{"id":3049,"date":"2023-02-27T14:23:59","date_gmt":"2023-02-27T07:23:59","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=3049"},"modified":"2023-03-01T14:28:10","modified_gmt":"2023-03-01T07:28:10","slug":"tips-menjaga-kadar-kolesterol-tetap-stabil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2023\/02\/27\/tips-menjaga-kadar-kolesterol-tetap-stabil\/","title":{"rendered":"Tips menjaga kadar kolesterol tetap stabil"},"content":{"rendered":"<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Olahraga<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Salah satu cara praktis untuk menjaga kadar kolesterol adalah dengan berolahraga. Olahraga dapat meningkatkan\u00a0HDL\u00a0(kolesterol baik) dan menurunkan LDL (kolesterol jahat) di dalam tubuh.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Idealnya, paling sedikit Anda harus berolahraga sebanyak 2,5 jam atau 150 menit dalam seminggu. Beberapa jenis olahraga yang membantu Anda menurunkan kolesterol tinggi adalah berenang, angkat beban, hingga lari.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Namun jika Anda memiliki waktu yang sedikit, Anda dapat meningkatkan intensitas aktivitas harian seperti, berjalan secara cepat (hingga denyut jantung meningkat), menggunakan tangga dibandingkan lift, bersepeda ke kantor dan banyak lagi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Olahraga bukanlah solusi instan untuk menurunkan kolesterol. Agar manfaatnya terlihat Anda harus melakukannya secara rutin. Ajak teman atau lakukan olahraga yang Anda senangi agar motivasi tetap terjaga.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Mengonsumsi makanan yang sehat<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kebiasaan mengonsumsi\u00a0<em>junk food<\/em>\u00a0maupun makanan instan adalah salah satu faktor yang membuat kolesterol seseorang naik.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Agar kadar kolesterol turun, Anda harus mengganti makanan tersebut dengan makanan yang sehat seperti:<\/p>\n<ul class=\"css-8f5w2\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Sayur-sayuran<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Buah-buahan<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Ikan<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Sereal<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Hindari atau batasi konsumsi makanan berikut:<\/p>\n<ul class=\"css-8f5w2\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Daging merah. Daging merah mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Makanan yang mengandung mentega<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Makanan yang mengandung krim<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Makanan atau minuman yang tinggi gula<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Gorengan dan makanan lainnya yang mengandung banyak minyak<\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Berhenti merokok<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jika Anda seorang perokok dan khawatir memiliki kadar kolesterol yang tinggi, mulailah berhenti merokok.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dibandingkan cara lainnya, hasil berhenti merokok dapat terlihat dengan segera. 20 menit setelah Anda berhenti merokok tekanan darah dan denyut jantung Anda kembali ke normal. 3 bulan setelah berhenti, kualitas kesehatan peredaran darah serta paru-paru Anda membaik. Setelah 1 tahun, risiko serangan jantung turun 50% dibandingkan dengan perokok aktif.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Menurunkan berat badan<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kelebihan berat badan dapat meningkatkan kadar kolesterol seseorang. Oleh karena itu, jika Anda memiliki bobot berlebih, mengurangi berat badan dapat memperbaiki kadar kolesterol.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Usahakan untuk mencapai berat badan ideal sesuai dengan tinggi badan Anda.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Hindari mengonsumsi alkohol<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Mengonsumsi terlalu banyak alkohol dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan darah tinggi. Ketiga penyakit ini berhubungan erat dengan tingginya kadar kolesterol. Oleh karena itu hindari mengonsumsi alkohol.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>6. Mengonsumsi suplemen<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Di samping melakukan cara di atas, mengonsumsi suplemen penurun kolesterol akan membantu menjaga kadar kolesterol Anda tetap normal.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Salah satu suplemen tersebut adalah\u00a0hemaviton\u00a0Cardio.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Suplemen ini mengandung\u00a0phytosterol\u00a0adalah zat alami yang dapat menyerap kolesterol dan mencegahnya masuk ke dalam darah.\u00a0Mengonsumsi\u00a0phytosterol, paling tidak 2 mg setiap harinya dapat menurunkan kadar kolesterol jahat sebanyak 8-10%.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain menurunkan kadar kolesterol,\u00a0hemaviton Cardio\u00a0juga membantu menjaga kesehatan tubuh dengan kandungan vitamin C, vitamin E, zinc, selenium dan betakaroten.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>1. Olahraga Salah satu cara praktis untuk menjaga kadar kolesterol adalah dengan berolahraga. Olahraga dapat meningkatkan\u00a0HDL\u00a0(kolesterol baik) dan menurunkan LDL (kolesterol jahat) di dalam tubuh. Idealnya, paling sedikit Anda harus berolahraga sebanyak 2,5 jam atau 150 menit dalam seminggu. Beberapa &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-3049","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3049","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3049"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3049\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3050,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3049\/revisions\/3050"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3049"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3049"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3049"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}