• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi Misi Pusat Jurnal Ilmiah Internasional
    • Tugas Pokok dan Fungsi
    • Struktur Organisasi
  • BERITA KEGIATAN
  • LAYANAN DAN INFORMASI
    • Layanan Aplikasi
      • Webmail Sign In
      • Penjaminan Mutu UMA
      • Himpunan Aplikasi Online
      • Jurnal Ilmiah Dosen UMA
      • Jurnal Ilmiah Mahasiswa UMA
      • Repository UMA
      • Open Access Public Catalog
    • ARSIP digital
      • Daftar Nama Sitasi Dosen
  • Help Desk
  • Artikel
Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Medan Area - Pusat Jurnal Ilmiah Terbaik di Sumatera Utara
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi Misi Pusat Jurnal Ilmiah Internasional
      • Tugas Pokok dan Fungsi
      • Struktur Organisasi
    • BERITA KEGIATAN
    • LAYANAN DAN INFORMASI
      • Layanan Aplikasi
        • Webmail Sign In
        • Penjaminan Mutu UMA
        • Himpunan Aplikasi Online
        • Jurnal Ilmiah Dosen UMA
        • Jurnal Ilmiah Mahasiswa UMA
        • Repository UMA
        • Open Access Public Catalog
      • ARSIP digital
        • Daftar Nama Sitasi Dosen
    • Help Desk
    • Artikel

    News

    • Home
    • Blog
    • News
    • Apa itu varian Mu? Varian COVID-19 Terbaru yang Mengancam

    Apa itu varian Mu? Varian COVID-19 Terbaru yang Mengancam

    • Date April 14, 2022

    Saat virus pertama kali masuk ke dalam tubuh manusia, sangat jarang sekali virus tersebut telah berada dalam keadaan yang sempurna. Biasanya virus akan menetap selama beberapa waktu lalu kemudian berkembang. Berdasarkan hal tersebut dapat dikatakan bahwa virus memang memiliki kemampuan untuk bermutasi dan berubah. Mutasi virus dilakukan sebagai upaya virus untuk menyesuaikan diri atau beradaptasi agar dapat bertahan hidup di sekitar inangnya dalam tubuh manusia.

    Perubahan yang terjadi dapat membuat virus menjadi lebih ganas dari yang sebelumnya. Faktanya, semua virus yang ada di dunia ini dapat mengalami perubahan, termasuk virus penyebab COVID-19 yaitu SARS-CoV-2. Mutasi yang dilakukan virus ini pun akan mempengaruhi sifat-sifat dasar virus tersebut seperti seberapa cepat virus menyebar, akibat yang akan ditimbulkan oleh virus ini dibanding varian virus yang sebelumnya, dan apa saja ciri serta gejala yang akan muncul. Berikut adalah informasi selengkapnya tentang varian virus COVID-19 terbaru.

    Apa itu varian Mu?

    Varian Mu atau secara ilmiah disebut varian B.1621 adalah varian virus COVID-19 terbaru yang diklasifikasikan ke dalam daftar Variant of Interest (VOI) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Varian Mu pertama kali ditemukan di Kolombia pada Januari 2021 dan mulai dipantau oleh WHO sejak akhir Agustus 2021. Diketahui varian ini telah menyebar ke 39 negara. Dalam kawasan Asia sendiri varian ini telah ditemukan di Jepang dan Hong Kong.

    Apakah Varian Mu kebal vaksin?

    Varian Mu dikatakan sebagai virus COVID-19 kebal vaksin karena memiliki mutasi yang dikhawatirkan lebih resisten terhadap vaksin. Akan tetapi untuk mengonfirmasi hal ini, masih dibutuhkan penelitian yang lebih lanjut. Varian ini diperkirakan kebal vaksin karena data awal menunjukkan telah terjadinya penurunan efektivitas vaksin. WHO mengatakan masih akan terus memantau secara berkala perkembangan varian Mu. Selain diperkirakan kebal vaksin, varian Mu juga diperkirakan dapat lebih menginfeksi. Varian Mu ini juga disebut-sebut dapat menjadi penyebab COVID-19 gelombang ketiga. Namun hal ini belum terkonfirmasi benar.

    Gejala varian Mu

    Varian Mu masih memiliki gejala yang sama dengan varian COVID-9 lainnya. Beberapa gejala utama yang mungkin muncul adalah:

    1. Suhu tinggi

    Seseorang yang terinfeksi varian Mu akan merasa panas pada bagian dada atau punggung. Gunakan alat ukur suhu tubuh untuk mengetahui seberapa tinggi suhu panas seseorang.

    2. Batuk terus-menerus

    Jika kamu terinfeksi varian Mu, maka kamu mungkin akan mengalami batuk secara terus-menerus selama lebih dari 1 (satu) jam atau bahkan lebih dalam 24 jam.

    3. Kehilangan kemampuan indra penciuman dan pengecap

    Seseorang yang terinfeksi varian ini juga tidak akan dapat merasakan makanan yang masuk ke dalam mulutnya karena telah kehilangan indra pengecap dan penciuman.

    Badan Kesehatan Inggris (NHS) menyebutkan bahwa orang yang terinfeksi COVID-19 akan setidaknya memiliki salah satu dari gejala di atas.

    Bagaimana cara mencegah infeksi varian Mu?

    WHO menegaskan bahwa cara terbaik untuk menghentikan lebih banyak mutasi virus COVID-19 adalah dengan menghentikan penularannya. Berikut adalah hal-hal yang harus kamu lakukan untuk mencegah infeksi virus ini:

    • Memakai masker minimal dua lapis yang menutupi hidung, mulut, hingga dagu dengan rapat.
    • Rajin mencuci tangan dengan sabun.
    • Mengurangi aktivitas di luar rumah.
    • Menghindari kerumunan dan menjaga jarak atau physical distancing.
    • Tinggal di rumah atau lingkungan berventilasi baik agar udara tetap tersaring dengan baik.
    • Menerapkan etika batuk dan bersin, jangan sampai batuk dan bersin ketika kamu sedang tidak memakai masker
    • Melakukan vaksinasi COVID-19

    Dengan melakukan hal-hal di atas, kemungkinan kamu terpapar varian ini akan lebih berkurang. Saat kamu mulai merasakan salah satu dari gejala COVID-19 di atas, segeralah periksakan dirimu agar penanganan tidak akan datang terlambat. Tetap jaga kesehatanmu agar terhindar dari infeksi virus COVID-19. Agar tubuh tetap terhindar dari virus, rutinlah konsumsi vitamin yang dapat menjaga daya tahan tubuh dan Berolah-raga secara teratur. Semoga Bermanfaat

    • Share:

    Artikel Sebelumnya

    Tips Cara Menenangkan Pikiran Paling Sederhana
    April 14, 2022

    Artikel Selanjutnya

    Manfaat Kopi bagi Kesehatan dan Orang yang Tidak Diperbolehkan Minum Kopi
    April 16, 2022

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    INSTAGRAM PJII UMA

    MEDIA KAMPUS

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Green Metric

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Green Metric

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. PTS-Sehat

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. PTS-Sehat

    logo-lke-uma

    0811-6121-412

    [email protected]

    Kampus I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    Kampus II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 Pusat Jurnal Ilmiah Internasional | Universitas Medan Area.

    Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2025/2026