{"id":3034,"date":"2023-02-09T11:39:54","date_gmt":"2023-02-09T04:39:54","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=3034"},"modified":"2023-02-15T11:42:43","modified_gmt":"2023-02-15T04:42:43","slug":"kenali-manfaat-kulit-pisang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2023\/02\/09\/kenali-manfaat-kulit-pisang\/","title":{"rendered":"Kenali Manfaat kulit pisang"},"content":{"rendered":"<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Meskipun terlihat dan terdengar absurd, kulit pisang tidak berbahaya dan dapat dikonsumsi atau bahkan diolah menjadi teh. Penasaran dengan manfaat kulit pisang? Berikut adalah beberapa manfaat kulit pisang yang mengejutkan:<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\">1. Menjaga kesehatan gigi dan gusi<\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Manfaat kulit pisang ditemukan mampu mengatasi bakteri\u00a0<em>A.actinomycetemcomitans\u00a0<\/em>dan\u00a0<em>P.gingivalis\u00a0<\/em>yang\u00a0dapat memicu\u00a0penyakit gigi dan gusi, berupa\u00a0gingivitis\u00a0dan\u00a0periodontitis.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan studi tersebut, beberapa orang mulai mengoleskan kulit pisang pada gigi setiap harinya untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi. Kulit pisang pun bisa memutihkan gigi, loh.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\">2. Merawat kulit<\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kulit pisang ditemukan kaya akan\u00a0antioksidan dan antimikroba\u00a0serta mengandung senyawa\u00a0antiradang\u00a0yang dapat memberikan berbagai manfaat untuk kulit.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Memang belum ada penelitian yang memastikan manfaat kulit pisang bagi kulit. Namun mengoleskan kulit pisang pada tubuh diyakini dapat memutihkan dan melembapkan kulit, mengurangi\u00a0keriput\u00a0dan\u00a0kantong mata, serta menghilangkan bekas\u00a0jerawat.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\">3. Sebagai pertolongan pertama<\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kandungan antiradang, antimikroba, dan antioksidan pada kulit pisang membuatnya dipercaya mampu meringankan rasa gatal akibat tersengat matahari atau\u00a0digigit serangga. Oleskan kulit pisang pada bekas gigitan serangga untuk mendapatkan khasiatnya<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, meletakkan kulit pisang pada daerah kulit yang tertusuk serpihan selama 15 menit diyakini dapat membantu untuk mengeluarkan serpihan tersebut. Manfaat kulit pisang yang dipercaya lainnya adalah untuk mengatasi\u00a0sakit kepala\u00a0dengan cara menaruh kulit pisang yang dibekukan di atas dahi dan belakang leher.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Namun, manfaat kulit pisang yang disebutkan di atas belum terbukti secara ilmiah dan memerlukan penelitian lebih lanjut.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\">3. Memelihara kesehatan rambut<\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Manfaat kulit pisang lainnya adalah melembutkan dan membuat rambut\u00a0lebih berkilau. Manfaat kulit pisang yang satu ini didasarkan dari kandungan antioksidannya yang dapat menangkal\u00a0radikal bebas. Oleh karenanya, beberapa orang menggunakan kulit pisang sebagai bahan alami untuk masker rambut.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\">4. Pupuk alami<\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Suka bercocok tanam? Gunakanlah kulit pisang sebagai pupuk alami dengan cara menambahkannya ke dalam tanah di tumbuhan ataupun mencampurkannya ke dalam air untuk disiram ke tanaman.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Anda juga dapat menggunakan kulit pisang untuk memancing kupu-kupu ataupun meletakkannya di bawah semak-semak bunga mawar untuk mengusir hama.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\">5. Mengkilapkan barang-barang di rumah<\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Manfaat kulit pisang yang cukup mencengangkan adalah dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk mengkilapkan benda, seperti tanaman hias di rumah, peralatan makan yang terbuat dari perak, dan sepatu berbahan kulit.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\">6. Bernutrisi tinggi<\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tidak hanya buahnya, kulit pisang juga bisa dikonsumsi! Selain aman untuk dimakan, kulit pisang mengandung\u00a0protein, vitamin B6, vitamin B12, dan\u00a0lemak yang baik\u00a0untuk tubuh.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meskipun terlihat dan terdengar absurd, kulit pisang tidak berbahaya dan dapat dikonsumsi atau bahkan diolah menjadi teh. Penasaran dengan manfaat kulit pisang? Berikut adalah beberapa manfaat kulit pisang yang mengejutkan: 1. Menjaga kesehatan gigi dan gusi Manfaat kulit pisang ditemukan &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-3034","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3034","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3034"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3034\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3035,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3034\/revisions\/3035"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3034"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3034"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3034"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}