{"id":3021,"date":"2023-02-07T15:33:52","date_gmt":"2023-02-07T08:33:52","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=3021"},"modified":"2023-02-09T15:37:00","modified_gmt":"2023-02-09T08:37:00","slug":"pentingnya-memiliki-hati-yang-teguh-dalam-hidup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2023\/02\/07\/pentingnya-memiliki-hati-yang-teguh-dalam-hidup\/","title":{"rendered":"Pentingnya Memiliki Hati yang Teguh dalam Hidup"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Memiliki hati yang teguh mendatangkan sejumlah manfaat dalam kehidupan Anda, mulai dari lebih mudah meraih tujuan hingga meningkatkan kesehatan mental maupun fisik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kehidupan tidak pernah lepas dari cita-cita, tujuan hidup, pengambilan keputusan, hingga masa-masa sulit. Untuk melalui itu semua, diperlukan keteguhan hati yang kuat dari setiap individu.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Apa itu keteguhan hati? Bagaimana cara memiliki hati yang teguh?<\/p>\n<h2 id=\"apa-itu-keteguhan-hati\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Apa itu keteguhan hati?<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), \u2018keteguhan\u2019 memiliki arti kekuatan atau ketetapan. Ini mengarah pada hati, iman, niat, dan sebagainya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Martin dan Marshall dalam\u00a0Wehmeyer (2002)\u00a0mendefinisikan keteguhan hati sebagai suatu kemampuan seseorang untuk menentukan hal yang menjadi tujuannya, sekaligus cara yang harus dilakukan untuk mencapainya.<\/p>\n<h2 id=\"pentingnya-memiliki-keteguhan-hati\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Pentingnya memiliki keteguhan hati<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Memiliki keteguhan hati tentu sangat penting dalam hidup Anda, mengingat hidup ini tak pernah lepas dari proses pengambilan keputusan. Bahkan, memiliki hati yang teguh juga bisa membantu Anda meraih kesuksesan dalam hidup<strong>.<\/strong><\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Terdapat sejumlah manfaat yang bisa Anda dapatkan apabila memiliki hati yang teguh, yaitu:<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Lebih mudah meraih tujuan<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Manfaat dari memiliki keteguhan hati yang pertama adalah membantu Anda mencapai tujuan dengan lebih mudah.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebagai contoh, Anda berniat untuk\u00a0menurunkan berat badan dalam 3 hari\u00a0saja. Dengan tekad yang kuat dan konsisten, sangat mungkin bagi Anda untuk mewujudkan hal tersebut.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebaliknya, tidak memiliki hati yang teguh untuk mencapai tujuan hanya akan membuat tujuan tersebut kemungkinan besar menjadi \u2018mimpi\u2019 belaka.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan survei yang dilakukan oleh\u00a0American Psychology Association (APA)\u00a0pada tahun 2011, 27 persen orang gagal mewujudkan keinginannya karena kurangnya tekad yang mereka miliki.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Lebih bisa mengontrol diri<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Keteguhan hati juga menjadikan Anda pribadi yang lebih bisa mengontrol diri sendiri.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Menurut penelitian yang dilakukan terhadap penyandang disabilitas, diketahui bahwa mereka berteguh hati lebih mampu mengontrol diri sendiri alih-alih meminta bantuan dari orang lain.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kontrol diri\u00a0yang baik sangat diperlukan dalam kehidupan. Dengan begitu, Anda bisa menentukan langkah-langkah terbaik dalam mencapai tujuan maupun menyelesaikan suatu masalah. Tidak hanya itu, hal ini pun akan membuat Anda jadi lebih bisa\u00a0menghargai diri sendiri.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Lebih sukses<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dilansir dari\u00a0Vanderbilt University, sebuah penelitian pada tahun 2003 mengatakan jika manfaat memiliki hati yang teguh adalah untuk meningkatkan kesuksesan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Penelitian yang dilakukan terhadap anak-anak penyandang disabilitas menemukan fakta bahwa mereka yang memiliki keteguhan hati lebih sukses secara akademik ketimbang mereka yang tidak.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Meningkatkan kesehatan fisik dan mental<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dari sisi medis, manfaat memiliki keteguhan hati adalah dapat meningkatkan kesehatan fisik maupun mental.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Melansir APA, Terrie Moffitt, PhD dari Duke University melakukan penelitian terhadap seribu orang. Individu-individu ini dipantau dari sejak mereka lahir hingga berusia 32 tahun.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Hasil penelitian tersebut mengungkapkan jika individu dengan hati yang teguh\u2014sehingga lebih bisa mengontrol diri\u2014memiliki\u00a0kesehatan fisik dan mental\u00a0yang lebih baik ketimbang individu lainnya yang keteguhan hatinya kurang.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Terhindar dari kebiasaan-kebiasaan buruk<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Keteguhan hati juga diperlukan agar Anda bisa berhenti atau menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk seperti:<\/p>\n<ul class=\"css-8f5w2\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Merokok<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Minum alkohol<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Menggunakan obat-obatan terlarang<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Masih dari penelitian yang sama, Moffitt dan timnya juga mengatakan bahwa seseorang yang hatinya teguh lebih tidak memiliki indikasi untuk melakukan tindak kejahatan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Mereka juga memiliki masa depan finansial yang lebih baik dan terjamin karena terbiasa untuk menabung secara konsisten.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>6. Memiliki kualitas hidup yang tinggi<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Penelitian lainnya juga menyebutkan jika orang-orang yang teguh hati sejak kecil memiliki kualitas hidup yang lebih tinggi ketika sudah dewasa.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memiliki hati yang teguh mendatangkan sejumlah manfaat dalam kehidupan Anda, mulai dari lebih mudah meraih tujuan hingga meningkatkan kesehatan mental maupun fisik. Kehidupan tidak pernah lepas dari cita-cita, tujuan hidup, pengambilan keputusan, hingga masa-masa sulit. Untuk melalui itu semua, diperlukan &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-3021","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3021","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3021"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3021\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3022,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3021\/revisions\/3022"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3021"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3021"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3021"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}