Manfaat Buah Melon yang Mungkin Belum Banyak Ketahui!!!
Manfaat buah melon mulai dari membantu menjaga tekanan darah, untuk ibu hamin, hingga kesehatan kulit. Apa saja manfaat lainnya?
Salah satu buah yang mudah ditemukan dan kaya nutrisi adalah melon. Apa saja manfaat buah melon untuk kesehatan?
Memperbanyak konsumsi buah serta sayuran sangat disarankan bagi Anda yang ingin menjalani pola hidup sehat, termasuk bagi ibu hamil dan menyusui.
Begitu juga dengan buah melon yang rasanya manis dan menyegarkan, sekaligus bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Simak lengkapnya dalam artikel ini.
Kandungan gizi dan nutrisi buah melon
Melon (Cucumis melo) adalah buah berbentuk bulat atau oval. Daging di dalamnya halus, berwarna hijau muda kekuningan atau oranye.
Ada berbagai jenis melon, seperti honeydew, cantaloupe, musk melon, melon Jepang, dan lain-lainnya Buah yang terasa manis ini juga mengandung vitamin, mineral, tinggi air, serta rendah kalori.
Dalam Data Komposisi Pangan Indonesia, berikut adalah kandungan gizi dalam buah melon yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh, seperti:
- Kalori: 37
- Air: 90,8 gr
- Protein: 0,6 gr
- Karbohidrat: 7,8 gr
- Serat: 1 gr
- Kalsium: 12 mg
- Fosfor: 14 mg
- Kalium: 167 mg
- Zat besi: 0,4 mg
- Vitamin C: 31,9 mg
- Vitamin B9: 32 mcg
Selain itu, buah melon juga mengandung vitamin dan mineral lainnya, seperti vitamin B6, folat, zinc, beta karoten, dan magnesium yang juga dibutuhkan oleh tubuh.
Manfaat buah melon untuk kesehatan tubuh
Anda bisa mengonsumsi buah melon secara langsung karena rasanya manis, membuat es melon, bahan pelengkap salad, sebagai makanan penutup, atau pun campuran smoothies.
Melihat kandungan nutrisi dan gizinya penting untuk tubuh, apa saja manfaat buah melon?
1. Menjaga keseimbangan tekanan darah
Umumnya, menjaga asupan sayur dan buah setiap harinya berkaitan dengan penurunan risiko tekanan darah tinggi dan juga penyakit jantung.
Begitu juga ketika Anda menjaga asupan sodium setiap harinya. Untuk itu, Anda bisa mengonsumsi makanan yang mengandung kalium untuk membantu menurunkan tekanan darah.
Faktanya, buah melon mengandung tinggi kalium serta sodium yang rendah. Hal ini lah yang menjadikannya bermanfaat untuk membantu menjaga kesiembangan tekanan darah.
2. Menjaga kesehatan tulang
Buah melon, seperti jenis honeydew mengandung beberapa nutrisi penting yang bermanfaat untuk memperbaiki serta memelihara kekuatan tulang. Seperti folat, vitamin K, dan magnesium.
Folat adalah kandungan penting untuk menjaga kadar homosistein dalam tubuh, untuk mencegah pengurangan kepadatan mineral tulang dari waktu ke waktu.
Kandungan folat juga membuat buah melon bermanfaat untuk ibu hamil. Yaitu, berperan dalam pembuatan DNA, pembentukan jantung, tulang, hingga sistem peredaran darah bayi.
Sedangkan vitamin K dalam buah melon berfungsi dalam memproduksi protein struktural utama dalam tulang, osteocalcin yang sangat penting untuk kesehatan tulang.
Walaupun jumlah kandungannya tidak tinggi, mengonsumsi melon dapat menambah kebutuhan asupan yang dapat menjaga kesehatan tulang.
3. Mengontrol kadar gula darah
Dalam penelitian mengenai asupan buah, menunjukkan bahwa mengonsumsi buah-buahan termasuk melon secara teratur dapat menjaga keseimbangan kadar gula darah.
Orang yang mengonsumsi buah segar setiap hari, kemungkinan memiliki risiko 12% lebih kecil untuk terkena diabetes daripada orang yang jarang makan buah.
Buah melon mengandung karbohidrat yang dapat meningkatkan kadar gula darah sementara. Tak perlu khawatir, karena ada kandungan serat dan nutrisi lainnya untuk menjaga kadar gula darah.
4. Menambah asupan cairan
Untuk mencegah dehidrasi, tubuh membutuhkan asupan cairan yang cukup setiap harinya.
Buah melon mengandung sekitar 90% air serta elektrolit. Kandungan air dan elektrolit dalam buah melon bermanfaat untuk menambah hidrasi serta kecukupan cairan dalam tubuh.
5. Memelihara kesehatan kulit
Kandungan vitamin C dalam buah melon juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit.
Asupan vitamin C yang cukup, penting untuk menjaga produksi kolagen dalam kulit. Kolagen berfungsi dalam memperbaiki dan memelihara jaringan kulit Anda.
Selain itu, senyawa antioksidan dalam vitamin C pun dipercaya dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.
Ingatlah bahwa tubuh tidak dapat memproduksi vitamin C dengan sendirinya. Maka dari itu, konsumsi suplemen, buah, dan sayuran secara teratur untuk medapatkannya.
6. Menjaga struktur rambut
Tak hanya vitamin C, ada juga kandungan vitamin A dalam buah melon yang bermanfaat untuk pertumbuhan sekaligus pemeliharaan jaringan tubuh, termasuk rambut.
Dalam studi The Role of Vitamin & Mineral in Hair Loss, memaparkan bahwa berbagai asupan vitamin dan mineral berperan meningkatkan pertumbuhan serta mencegah kerontokan rambut.
7. Meningkatkan kekebalan tubuh
Ada lagi manfaat lainnya yang bisa Anda rasakan dalam mengonsumsi buah melon, yaitu bermanfaat untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Kandungan vitamin C dalam buah melon mendukung fungsi kekebalan tubuh. Tak hanya itu saja, vitamin C juga dapat mencegah serta mengobati berbagai infeksi pernapasan.
8. Melancarkan sistem pencernaan
Serat pada buah melon juga bermanfaat untuk membantu saluran pencernaan agar bekerja lebih efektif dan merangsang pertumbuhan bakteri baik.
Asupan serat yang cukup juga berfungsi dalam memperlambat respons gula darah.
Walapun jumlah serat pada melon tergolong kecil, yakni hanya mencukupi 5% dari kebutuhan harian, Anda tetap membutuhkannya untuk mencegah sembelit.
Begitu juga untuk ibu hamil. Kandungan serat dalam buah melon bermanfaat melancarkan pencernaan serta mencegah sembelit yang rentan terjadi pada ibu hamil.
Melon juga mengandung magnesium yang dapat membantu menetralkan cairan asam di dalam perut, sehingga bermanfaat meredakan refluks asam (GERD).
9. Menjaga kesehatan mata
Melon mengandung dua antioksidan, yaitu lutein dan zeaxanthin. Senyawa karotenoid ini bermanfaat menjaga kesehatan mata serta mencegah mata rabun pada usia dini.
Pada penelitian British Journal of Ophthalmology menunjukkan, bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan secara teratur, dapat mendukung fungsi mata seumur hidup.
10. Mencegah asma
Studi pada hewan menunjukkan bahwa, rutin mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan dalam jumlah besar, seperti beta karoten dapat membantu mencegah perkembangan asma.
Beta karoten juga terdapat dalam buah berwarna kuning-oranye, seperti jenis melon cantaloupe. Dalam 177 gr melon, mengandung sekitar 3580 mcg beta karoten.
Para ahli merekomendasikan asupan beta karoten harian sebesar 18000 mcg untuk pria 14 tahun ke atas, serta 14000 mcg untuk wanita dalam kelompok usia yang sama.

