{"id":2967,"date":"2023-01-07T15:03:48","date_gmt":"2023-01-07T08:03:48","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=2967"},"modified":"2023-01-20T15:06:01","modified_gmt":"2023-01-20T08:06:01","slug":"mengenal-clean-eating-bagi-kesehatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2023\/01\/07\/mengenal-clean-eating-bagi-kesehatan\/","title":{"rendered":"Mengenal Clean Eating Bagi Kesehatan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Clean eating adalah pola makan yang memilih makanan yang belum melalui banyak proses pengolahan. Makanan yang dipilih biasanya masih segar dan belum banyak nutrisi yang hilang.Konsep\u00a0<em>clean eating<\/em>\u00a0sudah lama dikenal di banyak kalangan. Pola makan yang satu ini diklaim punya manfaat yang baik untuk tubuh. Mereka yang sudah melakukannya mengaku bisa menjaga berat tubuh ideal dan merasa lebih baik setelah menjalankan pola makan sehat ini.<\/p>\n<h2 id=\"apa-itu-clean-eating\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Apa itu clean eating?<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Secara harfiah,\u00a0<em>clean eating<\/em>\u00a0adalah memilih makanan yang paling dekat dengan bentuk alaminya.\u00a0Jadi, alih-alih memilih makanan kemasan atau makanan kalengan, pola makan ini akan memilih jenis makanan alami yang segar dan utuh. Misalnya, bentuk daging ayam yang utuh dan bukan daging ayam beku atau yang telah diolah menjadi kornet atau sosis.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Namun, makna\u00a0<em>clean eating<\/em>\u00a0itu sendiri menjadi sangat luas dengan masing-masing interpretasi dari para pelakunya. Ada sebagian orang menilai makan makanan yang bersih itu hanyalah membatasi makanan olahan. Sebagian lainnya menilai bahwa pola diet bersih ini juga termasuk menghilangkan asupan gluten, gula, bahkan susu.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Biarpun banyak pendapat, makan makanan \u201cbersih\u201d ini tetaplah punya satu benang merah. Lebih banyak yang setuju jika konsep\u00a0<em>clean eating<\/em>\u00a0ini mengurangi bahkan melarang mengonsumsi makanan dengan kandungan zat adiktif.<\/p>\n<h2 id=\"potensi-manfaat-dan-risiko-clean-eating\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Potensi manfaat dan risiko clean eating<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Saat melakukan diet ini, potensi untuk terhindar dari makanan berbahaya tentu sangat besar. Pasalnya, Anda hanya akan mengonsumsi buah, sayur, dan biji-bijian yang belum banyak melalui proses pengolahan. Tentu saja hal ini bisa membantu menurunkan berat badan dengan lebih cepat.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Memang belum ada sebuah penelitian yang menghubungkan manfaat pola diet ini dengan kesehatan. Namun, tetap ada data bahwa\u00a0<em>clean eating<\/em>\u00a0mampu menurunkan risiko penyakit mematikan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebuah\u00a0studi\u00a0melaporkan bahwa terlalu banyak mengonsumsi makanan olahan punya 10 persen potensi lebih tinggi terserang penyakit jantung koroner dan kardiovaskular.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Di sisi lain, tetap ada risiko yang bisa muncul saat orang sangat berpegang teguh untuk hanya makan sesuatu yang \u201cbenar-benar bersih\u201d. Obsesi tersebut bisa malah merusak hidup sehat yang sebenarnya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Orang yang menerapkan metode hidup sehat ini bisa jadi benar-benar ogah makan makanan yang diproses. Malahan, sejumlah orang merasa bersalah saat mereka mengonsumsi makanan yang dianggap kotor. Padahal, tidak semua makanan yang diproses itu kotor dan tidak sehat. Beberapa makanan tetap punya nutrisi yang baik untuk tubuh.<\/p>\n<h2 id=\"cara-melakukan-clean-eating\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Cara melakukan clean eating<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bagaimana caranya menerapkan\u00a0<em>clean eating<\/em>\u00a0dalam\u00a0diet sehat\u00a0sehari-hari? Simak panduan berikut ini:<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Makan lebih banyak biji-bijian utuh<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Karbohidrat, seperti roti tawar, pasta, dan nasi, seringkali kehilangan nutrisinya karena proses pengolahan. Oleh karena itu, ganti pilihan Anda dengan roti tawar dari gandum serta nasi dari beras merah.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Atau, Anda dapat memilih jenis biji-bijian lain, seperti\u00a0<em>havermut<\/em>,\u00a0<em>popcorn, barley,<\/em>\u00a0atau bulgur. Sedikit perubahan dalam karbohidrat yang dikonsumsi akan berdampak besar bagi kesehatan Anda.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Studi menunjukkan bahwa diet tinggi biji-bijian dapat menurunkan risiko dari berbagai penyakit. Mulai dari penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kanker usus besar.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Perbanyak makan buah dan sayuran<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dua jenis makanan alami ini merupakan menu wajib dalam\u00a0<em>clean eating<\/em>. Inti dari\u00a0<em>clean eating<\/em>\u00a0adalah semua produk yang Anda konsumsi harus segar dan alami. Tetapi, ada juga yang mengatakan bahwa opsi sayuran dan buah beku masih diperbolehkan karena memiliki nutrisi yang terjaga.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Baca label kemasan untuk memastikan tidak terdapat tambahan gula atau garam. Selain itu, pilih buah utuh ketimbang jus.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Usahakan untuk setidaknya mengonsumsi 5-9 jenis buah dan sayuran per hari. Porsi ini tergantung pada apa jenis aktivitas fisik Anda dan jumlah kalori yang Anda butuhkan.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Waspadai gula dan garam tambahan<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Pada dasarnya,\u00a0<em>clean eating<\/em>\u00a0adalah komitmen untuk mengonsumsi makanan bersih secara alami yang rendah garam dan gula.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Untuk menghindari gula atau garam tambahan, baca label makanan Anda sebelum membeli. Bahkan, dalam makanan yang tampaknya sehat, seperti yogurt atau saus tomat. Jenis makanan ini tetap bisa mengandung gula dan garam tambahan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Perhatikan juga seberapa banyak garam dan gula yang Anda tambahkan ke dalam makanan atau minuman Anda.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Perbanyak minum air<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Untuk menerapkan\u00a0<em>clean eating<\/em>, Anda harus mengganti minuman ringan yang bersoda atau jus kemasan, dengan minuman yang rendah kalori. Air putih dan teh herbal bisa menjadi contohnya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Air putih dapat mengendalikan rasa lapar dan membantu Anda merasa kenyang dalam waktu lama. Air putih juga bisa menangkal rasa lelah dan memberi Anda lebih banyak energi. Ingin air mineral Anda jadi lebih nikmat? Coba tambahkan beberapa tetes perasan lemon atau daun\u00a0<em>mint.<\/em><\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Menggunakan produk organik<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Produk sayuran atau buah-buahan organik umumnya menggunakan pestisida alami dan menghindari produk pertanian kimiawi.\u00a0Menggunakan produk organik adalah cara terbaik untuk\u00a0<em>clean eating<\/em>. Selain buah dan sayur, pertimbangkan juga produk daging dan susu.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Pelaku\u00a0<em>clean eating<\/em>\u00a0memilih produk organik atau pasar pertanian yang berlabel organik. Jika sulit mendapatkan asupan nutrisi protein untuk\u00a0<em>clean eating<\/em>, Anda masih bisa mendapatkannya dari kacang-kacangan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Itulah sejumlah informasi yang perlu diketahui dari\u00a0<em>clean eating<\/em>. Biarpun cukup baik, cobalah berkonsultasi terlebih dulu dengan\u00a0dokter gizi\u00a0sebelum mulai melakukannya. Dengan begitu, Anda tahu apa yang benar-benar boleh dilakukan dan baik untuk tubuh.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Clean eating adalah pola makan yang memilih makanan yang belum melalui banyak proses pengolahan. Makanan yang dipilih biasanya masih segar dan belum banyak nutrisi yang hilang.Konsep\u00a0clean eating\u00a0sudah lama dikenal di banyak kalangan. Pola makan yang satu ini diklaim punya manfaat &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2967","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2967","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2967"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2967\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2969,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2967\/revisions\/2969"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2967"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2967"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2967"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}