{"id":3130,"date":"2023-03-24T14:26:55","date_gmt":"2023-03-24T07:26:55","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=3130"},"modified":"2023-04-03T14:29:14","modified_gmt":"2023-04-03T07:29:14","slug":"jenis-olahraga-hipertensi-untuk-bantu-turunkan-darah-tinggi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2023\/03\/24\/jenis-olahraga-hipertensi-untuk-bantu-turunkan-darah-tinggi\/","title":{"rendered":"Jenis Olahraga Hipertensi untuk Bantu Turunkan Darah Tinggi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Terdapat berbagai macam jenis olahraga hipertensi yang bisa membantu Anda menurunkan tekanan darah tinggi, di antaranya jalan kaki, joging, berdansa, hingga bersepeda.Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak ditangani dapat memicu masalah serius, seperti serangan dan gagal jantung, stroke, hingga masalah pada ginjal. Selain dengan obat-obatan, terdapat sejumlah olahraga hipertensi yang bisa membantu Anda menurunkan tekanan darah tinggi.<\/p>\n<h2 id=\"daftar-olahraga-hipertensi-untuk-bantu-turunkan-tekanan-darah\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Daftar olahraga hipertensi untuk bantu turunkan tekanan darah<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Pengaruh olahraga terhadap tekanan darah tinggi sangatlah besar.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebab, berolahraga secara rutin dapat memperkuat jantung dan membuatnya memompa lebih banyak darah dengan sedikit usaha.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian, tekanan pada arteri berkurang dan tekanan darah pun menurun.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Maka dari itu, berikut adalah beberapa jenis olahraga untuk hipertensi yang bisa Anda lakukan.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Jalan kaki<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Meskipun terkesan sepele, jalan kaki adalah salah satu olahraga untuk hipertensi yang dipercaya ampuh menurunkan tekanan darah tinggi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan studi dalam <em>Official Journal of The Japanese Society of Hypertension<\/em>, berjalan kaki sebanyak 10 ribu langkah per hari, terlepas dari intensitasnya, membantu mengurangi tekanan darah tinggi dan meningkatkan kapasitas olahraga.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Cobalah cari tempat favorit Anda untuk berjalan kaki, entah itu di taman, sekitaran rumah, atau tempat-tempat lain yang meningkatkan semangat untuk berolahraga.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Joging<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Olahraga untuk darah tinggi selanjutnya adalah joging atau lari lambat.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebuah penelitian dalam jurnal <em>Sports Medicine<\/em> menyatakan bahwa joging secara rutin berintensitas sedang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi pada pasien hipertensi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jika memungkinkan, Anda dapat melakukannya di luar rumah. Jika tidak ada waktu, Anda bisa menggunakan <em>treadmill <\/em>untuk joging di rumah.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Berdansa<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Siapa sangka kalau berdansa dianggap sebagai olahraga hipertensi yang ampuh?<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dilansir dari riset dalam <em>International Journal of Cardiology<\/em>, terapi dansa (<em>dance<\/em> <em>therapy<\/em>) berpotensi memiliki efek positif dalam menurunkan tekanan darah tinggi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Alasannya, berdansa tergolong sebagai olahraga aerobik sehingga bisa meningkatkan sirkulasi darah, meredakan stres, dan mengasah keseimbangan serta koordinasi tubuh.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Bagi Anda yang sebelumnya tidak pernah berdansa atau melakukan gerakan tarian, cobalah memulainya dengan intensitas yang lambat terlebih dahulu.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Apabila sudah terbiasa, tidak ada salahnya bergabung dengan komunitas dansa yang didedikasikan bagi penderita hipertensi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Namun, jika Anda hendak melakukan gerakan-gerakan dansa yang intens, ada baiknya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum mencobanya.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Bersepeda<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain bisa menurunkan berat badan dan membentuk otot-otot di tubuh bagian bawah, ternyata bersepeda juga dipercaya mampu menurunkan tekanan darah tinggi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Sebuah studi yang dimuat <em>Journal of Clinical &amp; Diagnostic Research<\/em> menyebutkan, pasien diabetes yang bersepeda secara rutin mengalami penurunan tekanan darah yang signifikan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Tertarik untuk mulai bersepeda? Pilihlah jalur yang aman dan tidak dilalui oleh banyak kendaraan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jika tidak bisa bersepeda di luar rumah, Anda dapat menggunakan sepeda statis yang bisa di-<em>gowes<\/em> dalam ruangan.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Senam\u00a0<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Ingin melakukan olahraga hipertensi tanpa harus keluar dari rumah? Anda bisa menjajal senam hipertensi.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Senam hipertensi adalah senam ringan yang bisa dilakukan sambil bersantai tanpa harus mempraktikkan gerakan yang banyak menguras tenaga.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Gerakan senam hipertensi umumnya menargetkan bagian-bagian tubuh, seperti tangan, kaki, dan pinggang.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Agar lebih aman, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum melakukan senam.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dengan begitu, dokter bisa merekomendasikan gerakan-gerakan senam yang aman bagi penderita hipertensi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Terdapat berbagai macam jenis olahraga hipertensi yang bisa membantu Anda menurunkan tekanan darah tinggi, di antaranya jalan kaki, joging, berdansa, hingga bersepeda.Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak ditangani dapat memicu masalah serius, seperti serangan dan gagal jantung, stroke, hingga masalah &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-3130","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3130","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3130"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3130\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3131,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3130\/revisions\/3131"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3130"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3130"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3130"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}