{"id":3104,"date":"2023-03-04T15:34:29","date_gmt":"2023-03-04T08:34:29","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=3104"},"modified":"2023-03-20T15:37:16","modified_gmt":"2023-03-20T08:37:16","slug":"manfaat-minum-teh-sebelum-tidur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2023\/03\/04\/manfaat-minum-teh-sebelum-tidur\/","title":{"rendered":"Manfaat Minum Teh Sebelum Tidur"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Minum teh sebelum tidur bisa membuat tubuh lebih rileks dan meningkatkan kualitas tidur. Jenis teh yang baik diminum antara lain chamomile, teh hijau rendah kafein, dan lemon balm. Namun, minum teh di malam hari tidak boleh berlebihan, karena bisa menyebabkan sering buang air kecil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan tidur yang lebih berkualitas, salah satunya adalah minum teh. Namun, minum teh sebelum tidur perlu disertai dengan jenis teh yang tepat.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jenis teh yang dianggap baik untuk dikonsumsi sebelum tidur antara lain teh hijau rendah kafein, chamomile, lavender, lemon balm, valerian roots, dan passionflower.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Teh-teh tersebut dapat membuat tubuh terasa lebih rileks, sehingga tidur bisa lebih nyenyak dan berkualitas. Tidur yang berkualitas sangatlah penting untuk kesehatan. Dengan tidur yang cukup, maka tubuh bisa berfungsi secara maksimal dan risiko terjadinya penyakit pun berkurang.<\/p>\n<h2 id=\"manfaat-minum-teh-sebelum-tidur\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Manfaat minum teh sebelum tidur<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Masih banyak orang yang meremehkan pentingnya istirahat untuk kesehatan. Padahal, saat\u00a0kurang tidur, ada banyak gangguan kesehatan yang bisa terjadi, seperti penurunan fokus pikiran dan peningkatan risiko terjadinya kecelakaan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dalam jangka panjang, kurang tidur bahkan bisa meningkatkan risiko seseorang terkena tekanan darah tinggi, diabetes, serangan jantung, gagal jantung, dan stroke. Gangguan kesehatan lain yang mungkin muncul adalah obesitas dan depresi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jadi, kalau sering kurang tidur, akukanlah cara-cara untuk bisa mendapatkan tidur yang berkualitas. Salah satu caranya adalah dengan minum teh malam hari.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Stres adalah salah satu penyebab paling umum susah tidur. Dengan minum teh tawar hangat sebelum tidur, maka pikiran bisa menjadi lebih rileks, sehingga rasa kantuk bisa datang lebih cepat dan Anda pun bisa mendapatkan tidur yang lebih berkualitas.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Ini karena teh mengandung theanine yang bekerja untuk mengurangi hormon yang berhubungan dengan stres dan meningkatkan fungsi neuron kebahagiaan dalam otak.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tidak semua teh bisa memberikan manfaat ini, karena banyak teh yang mengandung kafein yang tinggi. Kafein adalah zat yang bersifat stimulan, sehingga justru akan membuat Anda sulit tidur.<\/p>\n<h2 id=\"jenis-teh-yang-baik-diminum-sebelum-tidur\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Jenis teh yang baik diminum sebelum tidur<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Teh sebaiknya diminum pada pagi atau sore hari. Adapun aturan minum teh untuk tidur di malam hari adalah dua jam sebelum waktu tidur. Berikut ini beberapa jenis teh yang baik untuk diminum sebelum tidur.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Teh hijau rendah kafein<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Teh hijau\u00a0sebenarnya adalah salah satu jenis teh yang tinggi kafein. Namun, saat ini sudah banyak dijual teh hijau rendah kafein yang dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak. Minum teh hijau sebelum tidur sebaiknya tidak dilakukan menjelang waktunya. Anda akan kesulitan untuk tidur jika meminumnya kurang dari 2 jam sebelum tidur.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Teh chamomile<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Teh chamomile\u00a0mengandung flavonoid bernama apigenin yang dapat bekerja di otak dan memberikan efek sedatif, sehingga setelah meminumnya, Anda akan merasa lebih rileks dan mudah mengantuk.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jenis teh ini sudah sejak lama dijadikan sebagai bahan herbal untuk mengobati insomnia.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Teh lavender<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Teh lavender\u00a0juga bisa memberikan efek menenangkan saat diminum. Minuman ini dapat meredakan saraf yang tegang dan membuat Anda lebih mudah tertidur.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Satu hal yang membuat teh jenis ini sedikit berbeda dari jenis teh lainnya adalah efek menenangkannya juga datang dari aromanya saat sudah diseduh. Aroma lavender bisa semakin membuat tubuh semakin rileks.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Teh lemon balm<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Lemon balm adalah sejenis rempah daun yang sering dijadikan sebagai bahan pembuat aromaterapi. Namun, saat ini lemon balm juga banyak yang dijual kering untuk bisa diseduh dan disajikan sebagai teh.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Pada penelitian\u00a0yang dilakukan menggunakan hewan uji, teh ini terbukti dapat memicu sedasi, sehingga membuat rasa kantuk lebih cepat datang.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Memang, masih dibutuhkan lebih banyak penelitian untuk medapatkan hasil yang sama pada manusia. Namun tidak ada salahnya jika Anda ingin menyesap segelas teh lemon balm sebelum tidur.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Teh passionflower<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Secara tradisional, passionflower kerap digunakan untuk meredakan kecemasan sekaligus memperbaiki siklus tidur. Sementara itu secara ilmiah, tanaman ini dinilai berpotensi untuk dijadikan obat insomnia alami karena bisa memperbaiki kualitas tidur.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebuah penelitian\u00a0yang diikuti 40 orang dewasa yang mengonsumsi teh passionflower setiap hari selama 1 minggu menunjukkan bahwa kualitas tidur mereka jauh lebuh baik, dibandingkan dengan peserta yang tidak minum teh.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Minum teh sebelum tidur bisa membuat tubuh lebih rileks dan meningkatkan kualitas tidur. Jenis teh yang baik diminum antara lain chamomile, teh hijau rendah kafein, dan lemon balm. Namun, minum teh di malam hari tidak boleh berlebihan, karena bisa menyebabkan &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-3104","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3104","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3104"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3104\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3105,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3104\/revisions\/3105"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3104"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3104"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3104"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}