, ungkap penelitian terbitan\u00a0Journal of Carcinogenesis.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, nikotin juga mampu membuat sel kanker yang sudah ada berduplikasi lebih cepat dan meluas.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bahkan, nikotin mampu &#8220;menolong&#8221; sel kanker untuk mendapatkan nutrisi dari cadangan tubuh sehingga semakin cepat berkembang.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Saat berpuasa, Anda tidak mendapatkan cukup asupan nutrisi yang dapat membantu memperlambat efek ini sehingga tubuh akan lebih bereaksi sensitif terhadap zat berbahaya di dalam rokok.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Merokok saat buka puasa dapat menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan, seperti jantung. Salah satunya adalah Anda merasa mual dan muntah.Ketika berpuasa, hukum merokok adalah haram. Hal ini dikarenakan, mengisap asap rokok dapat menyebabkan batalnya puasa. Itu sebabnya, sejumlah perokok akan berusaha &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2954","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2954","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2954"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2954\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2955,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2954\/revisions\/2955"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2954"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2954"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2954"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}