{"id":3106,"date":"2023-03-03T15:38:12","date_gmt":"2023-03-03T08:38:12","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=3106"},"modified":"2023-03-20T15:40:08","modified_gmt":"2023-03-20T08:40:08","slug":"posisi-tidur-yang-baik-dan-benar-untuk-menambah-kualitas-tidur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2023\/03\/03\/posisi-tidur-yang-baik-dan-benar-untuk-menambah-kualitas-tidur\/","title":{"rendered":"Posisi tidur yang Baik dan Benar, untuk Menambah Kualitas Tidur"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Posisi tidur yang baik bisa meningkatkan kualitas tidur dan mengatasi kondisi tertentu. Baik posisi tidur miring atau telentang, sesuaikan dengan kenyamanan dan kebutuhan Anda.Ada banyak hal yang dapat memengaruhi kualitas tidur seseorang, salah satunya adalah posisi tidur yang baik. Malahan, posisi tidur yang salah dapat membuat Anda bangun dalam keadaan yang tidak bugar.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Setiap orang mungkin memiliki posisi tidur masing-masing tergantung kondisinya. Jadi, seperti apa posisi tidur yang benar dan menyehatkan?<\/p>\n<h2 id=\"macam-macam-posisi-tidur-yang-baik\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Macam-macam posisi tidur yang baik<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tidur bermanfaat mengisi kembali energi, membantu menjaga kesehatan, meningkatkan fungsi otak, hingga mencegah penyakit tertentu. Semua\u00a0manfaat tidur\u00a0itu bisa dicapai dengan memiliki tidur yang berkualitas, salah satunya lewat penentuan posisi tidur.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Posisi tidur terbaik adalah yang bisa menjaga keselarasan tulang belakang. Mulai dari pinggul hingga kepala.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Meski begitu, dikutip dari\u00a0Johns Hopkins Medicin<em>e<\/em>, posisi tidur yang baik bagi setiap orang bisa berbeda, terlebih jika memiliki kondisi tertentu seperti sakit leher atau sakit pinggang.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Berikut adalah beberapa posisi tidur yang baik dan menyehatkan tubuh:<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Tidur meringkuk<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Salah satu posisi tidur yang baik dan menyehatkan adalah tidur meringkuk, seperti janin (<em>fetal position).<\/em>\u00a0Anda perlu tidur miring lalu menekuk kaki ke arah tubuh.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Posisi tidur meringkuk ini jadi salah satu\u00a0posisi tidur yang baik saat hamil. Bukan cuma itu, tidur meringkuk juga bagus bagi Anda yang memiliki keluhan sakit punggung bawah serta tidur mendengkur.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Apabila ingin mencoba posisi ini, pastikan untuk melonggarkan postur agar tidak membatasi pernapasan saat tidur. Hindari posisi tidur meringkuk apabila Anda mempunyai masalah nyeri sendi atau kekakuan sendi, karena malah bisa memicu tubuh menjadi sakit di pagi hari.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Tidur menyamping<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Mengingat fleksibilitas tulang belakang semakin berkurang saat bertambahnya usia,\u00a0posisi tidur miring atau menyamping\u00a0bisa menjadi pilihan yang baik dan nyaman.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tidur menyamping ke kiri adalah posisi tidur yang benar jika Anda mengalami masalah mendengkur, GERD, sedang hamil, atau mengalami sakit pinggang.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jangan lupa untuk menambahkan bantal di antara kaki untuk membantu menyelaraskan pinggul dan mencegah sakit punggung bagian bawah.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Ingatlah bahwa bukan berarti pula bahwa sepanjang malam Anda harus tidur menyamping ke kiri dan tidak boleh menghadap ke arah sebaliknya. Sesuaikan posisi, agar nyaman dan tidur menjadi lebih nyenyak.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Tidur telentang<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Salah satu posisi tidur yang baik yang bisa Anda coba adalah telentang.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Posisi tidur telentang ini baik karena dapat melindungi tulang belakang dari beban atau tumpuan yang tak perlu. Malah, bukan cuma orang dewasa, telentang juga jadi salah satu\u00a0posisi tidur untuk bayi\u00a0yang bagus.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tidur telentang dapat meredakan rasa nyeri di pinggul dan lutut serta membantu meredakan hidung tersumbat atau alergi asalkan menopang punggung dengan bantal.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, posisi tidur telentang juga dapat mencegah sakit leher dan punggung. Ini karena tidur telentang memanfaatkan gaya gravitasi sehingga tubuh dan tulang belakang berada di satu garis lurus.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jadi, tidak akan ada beban berlebih pada punggung dan persendian. Tambahkan pula sebuah bantal di belakang lutut untuk membantu menopang tulang punggung.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bonusnya lagi, posisi tidur telentang juga tidak akan memberikan tekanan atau gesekan pada kulit. Jadi, tak perlu lagi khawatir akan kemungkinan munculnya keriput sebelum waktunya.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Tidur tengkurap<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Posisi tidur tengkurap\u00a0sebenarnya kurang populer, karena dapat menyebabkan leher dan punggung terasa sakit. Belum lagi beban yang tak perlu justru bertambah pada otot dan persendian.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tak heran, jika ada orang yang bangun dengan badan terasa pegal setelah tidur berbaring telentang semalaman.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Malahan, ini adalah posisi tidur yang sebaiknya dihindari pada bayi karena dapat meningkatkan risiko\u00a0SIDS (<em>Sudden Infant Death Syndrome<\/em><a class=\"chakra-link css-1fvqfem\" href=\"https:\/\/www.sehatq.com\/penyakit\/sindrom-kematian-mendadak-pada-bayi-sids\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">)<\/a>.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, tengkurap adalah posisi tidur yang baik bagi penderita\u00a0<em>sleep apnea<\/em>\u00a0atau yang kerap mendengkur. Untuk mengurangi tekanan pada punggung, letakkan bantal tipis di area perut bawah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Posisi tidur yang baik bisa meningkatkan kualitas tidur dan mengatasi kondisi tertentu. Baik posisi tidur miring atau telentang, sesuaikan dengan kenyamanan dan kebutuhan Anda.Ada banyak hal yang dapat memengaruhi kualitas tidur seseorang, salah satunya adalah posisi tidur yang baik. Malahan, &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-3106","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3106","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3106"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3106\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3107,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3106\/revisions\/3107"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3106"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3106"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3106"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}