{"id":3064,"date":"2023-02-20T15:19:27","date_gmt":"2023-02-20T08:19:27","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=3064"},"modified":"2023-03-01T15:21:09","modified_gmt":"2023-03-01T08:21:09","slug":"cara-mengurangi-bahaya-plastik-kemasan-makanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2023\/02\/20\/cara-mengurangi-bahaya-plastik-kemasan-makanan\/","title":{"rendered":"Cara Mengurangi Bahaya Plastik Kemasan Makanan"},"content":{"rendered":"<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Melihat bahaya plastik bagi kesehatan, penggunaannya tentu perlu dibatasi. Berikut ini tips bagi Anda untuk menghindari bahaya plastik yang digunakan untuk membungkus makanan:<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Ganti bungkus makanan plastik dengan bahan lain<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Saat Anda membeli makanan dari suatu tempat, sebaiknya membawa wadah sendiri yang terbuat dari kaca atau metal. Jika menggunakan wadah plastik, sebaiknya hindari yang mengandung bahan berbahaya seperti BPA.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Panaskan makanan dengan benar<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Hindari menutup makanan dengan plastik saat memanaskan di\u00a0<em>microwave.\u00a0<\/em>Sebagai penggantinya, Anda dapat menggunakan tisu makan. Anda juga disarankan untuk tidak menyimpan makanan berlemak di wadah plastik. Pindahkan makanan ke atas piring kaca sebelum dipanaskan.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Lihat tanda label pada wadah plastik<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Hindari menggunakan wadah plastik yang dilabeli angka 3 dan angka 7. Angka tersebut menandakan bahan plastik yang digunakan. Angka 3 menunjukkan bahan PVC, sedangkan angka 7 menunjukkan bahan polycarbonate dengan BPA.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Mengurangi penggunaan plastik dalam membungkus makanan panas memang bukan perkara mudah. Pasalnya, bahan yang satu ini begitu sudah begitu sering digunakan. Namun, Anda dapat memulainya secara perlahan. Salah satunya, dengan membeli tempat makan tanpa BPA.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Hindari makanan kaleng<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebaiknya Anda membatasi konsumsi makanan kaleng dan beralih ke makanan beku atau makanan segar. Selain menghindari BPA, Anda juga akan mendapatkan lebih banyak nutrisi yang sehat dan lebih sedikit natrium. Kedua faktor ini merupakan langkah menuju pola makan yang lebih sehat dan mencegah Anda dari berbagai penyakit berbahaya.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Hindari susu kaleng untuk bayi Anda<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jika Anda memiliki bayi yang masih membutuhkan asupan susu yang cukup, sebaiknya Anda menghindari susu dalam kemasan kaleng untuk mencegah dampak buruk dari kemasannya. Anda sebaiknya tetap memberikan ASI eksklusif saat bayi Anda lapar, atau gunakan susu formula bubuk yang tidak berkemasan kaleng agar kandungan di dalamnya tidak terganggu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Melihat bahaya plastik bagi kesehatan, penggunaannya tentu perlu dibatasi. Berikut ini tips bagi Anda untuk menghindari bahaya plastik yang digunakan untuk membungkus makanan: 1. Ganti bungkus makanan plastik dengan bahan lain Saat Anda membeli makanan dari suatu tempat, sebaiknya membawa &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-3064","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3064","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3064"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3064\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3065,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3064\/revisions\/3065"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3064"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3064"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3064"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}