{"id":8753,"date":"2025-09-13T08:56:25","date_gmt":"2025-09-13T01:56:25","guid":{"rendered":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/?p=8753"},"modified":"2025-09-13T08:56:25","modified_gmt":"2025-09-13T01:56:25","slug":"mengasuh-anak-di-era-digital-tantangan-dan-solusi-untuk-orang-tua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/2025\/09\/13\/mengasuh-anak-di-era-digital-tantangan-dan-solusi-untuk-orang-tua\/","title":{"rendered":"Mengasuh Anak di Era Digital: Tantangan dan Solusi untuk Orang Tua"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"220\" data-end=\"508\">Era digital membawa banyak kemudahan, termasuk akses informasi dan hiburan bagi anak. Namun, penggunaan gawai yang berlebihan juga bisa berdampak pada kesehatan fisik maupun mental mereka. Oleh karena itu, orang tua perlu bijak dalam mengatur pola asuh di tengah perkembangan teknologi.<\/p>\n<h4 data-start=\"510\" data-end=\"551\">Tantangan Parenting di Era Digital<\/h4>\n<ul data-start=\"552\" data-end=\"870\">\n<li data-start=\"552\" data-end=\"655\">\n<p data-start=\"554\" data-end=\"655\"><strong data-start=\"554\" data-end=\"578\">Screen Time Berlebih<\/strong>: Anak cenderung menghabiskan waktu dengan gadget sehingga kurang bergerak.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"656\" data-end=\"752\">\n<p data-start=\"658\" data-end=\"752\"><strong data-start=\"658\" data-end=\"686\">Konten Tidak Sesuai Usia<\/strong>: Anak dapat dengan mudah mengakses informasi yang belum pantas.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"753\" data-end=\"870\">\n<p data-start=\"755\" data-end=\"870\"><strong data-start=\"755\" data-end=\"785\">Kurangnya Interaksi Sosial<\/strong>: Terlalu sibuk dengan dunia digital membuat anak kurang berinteraksi secara nyata.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h4 data-start=\"872\" data-end=\"901\">Solusi untuk Orang Tua<\/h4>\n<ol data-start=\"902\" data-end=\"1353\">\n<li data-start=\"902\" data-end=\"1005\">\n<p data-start=\"905\" data-end=\"1005\"><strong data-start=\"905\" data-end=\"929\">Tetapkan Batas Waktu<\/strong>: Tentukan jam khusus untuk bermain gadget, misalnya hanya 1\u20132 jam sehari.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1006\" data-end=\"1105\">\n<p data-start=\"1009\" data-end=\"1105\"><strong data-start=\"1009\" data-end=\"1034\">Pilih Konten Edukatif<\/strong>: Dampingi anak saat menonton atau bermain aplikasi agar sesuai usia.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1106\" data-end=\"1214\">\n<p data-start=\"1109\" data-end=\"1214\"><strong data-start=\"1109\" data-end=\"1135\">Ajak Aktivitas Offline<\/strong>: Sediakan waktu untuk bermain di luar rumah, berolahraga, atau membaca buku.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1215\" data-end=\"1353\">\n<p data-start=\"1218\" data-end=\"1353\"><strong data-start=\"1218\" data-end=\"1234\">Jadi Teladan<\/strong>: Anak akan meniru orang tuanya. Jika orang tua terlalu sering bermain ponsel, anak pun akan melakukan hal yang sama.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p data-start=\"1373\" data-end=\"1611\">Mengasuh anak di era digital bukan berarti melarang teknologi sepenuhnya, melainkan mengajarkan cara menggunakan dengan bijak. Dengan pendampingan dan aturan yang jelas, anak dapat tumbuh cerdas, sehat, dan tetap dekat dengan orang tua.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Era digital membawa banyak kemudahan, termasuk akses informasi dan hiburan bagi anak. Namun, penggunaan gawai yang berlebihan juga bisa berdampak pada kesehatan fisik maupun mental mereka. Oleh karena itu, orang tua perlu bijak dalam mengatur pola asuh di tengah perkembangan &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-8753","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8753","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8753"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8753\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8754,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8753\/revisions\/8754"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8753"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8753"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pji.uma.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8753"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}