{"id":3134,"date":"2023-04-04T11:05:48","date_gmt":"2023-04-04T04:05:48","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=3134"},"modified":"2023-04-05T11:08:18","modified_gmt":"2023-04-05T04:08:18","slug":"bahaya-makan-gorengan-untuk-buka-puasa-setiap-hari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2023\/04\/04\/bahaya-makan-gorengan-untuk-buka-puasa-setiap-hari\/","title":{"rendered":"Bahaya Makan Gorengan untuk Buka Puasa Setiap Hari"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Gorengan sering kali dijadikan menu berbuka puasa oleh banyak orang. Namun, takjil tersebut berbahaya untuk kesehatan tubuh jika dikonsumsi tiap hari.Gorengan adalah salah satu menu favorit banyak orang untuk berbuka puasa. Makanan yang satu ini mungkin telah jadi menu sehari-hari yang selalu menghiasi meja makan Anda. Sayangnya, kebiasaan mengonsumsi gorengan untuk buka puasa dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh Anda.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">kenali bahaya memakan gorengan setiap hari untuk berbuka puasa. Cari tahu juga alternatif gorengan yang lebih sehat untuk dikonsumsi saat berbuka puasa di ulasan berikut.<\/p>\n<h2 id=\"risiko-makan-gorengan-untuk-buka-puasa\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Risiko makan gorengan untuk buka puasa<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Memilih makanan sehat untuk buka puasa sangatlah dianjurkan untuk menjaga kesehatan sekaligus kebugaran tubuh Anda. Sebaliknya, pola makan yang buruk seperti sering makan gorengan untuk buka puasa, bisa menyebabkan sejumlah masalah pada tubuh Anda, di antaranya:<\/p>\n<ol class=\"css-8f5w2\" style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Gangguan pencernaan<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Sakit perut<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Mulas<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Kembung<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Sendawa<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Mual<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Kurang berenergi<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Kelelahan<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Kenaikan berat badan<\/li>\n<li class=\"chakra-text css-nlj39t\">Tenggorokan gatal<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Gorengan atau camilan buka puasa selain gorengan yang tinggi kalori, tinggi lemak, dan rendah nutrisi tidak direkomendasikan untuk disantap setiap hari. Walaupun mudah dimasak, gorengan mengandung persentase natrium dan karbohidrat harian yang tinggi, bahkan melebihi kebutuhan tubuh kita sehari-hari.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Makan gorengan setiap hari hanya dapat memperparah kelelahan selama menjalani puasa. Sebab, Anda akan kehilangan banyak nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh dan membuat tubuh terasa tidak fit secara keseluruhan.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Selain itu, gorengan yang tinggi karbohidrat juga dapat menyebabkan\u00a0kadar gula darah melonjak\u00a0dan mendorong peningkatan insulin. Kondisi ini dapat membuat Anda merasa lebih lapar saat berpuasa keesokan harinya.<\/p>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Jenis minyak yang biasa digunakan menggoreng umumnya juga mengandung lemak trans yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Gorengan juga memiliki kandungan akrilamida, yaitu senyawa berbahaya yang dapat meningkatkan risiko kanker.<\/p>\n<h2 id=\"bahaya-jangka-panjang-makan-gorengan-untuk-buka-puasa-tiap-hari\" class=\"chakra-text css-eaeo5s\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Bahaya jangka panjang makan gorengan untuk buka puasa tiap hari<\/strong><\/h2>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Dalam jangka panjang, gorengan juga akan menggerogoti tubuh kamu dan meningkatkan risiko penyakit mematikan. Simak bahaya yang akan ditimbulkan oleh makan gorengan setiap hari.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Meningkatkan risiko penyakit jantung<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Kolesterol jahat dalam minyak gorengan sangat berbahaya untuk kesehatan. Kandungan ini akan meningkatkan risiko penyakit jantung. Bukan hanya itu, konsumsi gorengan terlalu sering juga menyebabkan saluran kardiovaskular menjadi terganggu.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Meningkatkan risiko diabetes<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Gorengan juga membuat insulin mengalami resistensi dan tidak bisa melakukan tugasnya. Jika ini terjadi, gula darah dalam tubuh Anda tidak bisa diproses dengan baik. Hal ini yang membuat orang yang mengonsumsi gorengan lebih mungkin terkena diabetes tipe-2.<\/p>\n<h3 class=\"chakra-text css-lw5juy\" style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Meningkatkan risiko obesitas<\/strong><\/h3>\n<p class=\"chakra-text css-eq7bd3\" style=\"text-align: justify;\">Mereka yang suka makan gorengan tentu punya tubuh yang lebih besar, bukan. Hal ini karena gorengan mengandung kalori yang cukup besar. Ditambah lagi, tidak banyak aktivitas yang bisa dilakukan setelah buka puasa. Hasilnya, kalori akan menumpuk dalam tubuh dan membuat Anda berisiko kelebihan berat badan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gorengan sering kali dijadikan menu berbuka puasa oleh banyak orang. Namun, takjil tersebut berbahaya untuk kesehatan tubuh jika dikonsumsi tiap hari.Gorengan adalah salah satu menu favorit banyak orang untuk berbuka puasa. Makanan yang satu ini mungkin telah jadi menu sehari-hari &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-3134","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3134","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3134"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3134\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3135,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3134\/revisions\/3135"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3134"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3134"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3134"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}