Cara meningkatkan produktivitas kerja dengan interval 90 menit
Berbicara mengenai cara meningkatkan produktivitas kerja, tidak sedikit orang yang salah kaprah mengenai konsep ini. Anda mungkin membayangkan pekerja yang produktif sebagai orang yang terus-menerus sibuk mengerjakan pekerjaannya. Anda juga mungkin menyamakan pengertian produktivitas dengan sibuk, padahal keduanya merupakan hal yang berbeda.
Secara harfiah, pengertian produktivitas adalah mendapatkan hasil dengan lebih sedikit waktu dan tenaga. Saat berusaha menjadi produktif, yang sebenarnya Anda cari adalah cara untuk mencapai tujuan Anda lebih cepat sambil memiliki waktu untuk melakukan hal-hal yang penting.
Semakin produktif diri Anda, semakin banyak waktu senggang yang Anda miliki untuk melakukan hal-hal lain yang Anda senangi. Jika berhasil menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat, Anda memiliki lebih banyak waktu untuk membuat dan mencapai tujuan lain yang diinginkan, misalnya bersantai sambil menikmati hobi atau mempelajari kemampuan baru.
Jika Anda bisa menyelesaikan pekerjaan dengan lebih mudah dan cepat, berbagai pemicu stres dalam hidup otomatis juga akan berkurang. Untuk mewujudkan berbagai hal ini, Anda dapat mempelajari sejumlah cara meningkatkan produktivitas kerja.
Produktivitas bisa didapat dengan manajemen waktu yang baik. Berikut adalah sejumlah cara meningkatkan kinerja diri sendiri yang bisa dicoba.
1. Bekerja dalam interval 90 menit
Peneliti dari Florida State University mengungkapkan bahwa penampil profesional (atlet, musisi, atau pemain catur) yang berlatih tanpa gangguan dalam interval tidak lebih dari 90 menit. Sisipkan waktu istirahat di antara sesinya sekitar 10-15 menit. Hal ini terbukti paling efektif untuk membantu membuat pekerjaan cepat selesai.
Temuan tersebut juga berlaku pada pekerjaan sehari-hari. Cara kerja ini dapat dimulai dengan membagi waktu kerja Anda dalam beberapa interval 90 menit, tentunya dengan waktu istirahat di antara intervalnya.
2. Sempatkan untuk berolahraga
Cobalah untuk melakukan olahraga ringan, seperti peregangan atau gerakan aerobik kecil, di antara waktu kerja Anda. Hal ini dianggap mampu membantu memberikan peningkatan produktivitas.
Jika memungkinkan, Anda bisa menjadwalkan waktu setiap minggunya untuk berjalan kaki atau berolahraga di rumah. Olahraga dapat membantu menjernihkan pikiran dan memfokuskan diri Anda untuk kembali menyelesaikan pekerjaan.
3. Pantau dan batasi waktu yang Anda habiskan saat mengerjakan pekerjaan
Tidak semua karyawan bekerja dengan waktu yang sesuai. Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa hanya 17 persen orang yang mampu memperkirakan secara akurat berapa lama waktu yang telah berlalu.
Gunakan alat seperti stopwatch untuk membantu mengetahui berapa lama waktu yang Anda habiskan saat mengerjakan suatu pekerjaan. Setelah mengetahui hasilnya, Anda bisa melakukan sejumlah penyesuaian jika waktu yang dihabiskan dirasa terlalu lama.
4. Istirahatlah secara berkala
Tips kerja produktif adalah dengan tidak melupakan waktu istirahat. Berkaitan dengan poin pertama, beristirahatlah di antara interval 90 menit waktu kerja Anda. Istirahat dapat membantu meningkatkan konsentrasi.
Melakukan beberapa kali istirahat singkat dapat membantu mempertahankan performa. Berikan waktu untuk otak Anda menjadi rileks kembali, khususnya saat menyelesaikan pekerjaan yang besar.
5. Membuat deadline untuk diri sendiri
Saat sedang melakukan pekerjaan atau proyek yang tidak memiliki deadline atau tenggat waktu, cobalah untuk membuatnya sendiri dan mematuhinya. Hal ini dapat berguna untuk menciptakan fokus dan membantu mencapai target Anda.
Memberikan pelatihan untuk diri sendiri juga akan membuat Anda lebih terbiasa dalam menyelesaikan pekerjaan. Anda pun bisa membagi waktu dengan lebih baik, biarpun pekerjaan yang dikerjakan sangat banyak.
6. Hindari multitasking
Banyak orang yang beranggapan bahwa kemampuan untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan secara bersamaan (multitasking) diperlukan untuk meningkatkan produktivitas kerja.
Namun, fakta yang ada ternyata berbeda. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa mencoba melakukan beberapa pekerjaan secara bersamaan malah dapat membuang waktu dan produktivitas kerja. Maka dari itu, biasakan untuk berkomitmen pada satu pekerjaan saja sebelum mengerjakan yang lainnya.
7. Mengikuti “peraturan dua menit”
Pengusaha kondang, Steve Olenski, merekomendasikan “peraturan dua menit” untuk memanfaatkan waktu singkat yang Anda miliki saat bekerja. Jika Anda melihat ada pekerjaan yang bisa diselesaikan dalam dua menit atau kurang, segera lakukan pekerjaan tersebut.
Menyelesaikan pekerjaan dengan cara ini, dipercaya menghabiskan lebih sedikit waktu ketimbang kembali untuk mengerjakannya di lain waktu. Nah, sudah pernah mencobanya belum?
8. Mencontoh rekan kerja
Jika Anda memiliki rekan kerja yang dianggap produktif, Anda bisa mencontoh mereka sebagai cara meningkatkan produktivitas kerja. Carilah orang yang memiliki visi yang jelas untuk menghabiskan hari kerjanya, yang mampu mengatur waktu dengan baik atau bahkan bisa menyelesaikan pekerjaan lebih cepat.
Tanyakan bagaimana mereka merencanakan pekerjaannya dan apakah mereka menggunakan alat, program, atau aplikasi apa pun untuk membantunya. Anda bisa mulai merancang metode kerja sendiri berdasarkan metode yang dipelajari dari rekan Anda.

